Home / Alutsista

Kamis, 5 Agustus 2021 - 11:00 WIB

Tank Harimau Hitam, Mesin Pembunuh Pengawal NKRI Karya Anak Bangsa

Tank Harimau Hitam alutsista karya anak bangsa mesin pembunuh penjaga NKRI.  (Foto : dokumentasi TNI)

Tank Harimau Hitam alutsista karya anak bangsa mesin pembunuh penjaga NKRI. (Foto : dokumentasi TNI)

NYATANYA.COM, Jakarta – Seiring dengan besarnya kebutuhan pertahanan negara, Indonesia juga telah melengkapi jajaran alustisistanya di darat, udara mapun laut dengan beragam mesin perang modern. Salah satunya adalah Tank Harimau Hitam. Kendaraan lapis baja hasil karya anak bangsa.

Keberadaan Tank Harimau Hitam digunakan untuk memperkuat alutsista militer TNI, khususnya satuan matra darat sebagai pelengkap dan pelindung pasukan infanteri. Menggunakan kelir hijau kehitaman ala pasukan Angkatan Darat Indonesia, keberadaan tank kelas medium ini sangat menarik untuk disimak lebih lengkap.

Keberadaan Tank Harimau Hitam sejatinya merupakan sebuah proyek besar antar dua negara. Indonesia yang diwakili oleh PT Pindad dengan industri pertahanan Turki, FNSS Savunma Sistemleri. Ada dua buah varian yang berhasil dibuat. Yakni Kaplan MT (versi Turki) dan Harimau Hitam (versi Indonesia).

Baca juga   Berdaya Tembak 40 Km, Meriam 155 Caesar Setia Kawal NKRI

Tank Harimau Hitam dilengkapi dengan spesifikasi yang cocok untuk medan Indonesia. Menggunakan mesin diessel dengan transmisi fully automatic, kendaraan lapis baja ini diawaki oleh tiga orang petugas yakni komandan, driver dan penembak (loader).

Untuk persenjataan, Harimau Hitam menggunakan meriam CMI Cockeril 3105 yang terintegrasi dengan senapan mesin coaxial kaliber 7.62mm. Mesin yang digunakan berkecepatan 70 km/h dan berdaya jangkau hingga 450 meter.

Selain untuk mempe rkuat pasukan, tank kelas medium, tank  ini digunakan untuk menggantikan kendaraan lapis baja yang sudah berusia tua di negeri ini.

Tank Harimau Hitam telah dilengkapi sejumlah proteksi canggih sebagai pelindung pasukan. Di antaranya adalah STANAG 4569 Level 4 dari tembakan peluru balistik berproyektil 14.5mm dan STANAG 4569 Level 5 untuk bertahan dari serangan peluru kaliber 25mm yang menggunakan teknologi penembus lapis baja (armour piercing discarding sabot-tracer).

Baca juga   Pesawat Tempur T-50 Golden Eagle Penjaga Kedaualatan NKRI

Tank ini juga dilengkapi dengan mode anti radiasi nuklir ( a chemical, biological, radiological and nuclear (CBRN) protection system), pemindai laser dan granat asap untuk kondisi darurat. Tak pelak, kehadiran alutsista jenis Tank Harimau Hitam siap menjadi mesin pembunuh lawan.

Bahkan, keberadaan tank jenis ini pun siap pula sebagai kendaraan tempur yang menjadi ‘Macan Asia’ sehingga cukup diperhitungkan oleh pasukan-pasukan Negara lain.  (*)

Share :

Baca Juga

Senapan serbu mesin ringan jenis FN-Minimi banyak digunakan oleh pasukan dari Batalyon Infanteri di Indonesia. (Foto : nyatanya.com/istimewa)

Alutsista

FN Minimi Salah Satu Senjata Mesin Ringan Andalan Pasukan Infanteri
Senapan serbu jenis SS-1 R5 produksi Pindad. Nyatanyacom/istimewa

Alutsista

Senapan Serbu Buatan Pindad Jadi Kebanggaan Indonesia
Tank Leopard jadi kebanggaan Indonesia. Foto : nyatanya.com/istimewa

Alutsista

Tank Leopard Mesin Perang Penjaga NKRI
Senapan Penembak Runduk (SPR-1) salah satu senjata buatan dalam negeri. (Foto: nyatanya.com/istimewa)

Alutsista

SPR-1 Senapan Runduk Pertama Produk Dalam Negeri
Pesawat tempur T-50 Golden Eagle menjadi alutsista yang siap menjaga kedaulatan NKRI. (Foto: dokumentasi TNI)

Alutsista

Pesawat Tempur T-50 Golden Eagle Penjaga Kedaualatan NKRI
Meriam Caesar 155 Alutsista TNI siap mengawal NKRI. (Foto: dokumentasi TNI AD)

Alutsista

Berdaya Tembak 40 Km, Meriam 155 Caesar Setia Kawal NKRI
Alustsista jenis Panser Saladin kendati berusia tua terbukti miliki sejarah hebat negeri ini. (Foto: nyatanya.com/istimewa

Alutsista

Panser Saladin, Meski Lanjut Usia Tapi Miliki Sejarah Hebat di Indonesia