Home / Peristiwa

Selasa, 28 Juni 2022 - 08:53 WIB

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Tim Gabungan Sisir Pasar Wadaslintang

Patroli terpadu menyisir peredaran rokok ilegal di Pasar Wadaslintang Wonosobo. Foto: Dikominfo Kab.Wonosobo

Patroli terpadu menyisir peredaran rokok ilegal di Pasar Wadaslintang Wonosobo. Foto: Dikominfo Kab.Wonosobo

NYATANYA.COM, Wonosobo – Tim Gabungan yang terdiri dari Bagian Perekonomian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Diskominfo, Polres, Bea Cukai Magelang menggelar patroli terpadu menyisir peredaran rokok ilegal di Pasar Wadaslintang Wonosobo.

Dijelaskan Kasi Pembinaan dan Penyuluhan Eko Widiyanto, hal serupa juga akan dilaksanakan di 15 Kecamatan di-Wonosobo.

Eko menekankan hasil penyisiran di Pasar Wadaslintang tidak ditemukan peredaran rokok ilegal, artinya Kecamatan Wadaslintang masuk zona aman. Pihaknya terus mendorong Tim Bea Cukai Magelang untuk lebih teliti dalam proses inteligen melalui media sosial.

“Setelah tadi kita lihat bersama, sementara ini memang di Kecamatan Wadaslintang belum kami temui penjualan rokok ilegal, tetapi saya meminta kepada Tim Bea Cukai Magelang terus melakukan pemeriksaan yang lebih teliti melalui media sosial,” tuturnya, Senin (27/6/2022).

Baca juga   Bea Cukai Kudus Musnahkan 8 Ton Rokok Ilegal Senilai Rp4,8 miliar

Ia berharap, penjual maupun pembeli untuk lebih berhati-hati dalam peredaran rokok ilegal, selain bertentangan dengan undang-undang juga peredarannya akan merugikan pendapatan negara.

Pada kesempatan yang sama, Seksi Penindakan dan Penyidikan P2 Magelang Nuryanto menyampaikan, masyarakat dituntut lebih memahami bagaimana perbedaan rokok bercukai resmi dan rokok ilegal.

Menurutnya, secara umum rokok yang resmi dilekati pita cukai berhologram sedangkan rokok ilegal hanya menggunakan hologram cetak (print).

Baca juga   Petugas Gabungan Gelar Operasi Cipta Kondisi Bulan Ramadan, Malioborobudur Jadi Sasaran Utama

“Saya berpesan agar masyarakat memahami betul perbedaan rokok resmi dan ilegal, tidak hanya di Wonosobo saja melainkan di Kabupaten Temanggung, Magelang, Purworejo juga demikian,”imbuhnya.

Nuryanto menambahkan, ada dua cara untuk mengecek perbedaan rokok ilegal, yaitu dengan pengamatan langsung tanpa alat bantu dan menggunakan alat bantu ultraviolet UV.

Resiko dan bahaya menjual dan menimbun rokok ilegal disebutkan dalam UU No 39 Tahun 2007, bagi pelanggar akan dikenakan hukuman pidana maksimal lima tahun dan membayar denda dua kali lipat dari nilai cukai yang dibayar.

(Dor/Eyv/N1)

Share :

Baca Juga

Pj. Bupati Kulon Progo Tri Saktiyana, saat meninjau lokasi bencana sekaligus menyalurkan bantuan di SMPN 3 Kokap, Senin (6/6/2022). Foto: MC Kab.Kulon Progo

Peristiwa

Pasca Tanah Longsor, Proses Belajar Mengajar SMPN 3 Kokap Tetap Berjalan
BNNP Sumatera Barat memusnahkan barang bukti narkotika jenis ganja kering seberat 80 kg di halaman Kantor BNNP Sumbar, di Padang, Senin (22/11/2021) dengan cara dibakar. (Foto:MC Padang/RA)

Peristiwa

BNNP Sumbar Musnahkan Barang Bukti Ganja Seberat 80 Kg
Wartawan yang bertugas di Kabupaten Batang mendapat kejutan dari Diskominfo Batang di Hari Pers Nasional 2022. (Foto: MC Batang)

Peristiwa

Peringati HPN 2022, Wisma PWI Dapat Kejutan dari Diskominfo Batang
Foto: Ist/MC Diskominfo Prov Jatim

Peristiwa

Koarmada II Turunkan Kapal Perang dan Personel, Bantu Korban Kapal Tenggelam di Selat Makassar
Polsek Kangean, Kabupaten Sumenep, mengamankan 100 botol minuman keras (miras) saat melakukan razia dalam rangka Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat), Senin (11/4/2022). Foto: MC Kab.Sumenep

Peristiwa

Polsek Kangean Amankan 100 Botol Miras Saat Razia Bersandi Operasi Pekat
Barang bukti tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM bersubsidi dari tersangka AD dan TY. (Foto: Dok. Polda DIY)

Peristiwa

Polda DIY Bongkar Penimbun BBM Bersubsidi di Sleman, Dua Tersangka Dibekuk
Setelah sempat satu arah dari selatan ke utara, mulai Selasa (22/2/2022) Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogya kembali mengubah skema lalu lintas Jalan Jagalan, yakni dari arah utara ke selatan. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Berlaku untuk Kendaraan Roda Empat, Jalan Jagalan Menjadi Satu Arah dari Utara ke Selatan
KGPAA Paku Alam X dan Prof. Drs. H. Pardimin, M.Pd., Ph.D., Rektor Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa usai penandatanganan MoU pengembangan kebudayaan. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Kadipaten Pakualaman dan UST Tandatangani Kerjasama Kembangkan Budaya DIY