Home / Peristiwa

Rabu, 6 Oktober 2021 - 15:35 WIB

Tilik Warga, Bupati Batang Cukur Rambut Bayar Rp2 Juta

Bupati Batang Wihaji mencukur rambut di dalah satu warga yang disambanginya. (Foto: MC Batang)

Bupati Batang Wihaji mencukur rambut di dalah satu warga yang disambanginya. (Foto: MC Batang)

NYATANYA.COM, Batang – Bupati Batang Wihaji kembali melakukan program tilik warga yang kurang beruntung. Kunjungan kali ini di Desa Sangubanyu, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.

Salah satu yang dikunjungi adalah rumah janda bernama Mutri (70) warga Dukuh Jetis yang hidup bersama cucu laki-lakinya bernama Supri (27) yang bekerja serabutan, dan jika malam hari membuka cukur rambut di rumahnya.

Keahlian memotong rambut, didapat dari belajar secara otodidak dan hanya dilakukan sebagai pekerjaan sambilan, usai kerja sebagai tukang potong kayu. Mengetahui keahlian cucu Mbah Mutri dari obrolannya, Wihaji pun meminta untuk memotong rambutnya.

Baca juga   GKPY Wujudkan Mimpi Warji Miliki Rumah Sendiri

“Saya mencoba saja jika ternyata Supri bisa mempunyai keahlian mencukur rambut. Kalau hasilnya kurang rapi nanti saya gunduli saja,” kata Bupati Batang Wihaji usai acara tilik warga di Dukuh Jetis, Desa Sangubanyu, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Selasa (5/10/2021).

Hasil cukur lumayan bagus hasilnya, ini bisa buat untuk langganan saya. Dia pun terlihat tidak canggung dan ragu memegang mesin cukur.

Setelah selesai mencukur, Supri dibayar dengan uang sebesar Rp2.000.000. Padahal biasanya Supri hanya menerima imbalan sebesar Rp5.000.

Baca juga   ARTJOG MMXXI: Kegelisahan tentang Masa Lalu, Sekarang, dan Masa Depan

“Nih saya bayar Rp2 juta, uang ini bisa untuk menambah modal untuk beli peralatan cukur rambut, dan katanya ingin buka warung kopi juga di rumahnya,” jelasnya.

Tidak hanya itu Bupati Batang memberikan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni sebesar Rp12.500.000,00 dan memberikan paket sembako.

“Istrinya didaftarkan BPJS Kesehatan nanti yang bayar Pemkab, biar istrimu petiksa dokter bisa gratis,” ujar bupati. (*)

Share :

Baca Juga

Sri Sultan Hamengku Buwono X melakukan peletakan batu pertama pembangunan kampus UWM berbasis budaya. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

UWM Bakal Miliki Gedung Baru Kampus Berbasis Budaya
Penyekatan di perbatasan Magelang-DIY makin diperketat. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Penyekatan Perbatasan Magelang-DIY Diperketat, Mobilitas Masyarakat Masih Tinggi
Pelatihan Pemulasaraan jenazah terkonfirmasi Covid-19 tingkat Kecamatan se Kabupaten Wonosobo. (Foto: Diskominfo Wonosobo)

Peristiwa

Bupati Berharap Tidak Ada Penularan Covid-19 Melalui Pemulasaran Jenazah
Kemenag Kabupaten Magelang membagikan bantuan peduli berupa ratusan paket peduli vitamin yang terdiri dari sembako, madu, multivitamin, dan ribuan masker. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Kemenag Magelang Gelar Aksi Sejuta Vitamin
Bupati Sleman bersama Kabinda DIY melihat langsung vaksinasi di SMP N 4 Pakem (Foto: nyatanya.com/ahmad zain)

Peristiwa

Kabinda DIY dan Bupati Sleman Tinjau Langsung Vaksinasi Pelajar
Sunanto pemilik warung kopi bersama para pelajar yang memanfaatkan fasilitas wifi untuk mengikuti pembelajaran sekolah yang dilakukan secara daring. (Foto: Diskominfo Kab Boyolali)

Peristiwa

Pandemi, Warung Kopi Ini Jadi Tempat Sekolah Daring
Bidan Desa Nurin Pratiwi Amd. Kebidanan didampingi petugas Babinsa Sabrang Kopda Edy Febrianto dan Banbinkantibmas, memantau pasien Covid-19 yang melakukan isoman. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

Peristiwa

Pasien Covid-19 Isoman di Desa Sabrang Rutin Dipantau Bidan Desa
Gus Yusuf menerima Bantuan Sosial Dalam Rangka PPKM Darurat dari Pemerintah melalui TNI/Polri. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Magelang)

Peristiwa

Polda Jateng Salurkan Bantuan Beras PPKM Darurat di Ponpes API Tegalrejo