Home / News

Sabtu, 4 Juni 2022 - 19:20 WIB

Tiga Nama Ini Dominasi Posisi Capres Pemilu 2024 dalam Survei IPO

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah. Foto: Ist

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah. Foto: Ist

NYATANYA.COM, Jakarta – Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei nasional yang menyatakan tiga nama ini masih mendominasi posisi pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2024.

“Nama Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo tetap menempati posisi teratas kalau dari seluruh skema yang ditawarkan kepada responden, terdapat tiga pasang calon,” kata Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah dalam diskusi Polemik MNC Trijaya di Jakarta, Sabtu (4/6/2022).

Skema itu yakni pasangan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo mendapatkan 34,9 persen suara responden, dibandingkan Puan Maharani dan Sandiaga Uno mendapat 7,4 persen, serta Airlangga Hartarto berpasangan dengan Zulkifli Hasan yang mendapatkan 6,2 persen.

Skema selanjutnya, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mendapatkan 31,7 persen dibandingkan Airlangga Hartarto dan Ganjar Pranowo sebesar 18,5 persen, serta Puan Maharani dan Erick Thohir sebesar 14,6 persen.

Baca juga   BMKG Minta Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi pada 11 - 12 Juli 2022

Selanjutnya, skema Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 27,1 persen dibandingkan Puan Maharani dan Ganjar Pranowo sebesar 26,8 persen, serta Muhaimin Iskandar dan Airlangga Hartarto sebesar 9,3 persen.

Terakhir, skema Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto sebesar 16,1 persen dibandingkan Agus Harimurti Yudhoyono dan Angela Tausudibyo sebesar 4,8 persen, serta Zulkifli Hasan dan Muhaimin Iskandar sebesar 4,3 persen.

“Skema ini merujuk jika koalisi utama PDI Perjuangan mendukung Puan, koalisi kedua mendukung Airlangga, dan koalisi ketiga mendukung Anies Baswedan,” jelasnya.

Survei tersebut dilaksanakan pada 23-28 Mei 2022 dengan teknik wawancara penelitian hibrida secara tatap muka sebanyak 480 responden dan 720 responden melalui sambungan telepon.

Baca juga   KPK Catat Asset Recovery Sebesar Rp313,7 Miliar

Data telepon merujuk data populasi sebanyak 196.420 yang dimiliki IPO sejak periode survei di tahun 2019 sampai 2021.

Dari total populasi tersebut terdapat 7.200 yang memungkinkan untuk menjadi responden hingga terambil secara acak sejumlah 720 responden.

Dengan demikian total keseluruhan sebanyak 1.200 responden. Metode ini memiliki pengukuran kesalahan (margin of error) 2,90 persen, dengan tingkat akurasi data 95 persen.

Setting pengambilan sampel menggunakan teknik multistage random sampling (MRS) atau pengambilan sampel bertingkat. Survei ini berhasil mengambil representasi sampel yang tersebar proporsional dalam skala nasional. (*)

Share :

Baca Juga

Presiden Jokowi ketika memberikan sambutan di Perayaan 50 Tahun Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2022, Jumat (10/6/2022). Foto: BPMI Setpres

News

Presiden Jokowi Berharap Program Strategis Bisa Dilanjutkan Pemimpin Berikutnya
Penampakan awan panas guguran Gunung Merapi tanggal 1 September 2021 pukul 10.13 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas ke Arah Barat Daya
Super Blood Moon aman dilihat dengan mata telanjang. Foto: nyatanya.com/istimewa

News

Super Blood Moon 26 Mei, BMKG Imbau Warga Pesisir Yogya Waspada Air Pasang
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Pasien Covid-19 di Kabupaten Magelang Bertambah 3 Orang
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Istimewa/Humas Kemenag/InfoPublik)

News

Menag: Selamat Natal 2021, Jadikan Momentum Memperkuat Persaudaraan
Jaksa Agung Muda tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah, dalam konferensi pers, Jumat (14/1/2022). (Foto: Tangkapan Layar Kejagung)

News

Naik ke Penyidikan, Kejagung Periksa 11 Saksi Kasus Korupsi Proyek Satelit Kemhan
Heroe Poerwadi meninjau vaksinasi booster lansia di Museum Monumen Pangeran Diponegoro, Rabu (19/1/2022). (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Libatkan Wilayah, Ini Langkah Pemkot Yogya Percepat Vaksinasi Booster Lansia
Foto: BNPB

News

Kasus Sembuh Covid-19 Harian Bertambah 916 Orang