Home / Wisata

Senin, 29 November 2021 - 12:02 WIB

Tarik Minat Wisatawan, Ketep Pass Tampilkan Seni Tradisional

Objek wisata Ketep Pass di Sawangan Kabupaten Magelang, mampu menarik wisatawan untuk berkunjung di tengah pandemi Covid-19. Terbukti, pada Minggu (28/11/2021) jumlah kunjungan wisata mencapai 1.000 lebih. (Foto: humas/beritamagelang)

Objek wisata Ketep Pass di Sawangan Kabupaten Magelang, mampu menarik wisatawan untuk berkunjung di tengah pandemi Covid-19. Terbukti, pada Minggu (28/11/2021) jumlah kunjungan wisata mencapai 1.000 lebih. (Foto: humas/beritamagelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Kesenian tradisional yang tiap Minggu ditampilkan objek wisata Ketep Pass di Sawangan Kabupaten Magelang, mampu menarik wisatawan untuk berkunjung. Terbukti, pada Minggu (28/11/2021) jumlah kunjungan wisata mencapai 1.000 lebih.

“Bersyukur sekali karena pengunjung Ketep Pass hari ini mencapai seribu lebih,” kata Direktur Utama objek wisata Ketep Pass, Mul Budi Santoso yang ditemui Minggu (28/11/2021).

Mul Budi mengatakan, Ketep Pass sengaja menampilkan kesenian tradisional untuk mengakomodir mereka yang sudah dua tahun ini vakum akibat pandemi Covid-19.

“Kita akomodir mereka yang sudah dua tahun vakum tak ada tanggapan,” kata Mul Budi yang akrab disapa Bodrek.

Baca juga   Uji Adrenalin dengan Wahana Baru Zipline di Puncak Telomoyo

Di sisi lain, juga tampilan kesenian tradisional ini juga atas dorongan DPRD dan Pemkab Magelang melalui Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora).

“Kesenian tradisional yang ditampilkan juga bergantian, seperti Dayakan, Kubro, Gedruk, Soreng dan sejenisnya.” Seperti hari ini kita tampilkan Soreng,” imbuh Bodrek.

Ia menambahkan, penampilan kesenian tradisional ini mampu menarik kunjungan wisatawan ke Ketep Pass. Karena sebelumnya, pihak manajemen sudah mempromosikan, sehingga banyak yang tertarik.

Kesenian tradisional ini mampu menghibur wisatawan yang datang. Apalagi saat ini anak dibawah 12 tahun sudah boleh masuk ke objek Ketep Pass dengan didampingi orangtuanya.

Baca juga   Pemkot Yogya Lakukan Prosesi Jamasan Tombak Kyai Wijaya Mukti

“Karena Kabupaten Magelang sudah level 2 PPKM,” ujarnya.

Edward Alfian, Kabag Pemasaran dan Promosi Ketep Pass menambahkan, wisatawan yang datang selain dari wilayah Jateng sendiri, juga dari Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya, Cirebon dan lain sebagainya.

Senada, tampilnya kesenian tradisional mampu menarik kunjungan wisata. Karena dari wisatawan yang datang sebelumnya, banyak yang membagikannya di media sosial seperti instagram dan facebook.

Cuaca hujan ataupun panas tidak menyurutkan wisatawan untuk tetap menikmati keindahan alam Merapi Merbabu dibalut sajian seni tradisional.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Foto: humas/beritamagelang

Wisata

Mall dan Grand Artos Hotel Magelang Terima Sertifikasi ISO Standar Internasional
Komunitas VW Cabrio menjajal jelajah wisata lokal di Desa Nglobo. Kegiatan ini menjadi bagian dari program “Ayo Wayahe Dolan Nglobo” yang sedang digalakkan. (Foto: Dokumentasi Sedulur Art)

Wisata

Komunitas VW Cabrio Jelajah Wisata “Ayo Wayahe Dolan Nglobo”
Selama ini di Kota Yogya Pokdarwis yang dibentuk berbasis kemantren. Karena itu perlu segera dibentuk Pokdarwis di 45 kelurahan di Kota Yogya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Wisata

Maksimalkan Potensi Kampung Wisata, Pemkot Yogya Bentuk Pokdarwis Kelurahan
Wahana nonton bioskop secara Drive-in di Junkyard Borobudur. (Foto: humas/beritamagelang)

Wisata

Pertama di Magelang, Drive in Cinema, Nonton Film dari Dalam Mobil
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengapresiasi Kementerian PUPR atas selesainya pembangunan Concourse atau jalan menuju Candi Borobudur. (Foto: humas/beritamagelang)

Wisata

Wisatawan Wajib Tau, Naik Candi Borobudur Harus Pakai Sandal Upanat
Foto: Humas Pemkot Yogya

Wisata

Miliki Daya Tarik, Wisata Sungai Kian Dilirik
Setelah sukses menarik perhatian kaum milenial agar menyukai jamu, kini Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kampung Jamune Bu’e melakukan inovasi dengan melaunching Taman Edukasi. (Foto: MC Batang)

Wisata

Wujudkan Destinasi Wisata Terkoneksi, Kampung Jamune Bu’e Melaunching Taman Edukasi
Malioboro dengan wajah baru. Makin bersih dan molek pasca direlokasinya para PKL ke tempat baru di Teras Malioboro 1 dan Teras Malioboro 2. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Wisata

Makin Molek, Malioboro Masih Menjadi Magnet Wisata Yogya