Home / Peristiwa

Sabtu, 3 Juli 2021 - 08:43 WIB

Tak Ada Toleransi, Pelanggar PPKM Darurat Bakal Ditindak Tegas

Penandatanganan deklarasi bersama pelaksanaan PPKM Darurat di Wonogiri. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Wonogiri)

Penandatanganan deklarasi bersama pelaksanaan PPKM Darurat di Wonogiri. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Wonogiri)

NYATANYA.COM, Wonogiri – PPKM Darurat yang mulai dilaksanakan hari ini, Sabtu (3/7/2021) di Jawa dan Bali, harus dibarengi dengan keseriusan dalam penerapannya, tanpa kecuali. Tak ada lagi kelonggaran, tak lagi ada toleransi, demi memupus perkembangan Covid-19 yang makin tak terkendali.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri menggelar apel deklarasi dan penandatanganan kesepakatan bersama Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Wonogiri, bertempat di Alun-alun Giri Krida Bakti, Jumat (2/7/2021).

Apel yang diikuti oleh unsur Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri, para camat, Kapolsek, dan Danramil di Wilayah Kabupaten Wonogiri itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Wonogiri, bahwa wilayah tersebut saat ini masuk dalam kondisi darurat pandemi Covid-19.

“Setelah digelar apel bersama ini, kita memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat kita, bahwa Wonogiri saat ini dalam kondisi darurat, Wonogiri masuk level tiga, dan masuk pada zona merah, maka dibutuhkan ketegasan atas kebijakan pemerintah pusat untuk diselenggarakan PPKM darurat, khususnya di Kabupaten Wonogiri,” kata Bupati Wonogiri, Joko Sutopo.

Baca juga   Meski Diizinkan Buka Kembali, Belum Semua Pedagang Pasar Berjualan

Ketegasan yang dimaksud adalah diberikannya wewenang kepada aparat untuk melakukan penindakan bagi pelanggaran poin-poin yang tertuang dalam Surat Edaran Pelaksanaan PPKM Darurat. Joko mengatakan, tidak akan ada lagi toleransi atas pelanggaran yang dilakukan masyarakat.

“Langkah tegas harus kita lakukan, surat edaran sudah kami terbitkan, maka esensi dan substansi yang diatur dalam surat edaran ini hukumnya wajib untuk dilaksanakan. Sudah tidak ada lagi toleransi. Tidak ada lagi himbauan, tapi sifatnya adalah larangan dan harus dipatuhi. Bagi pihak-pihak yang tidak bisa mematuhi regulasi yang diterbitkan pemerintah, maka mohon kepada aparat yang berwajib, untuk dapat melakukan penindakan dengan prinsip profesionalitas,” tegas Joko Sutopo yang akrab disapa Jekek.

Isi dari deklarasi bersama tersebut meliputi tujuh poin, yakni pertama, siap menaati peraturan perundang-undangan penanganan Covid-19 dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab. Kedua, melaksanakan dan menerapkan PPKM Darurat secara ketat sampai dengan tingkat RT/RW.

Baca juga   Minat Warga Tinggi, Vaksin di Jateng Akan Ditambah

Ketiga, melarang warga masyarakat untuk menyelenggarakan bentuk kegiatan apapun yang menimbulkan kerumunan orang. Keempat, mengimbau warga masyarakat untuk menerapkan prokes 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan).

Kelima, siap menyukseskan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang program vaksinasi Covid-19. Keenam, bersedia menyiapkan tempat isolasi terpusat dari tingkat kabupaten sampai dengan tingkat desa atau kelurahan. Ketujuh, akan menindak tegas dan memberi sanksi kepada orang atau lembaga yang melanggar peraturan perundang-undangan tentang penanganan Covid-19.

Dengan ditandatanganinya kesepakatan bersama tersebut, Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mau peduli dan menyukseskan pelaksanaan PPKM Darurat. Masyarakat diminta terus berikhtiar dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan 5M untuk dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Wonogiri. (*)

Share :

Baca Juga

Prosesi Hastungkara dan Birat Sengkala tandai Hari Jadi Wonosobo ke-196 tahun. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Wonosobo)

Peristiwa

Prosesi Hastungkara dan Birat Sengkala di Hari Jadi Wonosobo ke-196 Tahun
Sebanyak 37.792 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Temanggung menerima pencairan Bansos dari Program Keluarga Harapan (PKH) tahap ketiga. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

37.792 KK di Temanggung Terima Bansos PKH
Pemkab Temanggung genjot vaksinasi bagi kaum pekerja. (Foto:Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Bareng TNI-Polri, Pemkab Temanggung Genjot Vaksinasi Pekerja
Petugas gabungan Weru intensifkan imbauan prokes. (Foto:nyatanya.com/Humas Sukoharjo)

Peristiwa

PPKM Level 4, Petugas Gabungan Weru Intensifkan Imbauan Prokes
Penandatanganan serah terima hibah tanah Pemerintah Kota Salatiga dan IAIN Salatiga. (Foto:Diskominfo Salatiga)

Peristiwa

Pemkot Salatiga Terima Hibah Tanah dari IAIN Salatiga
Wagub Jateng Gus Yasin Maimoen saat mendampingi kunjungan kerja Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ke Solo Raya. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Wagub Gus Yasin, Vaksinasi Solo Raya Bagus!
Seremoni Harlah ke-75 Kabupaten Sukoharjo digelar di DPRD dengan Rapat Paripurna Istimewa. (Foto:nyatanya.com/Humas Sukoharjo)

Peristiwa

Harlah ke-75, Sukoharjo Siap Bangkit dari Pandemi Corona
Bupati Banyumas, Achmad Husein meresmikan penggunaan Parking Gate Terminal Bulupitu. (Foto: Diskominfo Banyumas)

Peristiwa

Terminal Bulupitu Terapkan Sistem Parkir Elektronik