Home / News

Jumat, 23 Juli 2021 - 21:49 WIB

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Kembali Galakkan Kampanye 5M Lebih Masif

Ilustrasi:nyatanya.com

Ilustrasi:nyatanya.com

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah pusat kembali menggalakkan kampanye 5 M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjahui kerumunan, dan mengurangi mobilitas) guna menekan lonjakan kasus Covid–19 di Indonesia.

Penerapan 5M secara disiplin akan mampu menjadi perlindungan diri yang sangat menentukan seseorang dapat terpapar Covid-19 atau tidak. Tidak terkecuali wilayah DIY, juga wajib menggalakkan kampanye 5M secara masif agar masyarakat semakin disiplin.

Perintah ini diterima langsung oleh Wagub DIY KGPAA Paku Alam X, Jumat (23/7/2021) secara daring bersama para pimpinan daerah se Jawa–Bali, dari Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Perintah penggalakkan kampanye ini diturunkan langsung oleh Menkomarivest Luhut Binsar Pandjaitan pada rakor Gerakan 5 M bersama kepala daerah se Jawa-Bali dan petinggi-petinggi negara yang lain.

Menurut Paku Alam , kampanye akan lebih efektif jika memakai metode pendekatan keyakinan. Atau bisa diartikan dilakukan oleh pemuka-pemuka agama yang ada di sekitar masyrakat. Kecenderungan masyarakat saat ini adalah lebih mengikuti apa yang disampaikan oleh pemuka agama yang dianut dan yang sering ditemui. Tentu jangkauan para pemuka agama ini jauh lebih luas dan mampu menyentuh pada sektor terkecil dari masyrakat.

Baca juga   PTUN Tolak Gugatan Warga Wadas, Pemprov Jateng Rangkul Semua Masyarakat

Selain itu, Paku Alam juga mengusulkan untuk melakukan pendekatan melalui budaya lokal atau local wisdom. Menurutnya, masuk dengan pendekatan ini akan lebih mudah diterima masyarakat karena lebih masuk akal.

“Saya rasa melalui metode ini masyarakat akan lebih mudah menerima, daripada dilakukan metode-metode yang terkesan memaksa. Pada dasarnya masyarakat terutama di DIY sangat patuh dan taat pada pemuka agama dan tokoh masyarakat,” kata KGPAA Paku Alam X.

Menteri Luhut pada kesempatan itu menegaskan, agar kampaye yang dilakukan secara masif ini tidak hanya sekedar ajakan. Namun Luhut juga meminta seluruh jajaran pemerintah untuk bisa menyediakan sarana dan prasarana.

Baca juga   Waspada! Varian Delta Mulai Ditemukan di Beberapa Wilayah Jateng

Luhut ingin ada distribusi APD berupa masker di masyarakat yang memang belum sadar untuk menerapkan masker. Selain itu juga menyediakan vitamin, dan obat-obatan melalui tangan TNI.

“Nanti kita bagikan juga ke masyarakat masker dan jangan sanitizer ya, tapi sabun cuci tangan. Cuci tangan ini kan jauh lebih efektif dari pada sanitizer kan. Jadi itu aja yang kita kasih. Nanti sehari bisa cuci tangan lebih dari 20 kali, biar lebih sehat, lebih bersih,” ungkap Luhut.

Luhut juga menyambut baik usulan Paku Alam untuk melakukan pendekatan agama. Untuk itu, pihaknya meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk memasifkan upaya bersama para tokoh agama. Melalui pendekatan ini, diharapkan penerapan pola hidup sehat 5M bisa dilakukan dengan baik oleh masyarakat. (*)

Share :

Baca Juga

Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda Jateng)

News

Jaga Pasokan Aman, Ganjar Bentuk Satgas Oksigen
Dengan menerapkan sistem digitalisasi pasar, para pedagang justru akan semakin dipermudah dalam melayani pembeli. (Foto: Diskominfo Batang)

News

Sudah Saatnya Pedagang Tradisional Masuki Digitalisasi Pasar
(ilustrasi: nyatanya.com)

News

Kasus Covid-19 di Magelang Tambah 410, Sembuh 266 Orang
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng

News

Satgas Jogo Tonggo Diminta Dorong Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma Konvalesen
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Kasus Covid-19 DIY Hari Ini: Sembuh 1079 Orang, Meninggal 18, Kasus Baru 353
Presiden Joko Widodo. (Foto: nyatanya.com/@jokowi)

News

Jokowi Resmi Tetapkan PPKM Darurat Jawa-Bali Mulai 3 Sampai 20 Juli 2021
Kapolres Magelang AKBP M Sajarod Zakun memeriksa kebdaraan saat apel Gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2021. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Polres Magelang Gelar Operasi Patuh Candi 2021
Ilustrasi vaksin Moderna. (Foto: istimewa)

News

Vaksinasi Dosis Ketiga bagi Nakes Jateng Dimulai Minggu Ini