Home / Peristiwa

Jumat, 25 Juni 2021 - 15:11 WIB

Tekan Covid-19, Temanggung Bentuk TRC Hajatan

Edy Cahyadi, Kepala Satpol PP dan Damkar Temanggung. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

Edy Cahyadi, Kepala Satpol PP dan Damkar Temanggung. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Temanggung – Meningkatnya angka kasus Covid-19 di Kabupaten Temanggung, disikapi serius oleh Satgas Covid-19. Salah satunya dengan membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) Hajatan, yang akan melakukan asistensi dan evaluasi di lapangan, dan menindak tegas jika nanti ditemui unsur pelanggaran.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Temanggung Edy Cahyadi mengatakan, penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan (prokes) sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, telah memiliki payung hukum, yakni Peraturan Bupati Temanggung Nomor 45 Tahun 2020. Bahkan saat ini untuk pengendalian ada cek list pemenuhan prokes kegiatan hajatan yang mengatur penyelenggaraan secara ketat.

“Cek list pemenuhan protokol kesehatan kegiatan hajatan itu ada 14 poin. Apabila nanti ditemui ada ketidaklengkapan, atau setidaknya dari 14 poin itu ada empat unsur yang tidak dipenuhi (pelanggaran), maka tim akan menghentikan kegiatan hajatan dimaksud. Kami akan mendatangi seluruh kegiatan hajatan di Kabupaten Temanggung dan akan melakukan asistensi serta evaluasi di lapangan. Bisa kami bubarkan bila tidak memenuhi standar prokes,” katanya, Kamis (24/6/2021).

Baca juga   Meriahkan JIBB 2021, Ratusan Warga Yogyakarta Membatik Dunia

Lebih lanjut dijelaskan, ada 14 poin yang harus dipenuhi dalam cek list hajatan antara lain, ada penjaga tamu/orang masuk cek suhu, pintu masuk dan keluar, ada unit tugas pencegahan Covid-19, menyediakan handsanitizer/tempat cuci tangan dengan jumlah yang cukup. Kemudian, ada petugas yang cukup di setiap pintu masuk dan keluar, terdapat media informasi protokol kesehatan, kapasitas tempat hajatan dengan rasio satu tamu berjarak satu meter.

Lalu, penataan kursi dengan jarak antara kursi satu meter, pengunjung memakai masker, pemeriksaan suhu tubuh, jaga jarak pengunjung. Kemudian, mengatur tentang penyajian makanan, kesesuaian jumlah undangan dengan proposal perizinan, dan terakhir penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah hajatan.

Baca juga   Akibat Banjir dan Longsor di Gayo Lues, Sejumlah Fasilitas Hancur Total, Kerugian Ditaksir Capai 500 Miliar

Disebutkan, dari data yang ada, mulai 23 hingga 27 Juni 2021 tercatat ada 66 hajatan yang digelar masyarakat di wilayah Kabupaten Temanggung. Hal itu menjadi atensi serius Tim Reaksi Cepat Hajatan.

Adapun untuk angka Covid-19 di Kabupaten Temanggung saat ini mencapai 425 kasus, dengan total terkonfirmasi 5.390.

“Satpol PP sebagai Satgas Covid-19 bidang Gakkumdis Protokol Kesehatan telah membentuk Tim Reaksi Cepat Hajatan, masing-masing tim 10 orang yang terdiri dari Satpol PP, TNI, dan Polri. Kami akan mendatangi keseluruh hajatan yang ada di Kabupaten Temanggung. Kami juga minta kerja sama semua pihak, termasuk lurah, camat, untuk memahami bahwa Temanggung saat ini sudah mengalami kenaikan kasus Covid,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Wakil Wali Kota Magelang KH M Mansyur di Pendopo Pengabdian kompleks rumah jabatan Wali Kota Magelang, Kamis (23/9/2021). (Foto: Humas Magelang)

Peristiwa

Baznas Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim Korban Covid-19 Magelang
Foto: Diskominfo Klaten

Peristiwa

Antisipasi Kejahatan Siber, Diskominfo Klaten Luncurkan Klatenkab CSIRT
Kepolisian Resort Temanggung mengawali pelaksanaan operasi Zebra Candi 2021 dengan apel gelar pasukan di halaman Mapolres setempat, Senin (15/11/2021). (Foto: MC.Temanggung/ai)

Peristiwa

Jelang Nataru, Polres Temanggung Gelar Operasi Zebra Candi 2021
Angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. 15 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar terdampak kejadian tersebut. Fenomena ini berlangsung pada Minggu (29/5/2022), pukul 13.26 WIB. Foto: BPBD Kabupaten Aceh Besar

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Kabupaten Aceh Besar, 15 Kecamatan Terdampak
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq melihat pelaksanaan vaksinasi perdana bagi pelajar. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Pekalongan)

Peristiwa

Vaksinasi Pertama bagi Remaja di Kabupaten Pekalongan
Bunga salak si mungil yang menjadi andalan petani salak nglumut di Kecamatan Sumbung Kabupaten Magelang. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Tradisi Mengawinkan Bunga Salak Petani Merapi
Ilustrasi prosesi pembagian pareden gunungan Garebeg Syawal Keraton Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/kratonjogja.id)

Peristiwa

Kepatihan Terima Pareden Gunungan, Bentuk Syukur dari Keraton Yogyakarta
Sambil gowes pagi dari Yogyakarta, Ganjar memantau vaksinasi massal yang digelar di beberapa titik di kawasan Candi Borobudur Magelang. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Banyak Event Besar, Vaksinasi di Kawasan Borobudur Dipercepat