Home / Peristiwa

Kamis, 9 September 2021 - 09:22 WIB

Telan Anggaran Rp84 miliar, Masjid Raya Baiturrahman Semarang Direnovasi

Masjid Raya Baiturrahman mulai direnovasi. (Foto: Diskominfo Jateng)

Masjid Raya Baiturrahman mulai direnovasi. (Foto: Diskominfo Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Masjid Raya Baiturrahman Semarang bakal tampil lebih menawan setelah proses renovasi mulai dilaksanakan. Nantinya, masjid yang berlokasi di sebelah barat Simpanglima itu selain nyaman juga memberi kesan aman bagi jemaah maupun pengunjung.

Kepala Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Permukiman Wilayah II (BPPW) Jawa Tengah Kementrian PUPR, Anggoro Putro menerangkan, renovasi Masjid Raya Baiturrahman dianggarkan Rp84 miliar. Pembangunannya ditargetkan selesai pada Agustus 2022 mendatang.

“Masjid Raya Baiturrahman adalah salah satu ikon Jawa Tengah, khususnya Semarang. Namun saat ini mengalami degradasi sehingga memerlukan revitalisasi,” ujarnya, Rabu (8/9/2021).

Namun, dalam penataannya pihaknya melibatkan Ahli Cagar Budaya karena Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 11.765 meter persegi itu merupakan bangunan Cagar Budaya yang harus dilindungi.

“Nantinya bangunan itu masih terjaga sebagai bangunan cagar budaya. Renovasi dilakukan untuk mempercantik komplek masjid. Seperti tempat wudlu, area service, ATM, plaza timur laut, plaza depan, plaza selatan, sekolah, kantor MUI, dan juga memperindah menara,” lanjutnya.

Bukan hanya itu, renovasi kali ini juga akan menambah area parkir berkapasitas 229 motor dan 54 mobil, taman lengkap dengan air mancur dan kolam serta pengamanan. Sehingga nantinya, pengunjung maupun jemaah selain nyaman dalam beribadah, juga merasa aman.

Baca juga   Dikunjungi Ganjar, Bidan Desa Parang Minta Ambulans Laut

Keberadaan Masjid Raya Baiturrahman, papar dia, akan lebih menyatu dengan Simpanglima. Sebab, pintu gerbang dan pagarnya dibuat lebih terbuka dan indah.

“Sesuai arahan Pak Gubernur Ganjar Pranowo pagar yang menghalangi masjid untuk dibongkar dan diganti yang lebih terbuka. Ini agar masjid lebih terlihat kemegahannya,” tuturnya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat mendukung program renovasi Masjid Raya Baiturrahman. Di antaranya mempermudah memberikan perizinan administrasi maupun pengamanan.

“Sangat membantu, terutama soal perizinan yang diperlukan dalam proses renovasi. Apalagi, Pak Ganjar ternyata punya cerita tersendiri dengan masjid itu,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, dengan dilakukan renovasi tersebut menjadikan Masjid Raya Baiturrahman sebagai tempat ibadah sekaligus wisata religi di Jawa Tengah.

“Nantinya, bisa difungsikan sebagai tempat kegiatan setingkat nasional bahkan internasional,” imbuhnya.

Sementara, Ketua MUI sekaligus Ketua Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman, KH Ahmad Darodji menuturkan, Masjid Raya Baiturrahman sudah menjadi ikon Jawa Tengah yang dibangun pada 1968 dan selesai 1974. Kemudian, dikembangkan dengan membuka sarana pendidikan, les bahasa Inggris dan Arab. Selain itu ada kursus mubalig dan kajian tafsir.

Baca juga   Ini Kabupaten/Kota di Jawa-Bali yang Masuk PPKM Level 4 dan 3 Terbaru

“Dulunya masjid ini menjadi ikon Jawa Tengah. Selesai dibangun tahun 1974, dan hanya bangunan masjid. Kemudian kami kembangkan ada sarana pendidikan dan les bahasa, kursus mubalig, dan kajian tafsir,” paparnya.

Menurut Darodji, renovasi yang dilakukan pemerintah merupakan langkah tepat karena masjid tersebut berada di kawasan strategis nasional.

“Masjid ini termasuk bangunan cagar budaya, sehingga nantinya akan dipercantik kawasannya. Ada taman dan kolam, menara diperindah, pagarnya juga diubah, dan lain sebagainya,” tambahnya.

Pihaknya berhadap, ke depan Masjid Raya Baiturrahman terus berkembang dengan membuka layanan konsultasi keluarga sakinah, kesehatan masyarakat, dan layanan lainnya.

“Harapannya juga banyak orang yang semakin nyaman dan aman dalam beribadah. Menciptakan filosofinya, orang yang berkunjung ke Simpanglima bisa langsung ke masjid, hatinya makin sumeleh. Untuk kapasitas jemaah sekitar lebih 4.000 orang. Semoga ini menjadi kebanggan warga Jawa Tengah dan menjadi wisata religi,” tandas Darodji. (*)

Share :

Baca Juga

Satgas SIMAK 24 Mergangsan siap melayani pasien sisoman di lingkungannya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Satgas SIMAK 24 Mergangsan Sediakan Logistik Warga Isoman
Bupati Klaten mengeluarkan instruksi, agar ASN jajarannya membeli beras Rojolele petani sendiri. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Bupati Klaten Instruksikan ASN Beli Beras Rojolele Petani
LBH dan DPRD DIY menggelar audensi di ruang Lobby Gedung DPRD Propinsi. FOTO: nyatanya.com/Prastyawan

Peristiwa

Diberhentikan Secara Sepihak, Dosen Unprok 45 Didampingi LBH Audensi ke DPRD DIY
Edotel Klaten mulai difungsikan sebagai tempat isolasi terpusat bagi ibu hamil dan menyusi. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Klaten Siapkan Tempat Isolasi Terpusat Khusus Ibu Hamil dan Menyusui
Selain Enrica dan Ahmad, para petugas upacara di Donohudan memang mengenakan pakaian sesuai protokol kesehatan, termasuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang menjadi inspektur upacara. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Pakai Hazmat Saat Kibarkan Bendera, Paskibraka: Jadi Tahu Beratnya Perjuangan Nakes
Tim Damkar Kota Yogyakarta membantu evakuasi mobil BPBD Kota Yogya yang terlibat kecelakaan. (Foto:nyatanya.com/@damkarjogja113)

Peristiwa

Iringi Ambulans Covid-19, Mobil BPBD Yogya Kecelakaan di Simpang Galeria
Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat mengikuti rakor bersama Marinves RI, Luhut Binsar Panjaitan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sragen)

Peristiwa

Sragen Terapkan PPKM Level 3, Pembatasan Tetap Dilakukan
Kegiatan vaksinasi di kampung untuk menyisir warga di lingkungan paling bawah yang belum mendapat suntikan vaksin Covid-19. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Vaksinasi Covid-19 Mulai Blusukan Masuk Kampung