Home / News

Kamis, 1 Juli 2021 - 22:11 WIB

Tiga Kali Awan Panas Gunung Merapi Meluncur ke Arah Barat Daya dan Tenggara

Penampakan Gunung Merapi pukul 07.35 WIB dilihat dari pos Panguk. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

Penampakan Gunung Merapi pukul 07.35 WIB dilihat dari pos Panguk. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali melaporkan aktivitas Gunung Merapi, Kamis (1/7/2021). Dimana kembali terjadi awan panas guguran Merapi pada pukul 01.44 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi 70 detik. Estimasi Jarak luncur 1.000 m ke arah tenggara, visual berkabut.

Awan panas guguran berikutnya terjadi pukul 06.39 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 22 mm dan durasi 125 detik. Estimasi jarak luncur 1.300 m ke arah barat daya.

Baca juga   DIY Siapkan Pembukaan Sektor Non Esensial
Penampakan Gunung Merapi pukul 06.39 WIB dilihat dari pos Babadan2. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

Satu jam kemudian, yakni pukul 07.35 WIB awan panas guguran Merapi tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 73 detik. jarak luncur 900 m ke arah tenggara.

BPPTKG juga merilis seluruh aktivitas Gunung Merapi yang terjadi sepanjang hari Rabu (30/6/2021), dimana dilaporkan 17 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 1.500 m mengarah ke tenggara dan barat daya dan 10 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.800 m ke arah tenggara dan barat daya.

Baca juga   PPKM Darurat, 269 Tempat Usaha Non-esensial Ditutup Paksa

“Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan,” demikian imbauan tertulis BPPTKG. (N1)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Terus bertambah, Sembuh Covid-19 DIY Hari Ini 2.816 Orang
Ilustrasi swab PCR. (Foto:Halodoc)

News

Biaya Swab PCR Turun, Kualitas Hasil Dijamin Sama
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

27 Warga Mertoyudan Positif Covid-19
Menurut Haryati, bahan pangan yang mengalami fluktuasi harga di antaranya adalah cabai rawit dan minyak goreng. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Pekalongan)

News

Jelang Idul Adha, Stok Pangan Dipastikan Aman
Petugas Satpol PP Kota Yogyakarta memeriksa peserta SKD CPNS Pemkot Yogyakarta pada tahun 2020 sebelum masuk ruang tes. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Pemkot Yogya Gelar Tes SKD CPNS PPPK, Ini Tanggalnya
Rachmawati Soekarnoputri bersama Sandiaga Uno. (Foto:nyatanya.com/@sandiuno)

News

Berita Duka! Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia
(nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Varian Delta Masuk Yogya, Puluhan Terpapar Termasuk Anak-anak
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Sembuh Covid-19 DIY Kembali Bertambah 2.311 Orang