Home / News

Senin, 1 Januari 2024 - 22:50 WIB

Sepanjang 2023, Kejagung Sudah Tangkap 138 Buronan dan 79 DPO Kasus Korupsi

Ilustrasi Kejaksaan Agung (Kejagung) sepanjang tahun 2023 sudah menangkap 138 buronan. (Foto: iStock)

Ilustrasi Kejaksaan Agung (Kejagung) sepanjang tahun 2023 sudah menangkap 138 buronan. (Foto: iStock)

NYATANYA.COM, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap capaian tertentu sepanjang tahun 2023. Salah satunya penangkapan terhadap 138 buronan atau daftar pencarian orang (DPO).

“Telah dilaksanakan kegiatan pengamanan DPO melalui program Tangkap Buronan (Tabur) periode Januari sampai dengan 18 Desember 2023 sebanyak 138 orang,” jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana dalam keterangannya, Senin (1/1/2024).

Lebih lanjut Ketut menyebut dari 138 orang DPO yang ditangkap, 79 orang merupakan buronan kasus tindak pidana korupsi. Sementara 59 orang lainnya non tindak pidana korupsi.

Baca juga   Akibat Korsleting Listrik, Mobil Hangus Terbakar

“Dengan capaian tersebut, jumlah DPO yang diamankan selama masa kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin yakni sebanyak 634 orang,” terangnya.

Tak hanya itu, pada periode yang sama Kejagung juga telah menyelesaikan ribuan perkara dengan pendekatan restorative justice sejak diterbitkan Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

“(Tahun) 2023 sebanyak 2.407 perkara disetujui (selesai restorative justice) dan 38 ditolak,” ujarnya.

Sepanjang 2023 pula, Kejagung mengklaim telah menyelamatkan kerugian keuangan negara di bidang pidana khusus senilai Rp29.983.884.854.798, USD 5.394.020, SGD 364.200, EU 4.290, RM 52.638, W24.000, PF56.

Baca juga   Ditjen Bea Cukai dan LPEI Dorong UMKM Menembus Ekspor

“Jumlah penyelamatan keuangan negara dari penanganan tindak pidana perpajakan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yaitu sebesar Rp14.034.076.735,” tuturnya.

“Lalu, jumlah penanganan perkara tindak pidana kepabeanan, cukai dan TPPU yaitu sebesar Rp5.138.146.370,” imbuhnya.

Sedangkan, pengembalian keuangan negara dari tindak pidana perpajakan kepabeanan, cukai dan TPPU, dengan rincian, denda sebesar Rp13.103.684.273,32, uang pengganti sebesar Rp211.377.000, hasil lelang sebesar Rp1.520.419.356, biaya perkara sebesar Rp671.500. (N1)

Share :

Baca Juga

Dindukcapil Kota Yogyakarta kembali membuka layanan drive thru cetak Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) yang rusak maupun hilang. Foto: Humas Pemkot Yogya

News

Dindukcapil Kota Yogya Kembali Buka Layanan Drive Thru Cetak KTP Elektronik, Ini Lokasinya
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

News

Sekolah Gelar PTM 100 Persen, Ganjar : Pastikan Prokes Berjalan dan Kontrol Tiap Hari
(Foto: Ilustrasi/ Ryiadhy InfoPublik)

News

Vaksin AstraZeneca Bantuan United Kingdom Tiba di Indonesia
GKBRAy A. Paku Alam, Wakil Ketua Dewan Pembina PKK DIY saat meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk disabilitas. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Vaksinasi Secara Drive-thru Digelar Serentak di Tiga Lokasi Ini
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Dok/InfoPublik)

News

Pemerintah Perpanjang PPKM Jawa-Bali Hingga 3 Januari 2022
Ilustrasi. Foto: Humas KAI

News

Waspada! Penipuan Promo Tiket Kereta Api Murah, Berkedok Promosi Lengkap dengan Identitas PT KAI
nyatanya.com

News

Hajatan dan Perpisahan Sekolah Ditiadakan
Ilustrasi "Pakai Masker yang Bener", Danny Yustiniadi (2020). Karya ini dimuat dalam buku Indonesia Melawan Corona Ala Kartunis yang diterbitkan Graha Ilmu Yogyakarta.

News

Update Covid-19 Indonesia, 24 Juli 2022 Tambah 4.943 Kasus