Home / Peristiwa

Senin, 24 Mei 2021 - 21:31 WIB

Telur Nyamuk ber-Wolbachia Disebar di Sleman, Ini Maksudnya

Pemkab Sleman meluncurkan program Si Wolly Nyaman. Foto: nyatanya.com/istimewa

Pemkab Sleman meluncurkan program Si Wolly Nyaman. Foto: nyatanya.com/istimewa

NYATANYA.COM, Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman meluncurkan secara resmi program pengendalian Dengue (DBD) dengan menerapkan teknologi nyamuk ber-Wolbachia (Si Wolly Nyaman) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.

Peluncuran tersebut ditandai dengan penyerahan ember berisi telur nyamuk ber-Wolbachia oleh Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo kepada Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.

Kegiatan peluncuran program Si Wolly Nyaman tersebut dikemas dalam kegiatan Talkshow yang juga mengundang sejumlah narasumber diantaranya, Direktur Regional WMP Global, Dr. Claudia Surjadjaja, Project Leader WMP Yogyakarta, Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc, MPH, Ph.D, dan Ketua Yayasan Tahija, Trihadi Saptoadi.

Baca juga   ‘Vaksinasi Wisata’ bagi Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Digelar di Jogja Bay

Dalan kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Sleman joko Hastaryo menyampaikan bahwa implementasi program tersebut melalui sejumlah tahapan meliputi pelatihan, sosialisasi, pendataan orang tua asuh, penitipan ember yang berisi telur nyamuk ber-Wolbachia pada orang tua asuh, monitoring populasi nyamuk, hingga penarikan ember telur.

Lebih lanjut, Joko memaparkan ada sebanyak 22.323 lokasi di wilayah Sleman yang nantinya akan menjadi tempat peletakkan ember berisi telur nyamuk ber-Wolbachia.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan bahwa Diluncurkannya Program Si Wolly Nyaman tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah terhadap kesehatan warga Sleman.

Baca juga   Kapolres Magelang Sosialisasi Bahaya Narkoba Kepada Siswa Taruna Nusantara

“Manfaat program ini untuk mengurangi kasus penularan lokal DBD di Sleman, minimal sampai 50%,” Katanya.

Kustini menyebut kerjasama Sleman dalam pelaksanaan program tersebut dimulai sejak awal penelitian WMP Yogyakarta, ditandai pelepasan nyamuk skala kecil di Dusun Kronggahan dan Nogotirto pada 2014. Dari hasil penelitian tersebut, didapatkan keberhasilan dengan efikasi 77 persen. Berdasarkan hal tersebut, Kustini berharap keberhasilan program tersebut juga akan dirasakan manfaatnya oleh warga Sleman. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat sidak ke Pasar Darurat dan Pasar Baru Kedungwuni.(Foto:nyatanya.com/Dinkominfo Pekalongan)

Peristiwa

Hari Ke-3 PPKM Darurat, Warga Semakin Tertib
Bupati Klaten Sri Mulyani melakukan penyemprotan disinfektan di area publik. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Klaten)

Peristiwa

Bupati Klaten Sri Mulyani Turun Langsung Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Ganjar Pranowo dan istri saat mengunjungi Parang, pulau terluar di Jawa Tengah. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Dikunjungi Ganjar, Bidan Desa Parang Minta Ambulans Laut
Aparat di Kecamatan Grogol Kabupaten SUkoharjo makin gencar lakukan operasi yustisi. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sukoharjo)

Peristiwa

PPKM Level 4, Aparat Grogol Intensifkan Operasi Yustisi
Vaksinasi bagi pelaku UMKM yang digelar di JEC. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Vaksinasi Bagi Pelaku UMKM dan Koperasi Digelar di JEC
Warga di Desa Jepang antusias mengikuti vaksinasi. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Inovatif, di Desa Jepang Vaksinasi Dapat BLT
Terminal Tipe A Kota Pekalongan terpantau sepi penumpang. (Foto: Diskominfo Kota Pekalongan)

Peristiwa

Sepi Penumpang, Operasional Terminal Pekalongan Tetap Berjalan
Bupati Sleman bersama Kabinda DIY melihat langsung vaksinasi di SMP N 4 Pakem (Foto: nyatanya.com/ahmad zain)

Peristiwa

Kabinda DIY dan Bupati Sleman Tinjau Langsung Vaksinasi Pelajar