Home / News

Senin, 26 Juli 2021 - 18:38 WIB

‘Testing’ Jateng Lampaui Standar WHO, Ganjar Minta Terus Digenjot

Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Upaya tracing dan testing di Jawa Tengah terus digenjot dalam penanganan Covid-19. Meski testing Jateng sudah tinggi dan di atas target yang ditetapkan WHO, namun Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo masih belum puas.

“Testing kita dari data yang dimiliki sudah tinggi. Di minggu ke-28 testing kita sudah di angka 103.674 (sampel). Ini sudah tinggi, sudah di atas WHO. Tapi kalau kondisi kasusnya tinggi seperti ini, masih kurang menurut saya,” kata Ganjar, usai memimpin rapat penanganan Covid-19 di Kantor Gubernur, Senin (26/7/2021).

Untuk itu, pihaknya sudah memerintahkan seluruh bupati/ wali kota untuk meningkatkan tracing dan testing. Beberapa daerah sudah bagus, tapi ada yang masih rendah.

“Hasil testing dan tracing terendah itu Wonogiri. Makanya tadi saat rapat, saya kontak langsung bupatinya, dan sekarang sudah digenjot. Mereka minta bantuan peralatan dan segera kami penuhi,” jelasnya sebagaimana dikutip dari situs resmi Pemprov Jateng.

Baca juga   BMKG: Waspada Bencana Multisektor Akibat La Nina di Pergantian Tahun

Per hari ini, lanjut Ganjar, tracer dari TNI/Polri akan diturunkan. Sehingga ia berharap itu bisa menguatkan surveilans yang sudah bekerja di lapangan. Diakui, proses tracing dan testing di lapangan berjalan tidak mudah. Dia mendapat laporan dari kades/ lurah saat Rembug Desa, bahwa mencari orang yang berhubungan erat jika ditemukan satu kasus positif tidak gampang.

“Maka yang sering dilakukan adalah, yang dites keluarga terdekat saja. Kalau hanya dua sampai tiga orang yang dites, itu kurang buat saya. Maka sekarang metode dan metodologinya diubah, dengan cara menggandeng tokoh yang dipercaya agar masyarakat mau di-tracing dan di-testing,” ucapnya.

Baca juga   Edan! Guru SD Swasta di Yogyakarta Cabuli 15 Muridnya, Diajari Bikin Konten Open BO

Selain meningkatkan tracing dan testing, Ganjar juga meminta seluruh kabupaten/ kota meningkatkan vaksinasi. Saat ini, capaian vaksinasi untuk Jateng belum terlalu tinggi karena memang stok vaksin kurang.

“Makanya tadi kabupaten/ kota teriak-teriak semua, kapan dapat vaksin. Hari ini kita dapat kiriman 27.000 vial vaksin Astrazeneca. Maka tadi saya tawarkan dan semua mau. Apa saja vaksinnya siap,” jelasnya.

Beberapa daerah, lanjut Ganjar, memang kekurangan vaksin. Bahkan ada yang sampai nol vaksin dosis pertama.

“Tadi laporannya yang sudah nol Kendal, maka saya minta segera ambil hari ini. Daerah lainnya juga masih tipis. Ini yang jadi perhatian kita agar nanti kami berupaya terus mendapatkan tambahan vaksin,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Vaksinasi massal dalam upaya pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) secara nasional mulai dilakukan Kementerian Pertanian. Foto: InfoPublik/Kementan

News

Vaksinasi PMK Nasional Dimulai dari Jawa Timur
Wakil Ketua MPR RI, Dr. Ahmad Basarah, S.H., M.H. Foto: Ist/Tribratanews

News

Wakil Ketua MPR RI Apresiasi Polri Gerebek 19 Kasus Perjudian di Malang
Guguran awan panas yang terjadi pada Jumat (18/6/2021) pukul 23.52 WIB. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Hingga Semalam, Merapi 3 Kali Luncurkan Awan Panas
Foto: BPMI Setpres

News

Ini Lima Instruksi Presiden Terkait Pemilu 2024
Banjir yang merendam salah satu rumah warga di wilayah Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, pada Senin petang (17/1/2022). Tiga desa atau kelurahan di tiga kecamatan terdampak banjir setelah guyuran hujan lebat. (Foto: BPBD Kabupaten Jember)

News

Sebanyak 45 Rumah Warga Jember di Tiga Desa Terendam Banjir
Foto: Istimewa/Dok PUPR

News

Relokasi Rumah Warga Korban Gempa Cianjur, PUPR Siapkan Konsep ‘Built Back Better’
Foto: Ilustrasi/Kominfo

News

Bersama Grab dan Good Doctor, Pemda DIY Kembali Gelar Vaksinasi Massal
Presiden Joko Widodo meninjau Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (5/10/2022). Foto: BPMI Setpres

News

Presiden Minta Tata Kelola Persepakbolaan Dibenahi Secara Menyeluruh