Home / Peristiwa

Selasa, 7 September 2021 - 10:52 WIB

Setahun 4 Kali, Petani Desa Donohudan Panen IP Padi 400

Kepala Dinas Pertanian Boyolali Bambang Jiyanto bersama petani Desa Donohudan Kecamatan Ngemplak melakukan panen padi dengan konsep IP Padi 400. (Foto: Diskominfo Boyolali)

Kepala Dinas Pertanian Boyolali Bambang Jiyanto bersama petani Desa Donohudan Kecamatan Ngemplak melakukan panen padi dengan konsep IP Padi 400. (Foto: Diskominfo Boyolali)

NYATANYA.COM, Boyolali – Indeks Penanaman (IP) Padi 400 merupakan satu langkah pemerintah untuk meningkatkan produksi padi nasional. Konsep IP Padi 400 yakni dalam satu tahun di hamparan sawah yang memiliki irigasi sepanjang tahun dan dapat ditanami padi sebanyak empat kali.

Program yang kini sedang dilakukan petani padi di Kabupaten Boyolali, salah satunya petani padi di Desa Donohudan, Kecamatan Ngemplak. Lahan seluas 20 hektar kini dapat dipanen dengan menggunakan IP Padi 400 pada Senin (6/9/2021).

Dijelaskan Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Boyolali, Bambang Jiyanto bahwa lahan yang digunakan untuk program IP Padi 400 harus memenuhi beberapa syarat.

“Lahan yang memenuhi syarat pengairannya bagus, mekanisasinya bagus, kemudian penanggulangan hama penyakit bagus, menggunakan benih benih yang genjah (cepat berbuah) sehingga satu tahun bisa panen empat kali,” katanya saat dijumpai disela kegiatan panen.

Menggunakan benih varietas Inpari 32, lahan seluas 20 hektar dengan menggandeng Kelompok Tani Dono Rahayu III tersebut dapat panen empat kali dalam setahun karena umur benih genjah yang berumur 90-100 hari. Benih varietas tersebut berasal dari bantuan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) dengan total nilai Rp380 juta.

Baca juga   Promosikan Potensi Pariwisata, Pemkab Boyolali Gelar Festival Desa Wisata

“Jadi jenis yang ditanam adalah varietas-varietas yang genjah yang umurnya 90-100 hari sehingga satu tahun bisa empat kali. Yang kita buru adalah percepatan waktu dalam satu tahun itu bisa empat kali panen,” ungkapnya.

Ketua Kelompok Tani Dono Rahayu III, Suwardi mengaku terbantu dengan adanya program IP Padi 400 ini. Dia bisa memanen 8,8 ton gabah kering dalam satu hektar lahan dengan 5,2 ton panen beras.

Dari angka tersebut, dia mampu menjual gabah kering sebesar Rp4.300 per kilogram dan Rp8.000 untuk beras sehingga menghasilkan Rp42 juta.

“Sangat mendukung bisa meringankan beban dari petani dengan adanya bantuan dari pemerintah varietas 32 ataupun yang lain termasuk yang lain setiap tanaman ada bantuan bibit harapan petani lebih meningkat lagi utnuk tanam padi. Jadi ada semangat,” ujarnya.

Baca juga   ASN Jepara Diminta Lebih Peka Terhadap Lingkungan Sekitar

Sebagai tambahan informasi, di Kabupaten Boyolali produksi padi sampa Bulan Agustus untuk yang standing crops ada 6.957 hektar, kemudian luas panen hingga Bulan Agustus mencapai 41.288 hektar, produktivitas rata rata mencapai 57,77 kuintal per hektar.

Sedangkan produksi padi mampu mencapai 238,542 ton atau setara 136,895 ton beras. Selain itu, tingkat konsumsi sejumlah 1.062.713 jiwa dengan konsumsi 79.052 ton beras, serta surplus setara beras sejumlah 57.843 ton.

Sementara itu, dilaporkan hingga akhir 2021, produksi beras diperkirakan akan dihasilkan lahan seluas 49.270 hektar dengan produktivitas rata-rata mencapai 58,07 kuintal per hektar, produksi padi sejumlah 286.120 ton atau setara 164.199 ton beras. Hingga akhir 2021 beras akan dikonsumsi 1.062.713 jiwa penduduk dengan mengkonsumsi 118.578 ton beras. Sehingga surplus beras mencapai 45.622 ton. (*)

Share :

Baca Juga

Kontainer yang jatuh menimpa truk di Perak, Surabaya. Foto: selalu.id

Peristiwa

Kontainer Jatuh Timpa Truk di Perak Surabaya, Satu Orang Tewas Mengenaskan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Desa Sudemangan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Rabu (2/3/2022). (Foto: MC Diskominfo Prov Jatim)

Peristiwa

Tinjau Banjir Pamekasan, Gubernur Khofifah Kerahkan Semua Sumber Daya Pastikan Cepat Surut
Bupati Sleman bersama Kabinda DIY melihat langsung vaksinasi di SMP N 4 Pakem (Foto: nyatanya.com/ahmad zain)

Peristiwa

Kabinda DIY dan Bupati Sleman Tinjau Langsung Vaksinasi Pelajar
Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung yang sehari-hari berjualan di Pasar Kertek di Wonosobo, Jawa Tengah pada Selasa (14/12/2021). (Foto: BPMI Setpres)

Peristiwa

Di Tengah Hujan, Presiden Jokowi Berikan Bantuan Tunai di Pasar Kertek
Sri Sultan saat mengunjungi Koperasi Pemasaran Perkumpulan Petani Holtikultura Puncak Merapi (PPHPM) di Pakembinangun, Sleman, Senin (15/11/2021) sore. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Kunjungi PPHPM, Sri Sultan Dorong Inovasi dan Digitalisasi Sektor Pertanian
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2021 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Jalan Panembahan Senopati, Yogyakarta. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021, Sinergi dan Inovasi untuk Pulihkan Ekonomi
Ilustrasi: nyatanya.com

Peristiwa

Ditetapkan Jadi Tersangka, Polisi Minta Bos Travel Makassar Serahkan Diri, Fotonya Terpampang di Billboard Besar
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi dalam Road Show dan Sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Yogyakarta Tahun 2022 pada Selasa (19/4/2022) di Kantor Kelurahan Pringgokusuman. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

FKDM Intensifkan Pengawasan Lingkungan Cegah Kenakalan Anak-anak