Home / News

Jumat, 16 Juli 2021 - 17:19 WIB

Terus Tambah Rumah Sakit Lapangan, Pemda Ajak Warga Tingkatkan Disiplin

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie, mengajak kepada warga Yogya untuk meningkatkan kesadaran diri dan disiplin dalam melaksanakan PPKM Darurat.

“Seberapapun banyak rumah sakit yang disediakan, tidak akan mampu kalau di hulu tetap tidak ada intervensi yang dimulai dari diri sendiri, kalau kedisiplinan dari diri kita sendiri itu tidak dilakukan,” ungkapnya kepada wartawan dalam zoom meeting, Kamis (15/7/2021).

Diinformasikan bahwa untuk saat ini angka Bed Accupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit (RS) rujukan di Yogyakarta sudah mencapai lebih dari 95%. Dengan keterisian atau BOR yang 95% tentu saja Pemerintah mengambil sikap untuk merelaksasi tempat tidur, untuk memperbanyak tempat tidur.

Diawal, Pemerintah telah mengambil langkah dengan cara mendirikan tenda-tenda yang terisi tempat tidur di halaman rumah sakit-rumah sakit Pemda DIY.

Tujuan didirikannya tenda-tenda tersebut adalah untuk memdekatkan pasien kepada pemberi pelayanan kesehatan. Cara ini dinilai efektif namun sesaat, tidak untuk kemudian seterusnya. Oleh karena itu, saat ini Pemerintah menyiapkan shelter-sheter yang nantinya akan dikembangkan menjadi Rumah Sakit Lapangan.

Baca juga   Siswa SMP di Temanggung Mulai Divaksin Covid-19

“Sesuai informasi yang disampaikan oleh Pak Sekda, Rumah Sakit Lapangan harus ada Rumah Sakit pengampunya,” jelas Pembajun.

Dalam hal ini, RS pengampu berperan sebagai pembina yang bertujuan supaya RS Lapangan ini dikelola dengan baik.

“Kemudian untuk mengantisipasi hal-hal yang bersifat urgent, kritis, maka para dokter di RS pengampu ini nantinya yang akan langsung turun menangani masalah yang ada di RS Lapangan yang diampu,” ungkapnya lagi.

Ada beberapa lokasi yang rencananya akan dijadikan RS Lapangan, diantaranya ada di UGM yang akan dikelola oleh Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM. Tiga tempat di UGM yaitu, UC, Wisma Kagama, dan Wisma Karang Gayam dengan kapasitas 500 tempat tidur (TT). Ketiga tempat tersebut sementara menjadi shelter dan akan terus dikembangkan menjadi RS Lapangan yang nantinya akan dikelola oleh RSA UGM sebagai RS pengampunya.

Baca juga   Hari ini 16 warga Kecamatan Secang Magelang Meninggal Covid-19

Selain UC, Wisma Kagama , dan Wisma Karang Gayam, ada pula RS yang akan diresmikan yakni RS Respati dengan kapasitas 50 TT dan RSI Yogyakarta PDHI sebagai RS pengampu. Begitu pula dengan Balai Diklat PU di Ngeksigondo dengan kapasitas sekitar 100 TT, bekerjasama dengan RS Bhayangkara. Dan masih ada tambahan, asrama UNY, dan Rusun BPWS ada 68 kamar.

Adapun terkait dengan petugas tenaga kesehatan (nakes), untuk RS lapangan Pemda DIY merekrut sejumlah relawan (nakes), terutama dari asosiasi institusi pendidikan kesehatan. Mahasiswa tingkat akhir di institusi pendidikan tenaga kesehatan bisa dimobilisasi untuk menjadi relawan nakes, yang ditugaskan merawat pasien dengan gejala ringan atau sedang. (*)

Share :

Baca Juga

ibran Rakabuming Raka saat meninjau serbuan vaksinasi di Keraton Surakarta. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

News

Terus Gencarkan Vaksinasi, Gibran Berharap Sektor Pariwisata Segera Pulih
PMI Kabupaten Klaten menyampaikan klarifikasi terkait informasi pejabat Pemerintah Kabupaten Klaten yang mendapatkan vaksin Covid-19 dosis ketiga. (Foto: Diskominfo Klaten)

News

PMI Bantah Beri Vaksin ke Pejabat Pemkab Klaten
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Total Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Mencapai 21.562 orang
Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

News

Maksimalkan Pengecekan Penumpang, DIY Minta Pusat Naikkan Kelas KKP Bandara
Ilustrasi BST. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

News

BST Cair! Cek Siapa Tahu Anda Salah Satunya yang ‘Kecipratan’ Rp300.000/bulan
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Lima Warga Mertoyudan Terkonfirmasi Positif Covid-19
Rachmawati Soekarnoputri bersama Sandiaga Uno. (Foto:nyatanya.com/@sandiuno)

News

Berita Duka! Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia
Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kota Pekalongan telah menggelar tes antigen acak di sejumlah wilayah. (Foto: Diskominfo Pekalongan)

News

Okupansi TT RS Turun, Pekalongan Masuk PPKM Level 2