Home / News

Rabu, 25 Agustus 2021 - 11:03 WIB

Skrining Digital Melalui Aplikasi Peduli Lindungi, Butuh Sosialisasi

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengikuti Rakor Persiapan Uji Coba Protokol Kesehatan dan Aplikasi Peduli Lindungi untuk Restoran di Luar Mall yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan pada Selasa (24/8/2021) malam.

Sri Sultan menghadiri secara daring dari Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, bersama Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, serta para Kepala OPD terkait.

Sri Sultan menyatakan bahwa akan memantau terlebih dulu kondisi perkembangan di setiap Kabupaten/Kota sebelum melakukan pembukaan sesuai rekomendasi pemerintah pusat.

“Kami akan melihat kondisi Kota dan Kabupaten menyangkut masalah masalah suspek dan sebagainya. Kalau memang ruang itu memungkinkan atau tidak, malah nanti (kasus Covid-19) naik,” terang Sri Sultan.

Pemerintah telah menyusun protokol bagi restoran di luar mall yaitu dengan melakukan skrining digital melalui aplikasi Peduli Lindungi baik bagi pengunjung maupun karyawan.

Baca juga   Giliran Pelaku Wisata Goa Selarong Disasar Vaksin Covid-19

Petugas kemudian memeriksa scan QR Code dari aplikasi tersebut. Terdapat 3 kategori QR Code yang muncul, yaitu hijau, kuning, dan merah. Kategori hijau yaitu bagi warga yang telah memperoleh dua dosis vaksin, bukan kasus Covid-19, dan bukan kontak erat.

Kategori kuning bagi warga yang sudah vaksin satu dosis atau belum vaksin, bukan kasus Covid-19, dan bukan kontak erat. Sementara kategori merah adalah bagi yang positif kasus Covid-19 dan kontak erat.

Pengunjung atau karyawan yang masuk dalam kategori merah dipersilahkan meninggalkan restoran dan disarankan menggunakan jasa delivery.

Untuk mengantisipasi penularan Covid-19, terdapat beberapa aturan yang perlu diterapkan di restoran. Beberapa di antaranya adalah pembatasan jumlah orang, pengaturan lama makan pengunjung, pengaturan jarak antrian, pengaturan alur masuk dan keluar pengunjung serta pengaturan kursi makan. Restoran juga sebaiknya memasang partisi di meja untuk mengurangi risiko penularan Covid-19.

Baca juga   Serap Dana Rp720 Juta, Empat Proyek PSU Wukirsari Diserahkan

“Pada prinsipnya kita hanya memastikan bahwa semua fasilitas umum harus dipersiapkan, baik itu mall, restoran, warung, tempat wisata, maupun hotel,” ungkap Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji. Ia menyebutkan bahwa untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut, harus menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Pemda DIY terus mensosialisasikan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi bagi pihak-pihak terkait.

“Supaya segera disosialisasikan dan segera mempersiapkan diri. Jadi, begitu besok diijinkan buka, tempat wisata sudah siap,” jelas Aji.

Luhut memberikan dukungannya dan meminta agar protokol kesehatan terus ditegakkan meskipun angka kasus Covid-19 mulai menunjukkan penurunan.

“Kita akan buka pelan-pelan tapi tolong persiapannya dulu semua. Jadi Peduli Lindungi (sudah) jalan, protokol disusun. Dengan begitu kita menghindari masalah,” ungkapnya. (*)

Share :

Baca Juga

Menurut Haryati, bahan pangan yang mengalami fluktuasi harga di antaranya adalah cabai rawit dan minyak goreng. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Pekalongan)

News

Jelang Idul Adha, Stok Pangan Dipastikan Aman
Waspada pasang air laut di perairan selatan Jawa Timur tanggal 22-27 Juni 2021. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

News

Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jawa Timur
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Tekan Angka Kematian Covid-19, DIY Tambah Nakes Pendamping Pasien Isoman
Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

News

Maksimalkan Pengecekan Penumpang, DIY Minta Pusat Naikkan Kelas KKP Bandara
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengikuti Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih pada Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia secara daring. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Gubernur DIY Hadiri Upacara Penurunan Bendera Secara Daring
Akses menuju Jalan Margo Utomo Yogyakarta kembali ditutup selama PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021. (Foto: agoes jumianto)

News

Ini Kabupaten/Kota di Jawa-Bali yang Masuk PPKM Level 4 dan 3 Terbaru
Awan panas guguran Gunung Merapi yang terjadi Senin (26/7/2021) pukul 22.30. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas
Mulai 2 Agustus 2021 BASARNAS berkantor di Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Dukung KSPN Borobudur, BASARNAS Berkantor di Magelang