Home / Panggung

Senin, 22 November 2021 - 21:37 WIB

Sendratari Nirmala “Ngruwat Ama Ngrawat Budaya” Menutup Rangkaian HUT ke-187 Kabupaten Temanggung

Pergelaran Sendratari Nirmala “Ngruwat Ama Ngrawat Budaya” menandai ditutupnya seluruh rangkaian acara HUT ke-187 Kabupaten Temanggung. (Foto: MC.TMG)

Pergelaran Sendratari Nirmala “Ngruwat Ama Ngrawat Budaya” menandai ditutupnya seluruh rangkaian acara HUT ke-187 Kabupaten Temanggung. (Foto: MC.TMG)

NYATANYA.COM, Temanggung – Pergelaran Sendratari Nirmala “Ngruwat Ama Ngrawat Budaya” menandai ditutupnya seluruh rangkaian acara HUT ke-187 Kabupaten Temanggung.

Pergelaran sendratari yang melibatkan lebih dari 50 seniman terbaik dari Kabupaten Temanggung ini digelar di Graha Bumi Phala, Komplek Kantor Bupati Temanggung, Minggu (21/11/2021) malam.

Pergelaran Sendratari Nirmala “Ngruwat Ama Ngrawat Budaya” dibuka dengan manis oleh berbagai pementasan kesenian, yakni penampilan anak-anak menyanyikan lagu-lagu dolanan dan sinden tiga zaman.

Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan Maschun Sofwan Award kepada sejumlah tokoh, desa dan kelompok yang terbaik dan berjasa dalam bidang kebersihan dan lingkungan hidup.

Acara dilanjutkan dengan penutupan secara resmi rangkaian HUT ke-187 Temanggung, yang ditandai dengan petikan alat musik khas Temanggung, Cengklung secara bersama oleh Bupati Temanggung bersama jajaran Forkompimda yang hadir.

Baca juga   Batik Ciprat Difabel Diminati Pasar Malaysia dan Irlandia

Bupati Temanggung, H.M. Al Khadziq mengatakan, tema Sendratari “Ngruwat Ama Ngrawat Budaya” sesuai dengan tema HUT ke-187 Kabupaten Temanggung, yaitu Kita Kuat Makin Hebat, yang artinya saat ini masih dalam masa pandemi, harus bersama-sama saling bahu membahu keluar dari masa pandemi, bersama-sama mengatasi dampak negatif pandemi, sekaligus merawat budaya, dan warisan budaya nenek moyang.

“Dengan mewarisi semangat nenek moyang, kita bersama saling menguatkan satu sama yang lainnya, untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,” kata bupati.

Bupati Temanggung menambahkan, adanya pertunjukan sendratari ini, sebagai salah satu bukti bahwa Temanggung memang kaya akan seni budaya.
“Seni budaya menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari di Kabupaten Temanggung, setiap desa, dusun, maupun RT selalu ada kelompok seni budaya,” tandas dia.

Gunawan Purwoko, salah satu pemrakarsa Sendratari Nirmala menjelaskan bahwa, pergelaran Sendratari Nirmala bercerita tentang kisah perjalanan Dewi Sri yang dipercaya oleh masyarakat Jawa sebagai dewi kesuburan, membangun sebuah negara yang bernama Medang Kamulyan.

Baca juga   Prambanan Jazz Festival, Bersemi di Tengah Pandemi

“Perjalanannya Dewi Sri dari negara Medang Tamtu, sambil menyebarluaskan cara bercocok tanam, dan adat budaya, meski dengan banyak halangan, namun dengan tekad yang kuat, akhirnya Dewi Sri bisa membangun sebuah negara Medang Kamulyan bersama adiknya,” tutur dia.

Dia berharap, dengan adanya sendratari ini, bisa mengingatkan bahwa kita masih mempunyai adat budaya, bahkan saat akan memulai bercocok tanaman seperti manisan, wiwitan, merti desa dan masih banyak lagi.

Pergelaran Sendratari Nirmala “Ngruwat Ama Ngrawat Budaya” melibatkan tidak kurang dari 50 seniman dan seniwati dengan lebih dari 20 pengrawit, asli Kabupaten Temanggung.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Lukisan karya Chryshnanda Dwilaksana berjudul "Bulan di atas Borobudur". (Foto: dokumentasi pribadi)

Panggung

Ekspressionisme Ala Chryshnanda Dwilaksana
Showbizdeal bisa dibilang seperti halnya marketplace untuk dunia entertainment. (Foto:agoes jumianto)

Panggung

Showbizdeal, Platform Anyar Dunia Entertainment Indonesia
Pembukaan Rumaket dilaksanakan pada Minggu sore (26/9/2021) dengan Pemotongan buntal oleh Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi dan Direktur Pengembangan dan pemanfaatan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Restu Gunawan. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Panggung

Digelar di Sonobudoyo, Pameran Budaya Tak Benda Wayang dan Batik “Rumaket”
Dalam PKRJT 2021 kali ini sebanyak lima grup kesenian tampil apik secara virtual dan dengan durasi terbatas melalui channel YouTube Diskominfo Kabupaten Magelang. (Foto:humas/beritamagelang)

Panggung

Pekan Kesenian Rakyat Jateng 2021 Digelar di Taman Buah Karangrejo Borobudur
Nella Kharisma. Foto: nyatanya.com/ Instagram

Panggung

Nella Kharisma Kuat-kuatan Ati dengan Dory Harsa
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Bowono X dalam sambutan pembukaan FKY 2021 secara daring. (Foto: screenshoot fky.id)

Panggung

FKY 2021 “Mereka Rekam” Resmi Dibuka Sri Sultan HB X Secara Daring
Memasuki area pameran ARTJOG MMXXI kita akan disuguhi karya Marga Pangestu. (Foto: agoes jumianto)

Panggung

ARTJOG MMXXI: Kegelisahan tentang Masa Lalu, Sekarang, dan Masa Depan
Para peserta pameran Rupa Sastra berfoto bersama di depan karya-karya mereka. Karya puisi, cerita, dan artikel dengan polesan sedikit unsur-unsur seni rupa dihadirkan bersama hingga tersebutlah sebuah frasa indah Rupa Sastra. (Foto: Dok.Rupa Sastra)

Panggung

Pertama di Indonesia, SMSR Yogya Gelar Pameran Rupa Sastra