Home / Gayahidup

Selasa, 21 Juni 2022 - 10:02 WIB

Tak Lagi Sanggup Bayar Gaji Karyawan, Google Resmi Hengkang dari Rusia

Foto: Ist

Foto: Ist

NYATANYA.COM, Moskow – Perusahaan Google yang berbasis di Rusia telah mengajukan pernyataan pailit atau gagal bayar utang, setelah pihak berwajib Rusia menyita rekening bank milik Google pada Mei lalu hingga mereka tak bisa membayarkan gaji dan tagihan kepada karyawannya yang ada di Rusia.

“Penyitaan rekening bank Google Rusia oleh otoritas Rusia telah membuat kantor kami di Rusia tidak dapat berfungsi. Oleh karena itu, Google Rusia telah mengajukan kebangkrutan,” kata juru bicara Google.

Dengan pengajuan kasus tersebut ke pengadilan Rusia, kini perusahaan Alphabet ini resmi berhenti beroperasi di Rusia.

Meski Rusia hingga sejauh ini belum memberlakukan pemblokiran penuh pada layanan Google maupun YouTube.

Baca juga   Jajal Motor Listrik 'Gesits', Wawali Harapkan Bisa Mengurangi Polusi

Namun semenjak Rusia menginvasi Ukraina pada akhir Februari lalu, kedua layanan Alphabet ini terus menghadapi tekanan besar dari Moskow.

Salah satunya yaitu adanya denda sebesar 260 ribu dolar AS akibat beberapa waktu lalu Google enggan untuk mengikuti aturan Putin untuk melokalisasi data penggunanya di data center Rusia, seperti dilansir dari Reuters.

Aturan ini digagas Putin untuk memperketat penggunaan layanan internet di negaranya demi mengantisipasi adanya kasus serangan siber di tengah memanasnya invasi.

Aturan tersebut pun tak hanya berlaku bagi Google saja, namun juga berbagai perusahaan jejaring sosial lainnya seperti Twitter, Meta Platforms Inc, Facebook dan Instagram.

Baca juga   Wuling Hadirkan MPV Terbaru, 8 Seater Cuma Rp130 Jutaan Lur

Meski layanan Google resmi hengkang dari Rusia, namun nantinya Google akan berupaya untuk menyediakan beberapa layanan gratis pada masyarakat Rusia mencakup layanan Penelusuran, YouTube, Gmail, Maps, Android, dan Play.

“Orang-orang di Rusia mengandalkan layanan kami dan kami akan terus menyediakan layanan gratis kepada mereka,” tambah pernyataan Google.

Sebagai informasi, Google mulai berekspansi di Rusia sejak tahun 2005 lalu. Kesuksesan Google dalam menarik hati masyarakat Rusia, bahkan telah membuat perusahaan ini mampu membukukan pendapatan sebesar 134,3 miliar Rubel di sepanjang 2021 silam. (*)

Share :

Baca Juga

Kompetisi “City Hatch Art”. (Foto:nyatanya.com/honda-indonesia)

Gayahidup

Honda Gelar Kompetisi Desain Virtual “City Hatch Art”

Gayahidup

Capricorn, Hari Ini Adalah Hari Baik untuk Membuat Rencana Masa Depan
Vivo V21. Foto:nyatanya.com/Vivo Indonesia

Gayahidup

Vivo Indonesia Resmi Pasarkan Vivo V21

Gayahidup

Libra, Hari Ini Semua Bergantung pada Perasaanmu
Sejumlah upaya percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia sedang gencar dilakukan pemerintah. Per November 2021, populasi sepeda motor listrik ada dikisaran 12.464 unit. (Foto: Kemenhub)

Gayahidup

Ini Sejumlah Upaya Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik di Indonesia
Varian terbaru dari Wuling Almaz ini memberikan fitur spesial Powered Tailgate. (Foto:wuling.id)

Gayahidup

Masih Banyak yang Penasaran Wuling Almaz Limited Edition?

Gayahidup

Leo, Sepertinya Kamu Mengharapkan Sesuatu dari Sekitarmu
Foto: Istimewa

Gayahidup

Peugeot 2008 Jadi Incaran Pecinta Otomotif Solo