Home / Peristiwa

Kamis, 1 Desember 2022 - 18:51 WIB

Sidang Tempati Rumah Tanpa Hak, JPU Tuntut Terdakwa 5 Bulan Penjara

Rumah di Perum Buana Asri Village B-4 yang ditempati tertdakwa. (Foto:Istimewa)

Rumah di Perum Buana Asri Village B-4 yang ditempati tertdakwa. (Foto:Istimewa)

NYATANYA.COM, Sleman -Terdakwa  Roden Hengkeng  Naung anak dari Arnold Tonggembio  dituntut 5 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas pelanggaran hukum  dengan menempati rumah yang bukan haknya, sesuai pasal 167 ayat (1) KUHP.

Pembacaan tuntutan tersebut digelar di muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Kamis (1/12/2022).

JPU Nisa Osalia Manah, SH  dalam tuntutannya mengatakan bahwa terdakwa sesuai bukti dan fakta di muka persidangan  dinilai melanggar hukum sesuai pasal 167 ayat 1 KUHP, dimana terdakwa telah memasuki dan menempati rumah di Perum Buana Asri Village B-4 Sleman, yang merupakan rumah milik saksi korban yang juga ahli waris, yaitu Jootje M Sondak, Rachel Sondakh dan Abigail Sondakh.

Kendati dalam persidangan sebelumnya  terdakwa didampingi kuasa hukumnya menyampaikan jika telah memperoleh ijin lisan dari saksi korban disusul ijin tertulis, namun demikian JPU tetap kukuh bahwa terdakwa melanggar hukum sesuai pasal tersebut diatas.

Baca juga   Garda Wiratama, Panggilan Hati Bantu Tangani Pandemi

“Terdakwa telah mendapat somasi (peringatan) sebanyak 3 kali dari para saksi korban yang juga ahli waris melalui kuasa hukumnya, namun terdakwa mengindahkan somasi tersebut,” tegas JPU dalam persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan.

Dalam sidang pembacaan tuntutan kali ini tampak terdakwa  didampingi kuasa hukunya cukup tenang mendengarkan.

JPU juga menyampaikan beberapa hal yang dinilai meringankan tuntutan terhadap didakwa, dimana yang menjadi pertimbangan terdakwa adalah tulang punggung keluarga dan masih memiliki anak kecil.

Tetapi dengan fakta dan bukti yang cukup meyakinkan pula, JPU menuntut atas pelanggaran hukum yang dilakukan terdakwa sesuai pasal 167 ayat 1 KUHP dengan 5 bulan penjara.  

Baca juga   Penyekatan PPKM Darurat Turunkan Mobilitas Lalin 57 Persen

Sementara, kasus ini bermula ketika terdakwa pada 20 April 2016 menempati rumah di Perum Buana Asri Village B-4 Sleman  tanpa seijin pemiliknya yaitu Jootje M Sondakh beserta kedua anaknya yang adalah ahli waris atas rumah tersebut.

Karena rumah  yang ditempati terdakwa hendak dipergunakan oleh para saksi korban, maka terdakwa diminta untuk meninggalkan disertai somasi sebanyak 3 kali.

Tapi terdakwa tetap tak mau pergi dan masih menempati rumah tersebut, sehingga para saksi korban melaporkan kepada polisi atas dugaan menempati rumah yang bukan haknya. 

(N2)

Share :

Baca Juga

Kakanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manuhuruk. (Foto: ANTARA)

Peristiwa

Buat Video Asusila, Imigrasi Bali Sita Paspor WNA Kanada
Bank Klaten menyalurkan 247 paket sembako bagi para pedagang kaki lima. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Bank Klaten Salurkan 247 Paket Sembako Bagi PKL Terdampak PPKM
Ilustrasi: nyatanya.com

Peristiwa

Ibu Kandung Pembuang Mayat Bayi di Solo Ditangkap
Kakanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manuhuruk. (Foto: ANTARA)

Peristiwa

Ternyata Ini Motif WNA Kanada Membuat Video Asusila di Kintamani Bali
Tersangka investasi bodong FT terancam hukuman 20 tahun penjara. Foto: Ist

Peristiwa

Polres Kebumen Bongkar Kasus Investasi Bodong, Pelaku Mantan TKW Kantongi Rp200 Miliar
Harga hewan kurban menjelang Idul Adha Tahun 2021 ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Pekalongan)

Peristiwa

Permintaan Hewan Kurban di Pekalongan Menurun
Sri Sultan Hamengku Buwono X, usai melantik sepuluh pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemda DIY. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Ini 10 Pejabat Baru Pemda DIY yang Dilantik Gubernur
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi. Foto: Humas Polda Jateng/Tribratanews

Peristiwa

Top! Polda Jateng Berhasil Amankan 37 Ton BBM Senilai Rp11 Miliar