Home / Peristiwa

Kamis, 12 Agustus 2021 - 17:04 WIB

Tembakau 18.519 Hektare Temanggung Siap Dipanen

Petani Temanggung siap panenn raya tembakau. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Petani Temanggung siap panenn raya tembakau. (Foto: Diskominfo Temanggung)

NYATANYA.COM, Temanggung – Sekitar 18.519 hektare luas tanaman tembakau pada 2021 siap untuk dipanen. Lahan tersebut tersebar di 19 kecamatan.

Kabid Hortikultura dan Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, Anggit Triwahyu Widodo mengatakan, luas tanaman tembakau siap panen tersebut, baik yang ditanam di tegalan maupun persawahan. Tanaman itu tersebar di 19 kecamatan dari 20 kecamatan yang ada.

“Hanya Kecamatan Bejen yang tidak ada tanaman tembakau,” katanya, Selasa (10/8/2021).

Dikemukakan olehnya, varietas yang ditanam untuk Kemloko seluas 7.999,21 hektare atau 43,19 persen, Mantili/Boyolali seluas 5771,84 hektare (31,27 persen) dan varietas lain seperti Ganung, Bat, Manila dan Sampurna seluas 4.478,36 hektare (25,64 persen).

Baca juga   Wawali Lantik Pengurus Baru Forum Kerukunan Umat Beragama Kelurahan Bener

Anggit mengatakan, lahan tembakau tembakau berada di Kecamatan Bulu yang mencapai 2.419 hektare, disusul Kecamatan Ngadirejo 2.312 hektare, Kecamatan Kledung 2.172 hektare, sedangkan di kecamatan lainnya di bawah 2.000 hektare.

Berdasarkan proyeksi, produktivitas lahan tembakau mencapai 0,7 hingga 0,8 ton per hektare. Dengan luasan tersebut produksi tembakau di Kabupaten Temanggung tahun ini sekitar 12.963 ton hingga 14.815 ton.

“Pada awal Agustus ini, daerah yang sudah panen tembakau di kawasan Gunung Prau seperti Kecamatan Tretep dan Wonoboyo, karena di wilayah tersebut tanam tembakaunya lebih awal, kemudian nanti disusul di kawasan Gunung Sindoro dan Sumbing,” terangnya.

Baca juga   Paripurna ke-4 DPRD, Seluruh Fraksi Menerima dan Menyetujui Raperda Kota Surakarta

Petani di Kabupaten Temanggung berharap hasil panen tembakau pada 2021 ini bisa terserap semua oleh pabrik rokok.

Petani tembakau warga Kecamatan Kledung, Setyo (40) mengatakan, panen tembakau telah mencapai totol C dengan harga kisaran Rp60 ribu di tingkat petani, namun berdasar informasi telah ada totol D. Meskipun di masa pandemi Covid-19, ia berharap hasil panen tembakau tahun ini bisa terserap semua dengan harga tinggi.

“Kami berharap gudang perwakilan pabrik rokok di Temanggung bisa membeli semua hasil panen tembakau petani Temanggung,” ujar Setyo. (*)

Share :

Baca Juga

Pemkab Kudus salurkan beras bantuan PPKM kepada 25 desa di Kecamatan Kota. (Foto: Diskominfo Kudus)

Peristiwa

Kudus Salurkan 37.111 Paket Bantuan Beras PPKM
Peringatan Hari Lansia ke-25 di Hotel LPP Convention Yogyakarta.(Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

Peristiwa

DIY Optimalkan Potensi Lansia Berdaya
Gelar vaksinasi di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri. (Foto: Diskominfo Wonogiri)

Peristiwa

Percepat Vaksinasi, Pemkab Wonogiri Sediakan 10 Ribu Dosis Vaksin Moderna
Audiensi KNKT bersama jajaran Dinas Perkimhub Kabupaten Wonosobo, serta pemangku kebijakan di wilayah Kertek tentang pengalihan arus lalu lintas menuju benteng takeshi. (Foto: Diskominfo Wonosobo)

Peristiwa

Sempat Pro Kontra, Warga Kertek Akhirnya Menerima Rekomendasi KNKT Perihal “Benteng Takeshi”
Bupati Klaten, Sri Mulyani bersama Forkopimda dan sejumlah kepala OPD melakukan pengecekan ke GOR Gelarsena. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

GOR Gelarsena Klaten Siapkan 101 Bilik untuk OTG Laki-Laki
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta Tri Karyadi saat melihat produk IKM setempat. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

1.126 UKM Yogya Terima Bantuan Produktif Usaha Mikro
Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM bersama Wakil Bupati, Drs H Agus Santosa melalukan “ground breaking” pembangunan Gedung Mal Pelayanan Publik. (Foto: Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Pemkab Sukoharjo Bangun Mal Pelayanan Publik
Ganjar Pranowo melihat langsung KRI dr Soeharso sandar di Semarang. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Jateng Dapat Pasokan Oksigen dari KRI dr Soeharso