Home / News

Kamis, 7 Oktober 2021 - 10:26 WIB

Tanggap Tanggon Tuwuh, Haryadi-Heroe Potong Tumpeng HUT ke-265 Kota Yogya

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti didampangi Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi melakukan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur memperingati HUT ke-265 Kota Yogya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti didampangi Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi melakukan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur memperingati HUT ke-265 Kota Yogya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti didampangi Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi melakukan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur memperingati HUT ke-265 Kota Yogya.

Pada pemotongan tumpeng tersebut juga disaksikan oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) serta Mantri Pamong Praja se Kota Yogya.

Tahun ini pun menjadi tahun kedua HUT Kota Yogya dirayakan di masa pandemi Covid-19. Ditengah berbagai keterbatasan akibat pandemi Covid-19 warga Kota Yogyakarta terus berjuang dan menjaga sesama untuk bisa bangkit.

Baca juga   Kasus Corona Melonjak, Sri Sultan: Jangan Anggap Enteng

Sebuah tema sarat filosofi diusung dalam peringatan HUT Kota Yogyakarta ke-265, yakni Tanggap Tanggon Tuwuh.

Walikota mengatakan Tanggap memiliki makna kecepatan, sekaligus kecekatan, untuk beradaptasi, atau menyesuaikan diri dengan kondisi pandemi Covid-19. Sehingga, kegagapan bisa dihindari.

“Tanggap berarti kecepatan dalam beradaptasi dengan situasi yang terus berkembang,” jelasnya di ruang Bima Balaikota Yogya, dikutip dari portal berita Pemkot Yogya, Kamis (7/10/2021).

Sementara Tanggon ialah ketangguhan dalam menghadapi situasi yang tidak menentu seperti dewasa ini.

Baca juga   Indonesia Kembali Terima 600.000 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Prancis

“Tanggon berarti tangguh dan kokoh walau situasi tak menentu namun tetap kuat dan tidak menyerah,” katanya.

Dan yang terakhir adalah Tuwuh mengandung makna tantangan, untuk senantiasa hidup dan terus berkembang. Selaras dan mengikuti kondisi yang kini dihadapi.

“Tuwuh berarti kemampuan untuk terus hidup dan berkembang apapun kondisinya,” bebernya.

Melalui tema tersebut, warga Kota Yogya diharapkan dapat memaknai momentum perayaan HUT Kota Yogya dengan mudah beradaptasi, tetap kuat, dan tidak menyerah serta terus berkembang. (*)

Share :

Baca Juga

Digitalisasi UMKM jadi fokus Ganjar-Yasin genjot perekonomian rakyat. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Tiga Tahun Ganjar-Yasin Mengabdi, Digitalisasi UMKM Jadi Fokus Genjot Perekonomian Rakyat
Ilustrasi. (Foto:InfoPublik.id)

News

Jaga Stabilitas Harga, Kementan Serap Telur Peternak Rakyat
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Meledak, Hari Ini Yogya Tambah 791 Kasus Positif Covid-19
Mulai 22 Oktober 2021, anak-anak usia di bawah 12 tahun kembali diperbolehkan naik kereta api setelah sebelumnya dilarang. (Foto: InfoPublik)

News

Anak-anak di Bawah 12 Tahun Kembali Diperbolehkan Naik Kereta Api
Jalan Pasar Kembang Yogyakarta yang lengang selama selama PPKM Darurat diterapkan. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

News

Tiga Hari PPKM Darurat, Mobilitas DIY Turun 13-15%
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti dan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya 2020 untuk kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (Foto:Dok Humas Pemkot Yogya)

News

Kota Yogyakarta Kembali Raih Anugerah Parahita Ekapraya 2020
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Kasus Covid-19 DIY Hari Ini, Sembuh Tambah 1.207 Orang, Meninggal 39
Walikota Haryadi Suyuti saat meninjau mobil Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) dari Kementerian Kesehatan RI. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Pemkot Yogya Dapat Bantuan Mobil Laboratorium PCR dari Kemenkes