Home / Peristiwa

Jumat, 16 September 2022 - 11:45 WIB

Siang Ini, 4 Ton Apem Bakal Disebar di Puncak Tradisi Yaa Qowiyyu

Tradisi Yaa Qowiyyu, Jatinom akan memasuki puncak perayaan, Jumat (16/9/2022). Puncak perayaan berupa sebaran apem yang digelar di amphiteater Lapangan Klampeyan, Jumat siang ini. Foto: Kominfo Klaten

Tradisi Yaa Qowiyyu, Jatinom akan memasuki puncak perayaan, Jumat (16/9/2022). Puncak perayaan berupa sebaran apem yang digelar di amphiteater Lapangan Klampeyan, Jumat siang ini. Foto: Kominfo Klaten

NYATANYA.COM, Klaten – Tradisi Yaa Qowiyyu, Jatinom akan memasuki puncak perayaan, Jumat (16/9/2022). Puncak perayaan berupa sebaran apem yang digelar di amphiteater Lapangan Klampeyan, Jumat siang.

Diperkirakan total apem yang disebar sebanyak 4 ton. Camat Jatinom, Sri Wahyuni mengatakan apem-apem tersebut merupakan sedekah masyarakat yang diserahkan kepada panitia.

“Selain itu, gunungan apem yang diinapkan menjelang perayaan berisi 2.000 apem. Semangat warga bersedekah pada perayaan tradisi ini luar biasa,” ungkapnya, Kamis (15/9/2022).

Wahyuni menjelaskan tahun ini kegiatan tradisi sebaran apem Yaa Qawiyyu digelar secara meriah setelah dua tahun atau 2020 dan 2021 digelar secara sederhana lantaran pandemi Covid-19. Namun, ia mengingatkan saat ini Klaten masih berada pada kondisi PPKM level 1.

Baca juga   Warga Lereng Merbabu Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19

Dia mengimbau agar warga yang berdatangan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 salah satunya tetap mengenakan masker.

Sementara itu, Ketua I Pengelola Pelestari Peninggalan Kyai Ageng Gribig (P3KAG), Eko Susanto, mengatakan apem yang disebarkan pada perayaan tradisi Yaa Qawiyyu berasal dari sedekah warga Jatinom dan luar Jatinom.

Bahkan sedekah datang dari warga yang tinggal di luar Pulau Jawa hingga luar negeri, seperti dari Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, hingga Qatar.

“Setiap ada warga yang datang menyerahkan sedekah apem, selalu ditanya atas nama siapa dan dari mana asalnya, kemudian didoakan. Ternyata yang datang bukan hanya dari sekitar Jatinom tapi sampai luar negeri juga. Mungkin ada saudara di sini yang membuatkan atau yang bersangkutan menyempatkan pulang,” jelas Eko.

Baca juga   Puan Maharani Resmikan Jembatan Gantung Girpasang Klaten

Tradisi Yaa Qowiyyu telah berlangsung sejak abad ke-16 diprakarsai oleh ulama besar Kyai Ageng Gribig yang menyebarkan agama islam di wilayah Jatinom.

Tradisi Ya Qowiyyu ini juga sering disebut Saparan karena dilaksanakan setiap bulan safar. Kyai Ageng Gribig disebut juga merupakan keturunan Raja Bhrawijaya V dari Kerajaan Majapahit.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Kondisi Gunung Semeru pasca erupsi, Minggu (12/12/2021). (Foto: Komunikasi Kebencanaan BNPB)

Peristiwa

Update, Sebanyak 10.400 Warga Mengungsi di 406 Titik Pengungsian Paska Erupsi Semeru
Sekda Kabupaten Magelang Adi waryanto saat membuka kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan Untuk UMK Pangan Siap Saji Di Kawasan Borobudur yang diadakan BPOM Semarang di Manohara Resto, komplek TWC Borobudur, Kamis (11/11/2021). (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Kualitas Jajanan dan Oleh-oleh di Destinasi Wisata Jadi Perhatian Pemerintah
Ilustrasi penyaluran Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM). (Foto: HUmas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Yogya Kembali Salurkan BPUM Rp1,2 Juta bagi UMKM
Tersangka pelaku pencabulan yang berstatus ASN dalam pengalawan memasuki ruang persidangan PN Mojokerto. (Foto: istimewa)

Peristiwa

Lakukan Pencabulan, Oknum ASN Mojokerto Terancam Dipecat
Sebanyak 50 pegawai Diskominfo bersama belasan awak media di Kabupaten Batang mendapatkan vaksinasi Booster, Senin (14/2/2022). (Foto:MC Batang)

Peristiwa

Puluhan Awak Media dan Pegawai Diskominfo Batang Divaksin Booster
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan ziarah dan takziyah ke keluarga korban serangan di Kabupaten Yalimo Papua, yaitu almarhum Sertu Eka Andriyanto Hasugian (28), dan istrinya yang merupakan Bidan Sri Lestari Indah Putri (33), pada Sabtu (2/4/2022). Foto:MC Diskominfo Prov Jatim

Peristiwa

Gubernur Khofifah Takziyah Keluarga Sertu Eka dan Bidan Sri, Korban Serangan di Yalimo
Kegiatan jemput bola untuk warga penyandang disabilitas dan lansia tersebut nantinya akan dilakukan secara rutin dan berkala, bekerja sama dengan Disdukcapil Sleman. (Foto: MC Kab Sleman)

Peristiwa

Kalurahan Caturtunggal Jemput Bola Rekam KTP-el Difabel dan Lansia
Sekda Jawa Tengah, Sumarno. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Wujudkan Generasi Emas 2045, Pemprov Jateng Gencarkan Program Cegah Stunting