Home / Peristiwa

Senin, 18 Juli 2022 - 14:06 WIB

Tiga Bocah di Surabaya Terekam CCTV Curi 3 Pasang Sandal Jepit Merek Fipper

Rekaman CCTV yang menunjukkan aksi bocah mencuri sandal di Kedinding Tengah, Surabaya, Minggu (17/7/2022). Foto: Ist/selalu.id

Rekaman CCTV yang menunjukkan aksi bocah mencuri sandal di Kedinding Tengah, Surabaya, Minggu (17/7/2022). Foto: Ist/selalu.id

NYATANYA.COM, Surabaya – Tiga bocah laki-laki terekam CCTV saat sedang mencuri tiga pasang sandal jepit di salah satu rumah warga Kedinding Tengah, Surabaya, Minggu (17/7/2022). Kejadian ini berlangsung sekira pukul 02.00 WIB dini hari.

Berdasar keterangan pemilik rumah yang bernama Anggi (25), sandal jepit yang dicuri oleh tiga bocah tersebut bukan sandal jepit yang ada di pasaran. Sandal jepit tersebut bermerek Fipper dengan harga di kisaran Rp100 ribu keatas.

“Pencurian sudah dua kali, sebelumnya bulan Januari tanggal 12 sandal yang sama. Nah, hari ini Minggu (17/7/2022), ada tiga pasang sandal yang sama pula itu diambil,” kata Anggi, saat ditemui selalu.id.

Anggi juga heran dengan aksi bocah-bocah tersebut. Mereka hanya mengincar sandal jepit dengan merek itu, padahal di sekitaran halaman terdapat barang-barang lain dengan nilai yang lebih mahal.

Baca juga   Garuda Indonesia Mulai Layani Penerbangan Umrah dari Surabaya
Rekaman CCTV yang menunjukkan aksi bocah mencuri sandal di Kedinding Tengah, Surabaya, Minggu (17/7/2022). Foto: Ist/selalu.id

“Yang dicuri sandal jepit merek fipper. Yang pertama dicuri hanya satu pasang. Hari ini tiga pasang yang dicuri,” jelasnya.

Anggi menceritakan kronologi tiga bocah tersebut, saat mencuri tiga pasang sandal jepitnya. Melalui CCTV, terlihat tiga bocah tersebut sedang memantau rumah pemilik.

“Ada satu anak yang melintas didepan pintu pagar. Terus kembali lagi, posisi pagar juga dikunci,” ujar Anggi.

Awalnya, mereka berusaha mengambil sandal jepit menggunakan kayu. Namun, justru gagal, karena kayu tersebut tidak berhasil menyentuh sandal.

“Ambil kayu gak nutut (sampai), lalu naik ke pagar,” ucapnya.

Dalam rekaman CCTV terlihat satu bocah nekat manjat pagar, sedangkan, dua anak lain menunggu diluar pagar.

Saat bocah tersebut berhasil memasuki halaman rumah, langsung melancarkan aksinya mengambil tiga pasang sandal jepit.

Baca juga   Koko Cici Jatim Diharapkan Jadi Role Model Generasi Muda

“Pelaku naik pagar, ia ambil di rak sandal dan yang satu dibawah jendela. Sekaligus tiga pasang sandal yang sama. Lalu ia menyerahkan sandal itu kepada dua temannya yang di luar pagar,” jelasnya.

Sepertinya bocah-bocah tersebut menginginkan sandal bermerek mahal itu untuk dipakai sendiri. Mereka mengambil hanya sandal yang berukuran kecil saja, sedangkan yang berukuran besar ditinggalkan.

“Yang pertama satu sandal ukuran kecil, ngasih ke teman, ambil lagi yang warna beda kasih ke teman kedua. Kemudian satu pasang ia ambil lagi,” tuturnya.

Anggi mengaku saat tiga anak tersebut melakukan aksinya. Kondisi lingkungan rumahnya dalam keadaan sepi dan penghuni rumah masih keadaan tidur. Ia menyadari saat dipagi hari, sandal mereka telah hilang.

“Baru sadar tadi pagi, kok sandal gak ada, sampai penghuni rumah tuduh-tuduhan,” terangnya.

(Ade/SL1/N1)

Share :

Baca Juga

Bupati Batang Wihaji meminta Kongres Anak Batang (KAB) IV yang digelar Forum Anak Batang (Fanta) menghasilkan rekomendasi yang diberikan kepada pemerintah daerah. (Foto: MC Batang)

Peristiwa

Bupati Batang Minta Kongres Anak Hasilkan Rekomendasi untuk Pemda
Workshop Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #6 di Hotel The Alana Malioboro. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Wayang Jogja Night Carnival #6 Digelar dengan Prokes Ketat
Narasumber saat memberikan materi seputar tata kelola keuangan syariah kepada jamaah Masjid Khoirul Ummi, Tamantirto. (Foto: istimewa

Peristiwa

Edukasi Keuangan Syariah Penting Ditingkatkan
Dalam sepekan, RCTD Cawas bisa enam sampai tujuh kali melakukan operasi tangkap tawon atau OTT. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Hati-hati Lur, Musim Hujan Tawon Vespa Merebak
Polda DIY menetapkan 41 orang sebagai tersangka yang berhasil ditangkap dalam Operasi bersandi Curat Progo 2022. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Operasi Curat Progo 2022, Polda DIY Tetapkan 41 Tersangka dari 39 Kasus
Penanaman bibit kopi jenis arabika oleh Kelompok Tani Tumpangsari dan Komunitas Pelaku Kopi Magelang Yogyakarta di lereng Merapi. (Foto: humas/beritamagelang)

Peristiwa

8.000 Bibit Kopi Arabika Ditanam di Lereng Merapi
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, S.I.K. memberikan keterangan pers. Foto: Ist/Tribratanews

Peristiwa

Terlibat Judi Online, Tiga Oknum PNS Dicokok Tim Cyber Polda Sulteng
Ilustrasi pelaku ekonomi sudah diizinkan membuka lapaknya selama PPKM Level 4. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Yogya Izinkan Pelaku Ekonomi Buka Selama PPKM Level 4