Home / Wisata

Senin, 25 Oktober 2021 - 21:26 WIB

Taman Pintar Dibuka Kembali, Ini Ketentuannya yang Harus Dipatuhi Pengunjung

Wahana wisata edukasi Taman Pintar Yogyakarta yang terletak di Jalan Panembahan Senopati Yogyakarta, mulai Rabu 20 Oktober 2021 telah kembali dibuka.  (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Wahana wisata edukasi Taman Pintar Yogyakarta yang terletak di Jalan Panembahan Senopati Yogyakarta, mulai Rabu 20 Oktober 2021 telah kembali dibuka. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Wahana wisata edukasi Taman Pintar Yogyakarta yang terletak di Jalan Panembahan Senopati Yogyakarta, mulai Rabu 20 Oktober 2021 telah kembali dibuka. Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Kerjasama dan Pemasaran Kundha Kabudayaan (Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta) Karmila pada Senin (25/10/2021).

“Sejak tutup karena adanya PPKM Darurat Taman Pintar belum dibuka. Namun saat ini kami sudah buka layanan kembali sejak Rabu, 20 Oktober 2021 lalu. Semua wahana sudah dibuka, kecuali wahana PAUD dan beberapa alat peraga interaksi atau yang banyak disentuh kamu belum bisa membuka wahana tersebut,” jelasnya.

Karmila mengatakan, hanya saja pengunjung harus memenuhi beberapa persyaratan sesuai standar operasional di masa pandemi seperti saat ini. Masyarakat yang ingin berkunjung sebelum memasuki area Taman Pintar, pengunjung diwajibkan cek suhu tubuh, scan barcode PeduliLindungi, menuliskan identitas, dan mencuci tangan di tempat yang disediakan.

Baca juga   Icip-icip Tahu Gimbal Pak Yono yang Legendaris

Masyarakat yang ingin berkunjung ke Taman Pintar jam operasional Taman Pintar setiap hari selasa-minggu dan hari libur nasional pukul 08.30 – 16.00 WIB. Di hari Senin tertentu kami juga buka layanan.

“Pengunjung yang datang nanti akan ada beberapa pemandu yang ditempatkan di alat peraga yang membutuhkan pengoperasian khusus. Selain itu sudah ada barcode virtual guide di beberapa alat peraga yang sudah bisa diakses pengunjung untuk mengetahui informasi mengenai alat peraga tersebut,” ujarnya.

Baca juga   Horeee, Anak di Bawah 12 Tahun Sudah Bolek Masuk Artos Mall

Karmila menjelaskan pengunjung Taman Pintar saat ini juga masih dalam tahap pembatasan kuota, yakni pengunjung yang datang dalam satu waktu hanya diperbolehkn 25% dari biasanya yakni sekitar 750 orang perharinya.

“Untuk jumlah sendiri dari tanggal 20-24 Oktober pengunjung yang datang sekitar 3.000 pengunjung. Selain karena sudah diperbolehkan dalam peraturan, Taman Pintar sudah memperoleh sertifikat CHSE dan barcode pedulilindungi sehingga dapat menjadi pilihan wisata edukasi yang sesuai protokol kesehatan bagi masyarakat. Harapannya tentu saja agar pandemi dapat segera terlewati dan pariwisata Yogyakarta kembali bangkit,” ungkap Karmila. (*)

Share :

Baca Juga

Salah satu objek wisata di Batang yang ditutup sementara selama PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Wisata

Membandel, Pengelola Objek Wisata Akan Disanksi Tegas
Indahnya panorama air terjun Lepo di Dlingo, Bantul. (Foto:nyatanya.com/Pemkab Bantul)

Wisata

Air Terjun Ledok Pokoh Dlingo Tawarkan Kesegaran Alami
Patung Yesus di Buntu Burake, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. (Foto: Biro Komunikasi Kemenparekraf)

Wisata

Menparekraf: Patung Yesus di Tana Toraja Bukan Sekadar Wisata Religi
Ketjeh Resto, destinasi wisata baru di Klaten yang mengusung isu peduli sungai. (Foto: Diskominfo Klaten)

Wisata

Ketjeh Resto, Wisata Kuliner Anyar yang Lagi Viral di Klaten
Warung sego kikil Mojosongo Jombang jadi ikon wisata kuliner. (Foto: Zainuri Arifin)

Wisata

Ajib Bangettt! Sego Kikil Mojosongo Jombang yang Bikin Ketagihan
'Fahrudin Sapu' kini tak melulu membuat sapu lantai. Produk hiasan pun menjadi andalan. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Magelang)

Wisata

Turun Temurun Bikin Sapu Lantai, Fahrudin Sukses Kembangkan Produk Kerajinan Seni
Menunya dari dulu sampai sekarang tak berubah. Ini salah satu yang membuat khas di warung makan 'Nasi Merah Pari Gogo' Semanu. (Foto: Agoes Jumianto)

Wisata

Nasi Merah Pari Gogo, Warung Makan Legendaris Langganan Pejabat
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: Biro Komunikasi Kemenparekraf)

Wisata

Sandiaga Uno: Pelaku Parekraf Harus Patuh PPKM Level 3 saat Libur Nataru