Home / News

Jumat, 3 September 2021 - 09:33 WIB

Terus Gencarkan Vaksinasi, Upaya Pemkot Yogya Tekan Kasus Covid-19

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan bahwa Pemkot telah membuka 4 sentra vaksinasi, yakni di PDAM Tirtamarta, XT Square, SMAN 7, dan BPD DIY demi menekan kasus Covid-19. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan bahwa Pemkot telah membuka 4 sentra vaksinasi, yakni di PDAM Tirtamarta, XT Square, SMAN 7, dan BPD DIY demi menekan kasus Covid-19. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemkot Yogyakarta terus berkomitmen dalam menekan kasus Covid-19 di Kota Yogya. Berbagi upayapun terus dilakukan seperti menggencarkan upaya vaksinasi.

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan bahwa Pemkot Yogya telah membuka 4 sentra vaksinasi, yakni di PDAM Tirtamarta, XT Square, SMAN 7, dan BPD DIY.

“Kita juga terus mengupayakan agar utamanya para lansia dan seluruh pelajar di Kota Yogyakarta semuanya segera memperoleh vaksinasi, karena yang paling rentan terkena Covid-19 dan meninggal adalah para lansia dan penyandang komorbid tertentu,” jelasnya, Kamis (2/9/2021).

Vaksinasi bagi pelajar terus digenjot juga untuk menyiapkan agar pembelajaran tatap muka, tak sampai disitu, vaksinasi juga dilakukan di 18 Puskesmas, 13 Rumah Sakit, dan 2 klinik seluruh Kota Yogya.

Selain sentra vaksinasi yang sudah dibuat, lanjutnya, Pemkot Yogya juga bekerja sama dengan Karang Taruna, pengurus RT dan RW, dengan terjun langsung di masyarakat untuk menjaring warga yang mendapatkan vaksinasi, agar dapat segera terdaftar dan mendapatkan layanan vaksinasi.

Saat ditanya bagaimana cara mendapatkan vaksin, orang nomor satu di Kota Yogyakarta ini mengungkapkan Pemkot menyediakan vaksinasi bagi warga Kota Yogyakarta maupun yang ber-NIK luar kota dapat mendaftarkan melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS).

Baca juga   Pemkot Magelang Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia

“Caranya sangat mudah, peserta vaksin hanya tinggal membuka aplikasi JSS atau vaksinasi jogjakota.go.id dan mengikuti panduan yang ada disana,” bebernya.

Upaya selanjutnya yang dilakukan adalah menentukan one gate system.

“Kita mulai terapkan semua pengendara bus dan angkutan umum wajib ke Terminal Giwangan. Kita mulai pekan depan dicoba dulu tujuannya untuk mengecek setiap warga luar kota yang masuk apakah sudah vaksin atau belum, atau juga surat keterangan negatif tes Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya, pihaknya secara perlahan akan menetapkan kawasan-kawasan wajib masker dan wajib vaksin.

“Beberapa waktu lalu adalah kawasan Malioboro dan Stasiun Tugu, dan hari ini Balaikota juga kita canangkan sebagai kawasan wajib vaksin wajib masker,” jelasnya.

Untuk menjaga terjadinya kerumunan wisatawan di kawasan Malioboro, Pemkot Yogya telah membagi Malioboro ke dalam empat area, di mana setiap kawasan telah ditetapkan batasan jumlah pengunjung memanfaatkan QR Code.

Baca juga   Penuhi Kebutuhan Pasien, Pemkab Bantul Luncurkan Generator Oksigen

“Pada satu sisi, kami bersyukur bahwa pariwisata dan dunia usaha Kota Yogyakarta dapat kembali menggeliat. Tetapi pada sisi lainnya, seiring di Kota Yogyakarta mulai ada pelonggaran secara berkala, melihat perkembangan kondisi terbaru, kita masih tetap memberikan perhatian pada penerapan protokol kesehatan 5M dan tetap dalam kehati-hatian dalam mengambil kebijakan, “ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Walikota juga mengungkapkan bahwa secara garis besar kondisi kasus Covid-19 masyarakat membaik.

“Kita bisa melihatnya dari adanya tren penurunan kasus positif dan kasus meninggal yang terus turun, dari hari ke hari,” katany.

Contohnya untuk kasus positif baru per hari Rabu, 1 September 2021 kemarin ada 33 kasus, kasus sembuh atau selesai isolasi 72 kasus, sementara yang meninggal Nihil.

“Ini jauh menurun dari puncaknya kasus Covid-19 pada bulan Juli 2021, yang sehari bisa kasus baru sampai 700 kasus, dan yang meningggal dalam satu hari bisa sampai 18-20 orang,” beber Haryadi. (*)

Share :

Baca Juga

(ilustrasi:nyatanya.com)

News

Hari Ini, Zona Hitam di DIY Tak Lagi Kota Yogya
Bertemu Ganjar Pranowo, Wafa mengaku senang karena bisa kembali bersekolah. (Foto: Humas Jateng)

News

Bertemu Ganjar, Wafa Senang Bisa Kembali ke Bersekolah
Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

News

Pemda DIY Salurkan Dana Hibah Rp16,45 M untuk Koperasi
Vaksinasi yang digelar alumni AKPOL angkatan 1995 eks yon Patriatama di halaman parkir Unit Teater dan Pentas Ramayana Prambanan. (Foto: media_twc)

News

Vaksinasi Pelajar dan Pelaku Wisata di Prambanan Targetkan 3.000 Dosis
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Terus bertambah, Sembuh Covid-19 DIY Hari Ini 2.816 Orang
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Kasus Baru Covid-19 di Magelang Tambah 36 Pasien, Meninggal 3 Orang
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi saat pers conference di Klaten. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

News

Kapolda Jateng Minta Perketat Pintu Penyekatan Masuk Klaten
Tak cuma penyekatan di ruas jalan utama, Pemkot Yogya juga minta akses kampung utamanya yang masuk zoma merah juga harus dibatasi. (Foto: agoes jumianto)

News

Pemkot Minta Akses Masuk Kampung Zona Merah Dibatasi