Home / News

Jumat, 9 Juli 2021 - 13:27 WIB

Tangani Covid-19, Anggaran Reguler DIY Capai Rp242 Miliar

Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY telah menganggarkan dana sebesar Rp242 miliar untuk penanganan Covid-19 di tahun 2021 ini. Dana ini masuk dalam anggaran reguler Pemda DIY dan telah tersebar di berbagai OPD yang terlibat penanganan Covid-19 maupun dampak dari pandemi.

Hal ini diungkapkan Kepala Bappeda DIY, Beny Suharsono sekaligus Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) DIY saat sesi wawancara bersama wartawan secara daring pada Kamis (8/7/2021).

Beny mengungkapkan, anggaran reguler untuk Covid-19 tersebut guna membiayai kebutuhan di tiga kelompok besar, yakni pemulihan ekonomi, penanganan kesehatan, dan perlindungan sosial.

“Anggaran ini dilakukan atas dasar pengalaman penanganan pandemi pada 2020 lalu. Jika 2020 lalu, anggaran penanganan pandemi diambilkan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), tahun ini berbeda. Sesuai saran dari KPK dan BPK, biaya penanganan pandemi 2021 ini masuk anggaran reguler atau rutin,” jelasnya.

Baca juga   Bertahan Tinggi, Hari Ini 662 Kasus Positif Covid-19 di DIY

Beny mengatakan, Pemda DIY pun telah melakukan pergeseran anggaran. Nantinya jika anggaran yang telah disiapkan ini masih kurang, maka telah disiapkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). BTT yang telah disediakan mencapai sekitar Rp54 miliar.

“BTT untuk tahun 2021 ini saja, sudah ada yang terpakai, untuk menunjang percepatan penanganan di lapangan sekitar Rp5,2 miliar. Jika masih tidak cukup, barulah dilakukan realokasi anggaran. Ini menjadi bukti betapa seriusnya Pemda DIY dalam menangani pandemi Covid-19 sampai melakukan penganggaran sedemikian rupa pada APBD-nya,” paparnya.

Beny pun menuturkan, penanganan Covid-19 ini tidak mungkin bisa jika hanya dilakukan oleh pemerintah. Semua stakeholder harus melakukan kolaborasi bahkan sampai ke tingkat RT.

“Kita semua tidak pernah punya pengalaman menangani pandemi. Jadi mari berkolaborasi bersama menangani pandemi ini,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Paniradya Pati, Aris Eko Nugroho yang sekaligus Plt. Kepala Dinas Kebudayaan DIY mengatakan, pada dana keistimewaan (danais) tidak ada yang langsung menyebutkan peruntukannya bagi penanganan pandemi Covid-19. Namun, berbagai kegiatan yang dilakukan untuk mendukung penanganan Covid-19 di DIY ada yang menggunakan danais.

Baca juga   Kementrian Pemuda dan Olahraga Gelar Workshop Kreativitas Pemuda

“Kegiatan untuk mendukung penanganan ini mencakup upaya pemulihan ekonomi, penanganan kesehatan, ketertiban, dan pemberdayaan. Total anggarannya sekitar Rp340 miliar,” ungkapnya.

Aris mengungkapkan, danais pendukung penanganan pandemi dianggarkan bagi Search and Rescue Istimewa (SRI), Tagana, dan Jaga Warga. Beberapa contoh kegiatannya ialah pembinaan anggota untuk melakukan penertiban, pembiayaan penjemputan hingga pemakaman jenazah Covid-19. Untuk kesehatan, Aris mencontohkan kegiatan produksi jamu.

“Ketika di tahun 2020, Satpol PP, SRI, dan Jaga Warga, masih ditempatkan untuk urusan tata ruang. Tahun 2021 ini kita alihkan berada di urusan kebudayaan. Harapannya, para petugas ini makin berdaya, bisa memperluas area kerjanya, juga meningkatkan kinerjanya,” imbuhnya. (*)

Share :

Baca Juga

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan bahwa Pemkot telah membuka 4 sentra vaksinasi, yakni di PDAM Tirtamarta, XT Square, SMAN 7, dan BPD DIY demi menekan kasus Covid-19. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

News

Terus Gencarkan Vaksinasi, Upaya Pemkot Yogya Tekan Kasus Covid-19
Facebook palsu mengatasnamakan Bupati Klaten Sri Mulyani. (Foto: Dok Diskominfo Klaten)

News

Sudah Meresahkan, Pemkab Akan Laporkan Pemalsu Akun Facebook Bupati Klaten
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Pemda DIY Terus Maksimalkan Fasilitas Penanganan Pasien Covid-19
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

News

Kasus Baru Covid-19 di Jateng Turun Drastis
Sri Sultan HB X. (Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

News

Kasus Corona Melonjak, Sri Sultan: Jangan Anggap Enteng
Bupati Temanggung Al Khadziq mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang digagas KPK, bahkan ia bersama jajarannya berkomitmen untuk bersih. (Foto: Diskominfo Temanggung)

News

KPK Ingatkan Area Rawan Korupsi, Bupati Temanggung Komitmen Bersih
Rakor Penerapan Protkes pada Industri Sektor Esensial yang diikuti secara daring oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X didampingi Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji dari Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Ini 6 Perusahaan di DIY yang Boleh Beroperasi Penuh Selama Perpanjangan PPKM
Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Pemda DIY Minta Kabupaten/Kota Susun Strategi Percepat Vaksinasi