Home / Buku

Sabtu, 24 Juli 2021 - 10:11 WIB

Tingkatkan Literasi, TP PKK Temanggung Dorong Pojok Baca untuk Masyarakat

Bimbingan Teknis Gerakan Aksi Pojok Baca untuk TP PKK se-Kabupaten Temanggung secara virtual. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Temanggung)

Bimbingan Teknis Gerakan Aksi Pojok Baca untuk TP PKK se-Kabupaten Temanggung secara virtual. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Temanggung)

NYATANYA.COM, Temanggung – Pemerintah Kabupaten Temanggung terus mendorong minat baca masyarakat, dengan memperbanyak pojok baca di berbagai wilayah. Upaya itu mendapat dukungan Tim Penggerak PKK Kabupaten Temanggung dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Gerakan Aksi Pojok Baca untuk TP PKK se-Kabupaten Temanggung secara virtual, Kamis (22/7/2021).

Ketua TP PKK Kabupaten Temanggung Denty Eka Widi Pratiwi, menyampaikan, pojok baca merupakan suatu ruangan yang dilengkapi dengan koleksi buku dan berperan sebagai perpanjangan fungsi perpustakaan. Tempat itu juga untuk menyerap ilmu, menambah literasi melalui bacaan atau tulisan masyarakat, kader, bahkan sampai dengan anak-anak, di sela-sela aktivitas sehari-hari. Rencananya, pojok baca akan dibuka tidak hanya di tempat kerja kader atau anggota TP PKK kecamatan, akan tetapi sampai desa atau kelurahan.

Baca juga   Tingkatkan Literasi Anak, Bunda PAUD Bacakan Dongeng Secara Daring

Diakui, ada suatu sensasi yang berbeda ketika membaca sebuah informasi atau pengetahuan, melalui media online maupun membaca dari buku cetak. Namun, apabila menggunakan gawai atau teknologi, masyarakat membutuhkan koneksi internet untuk mengaksesnya, sehingga keberadaan pojok baca atau sudut baca tersebut sangat diperlukan.

“Harus ada terobosan-terobosan atau kreativitas serta inovasi yang bisa kita lakukan, supaya sudut baca itu menarik. Baik dari sisi materinya, literasinya, ataupun dari materi-materi yang memang dibutuhkan oleh masyarakat kita,” ungkapnya.

Baca juga   Heroe Poerwadi: Pentingnya Membaca untuk Kemajuan Bangsa dan Negara

Denty mengatakan, gerakan itu merupakan tantangan untuk menghadirkan informasi kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan, dan benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga kehadiran sudut baca betul-betul diminati, tidak sekadar formalitas.

“Karena yang akan kita gugah adalah bagaimana minat baca itu, sehingga masyarakat bisa mengetahui informasi secara baik dan benar. Ini yang juga kita tekankan, karena begitu mudahnya kita mengakses suatu informasi. Kadang informasi yang sifatnya hanya sekilas itu ditelan mentah-mentah, sehingga menimbulkan hoaks,” imbuhnya.(*)

Share :

Baca Juga

Buku Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan penulis Ir. Anizar, M.Kes. (Foto:dokumentasi Graha Ilmu)

Buku

Angka Kecelakaan Kerja Masih Tinggi
Desy Nur Aini Fajri dan buku Hubungan Kerjasama Indonesia dan Jepang yang ditulis bersama mahasiswanya. (Foto: dokumentasi graha ilmu)

Buku

RBI Online Tuntun Warga Jepang Mengenal Jakarta
Perpustakaan Kota Yogyakarta kembali membuka layanan membaca di tempat, dengan kuota terbatas. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Buku

Perpustakaan Kota Yogya Kembali Buka Layanan Baca di Tempat
Buku terbaru karya I Wayan Candra Winetra dan Edhy Sutanta. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Buku

Ditemukan Cara Mudah Membuat Game
Prof. Ir. Supriharyono. M.S., PhD. dan buku Manajemen Sumberdaya Perairan. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Buku

Pencemaran Perairan Semakin Parah! Diperlukan Upaya Ekstra Penyelamatan
Vini Indriasari dan bukunya Citra Digital dengan Remote Sensing. (Ilustrasi grafis: nyatanya.com/Foto: dokumentasi Teknosain)

Buku

Data Satelit Bisa Diperoleh Secara Gratis
Melaty Anggraini, Nadia Fransiska, dan Jesica Nikita Rachel. (Foto: dokumentasi pribadi)

Buku

Menyiasati Isu Lingkungan Masyarakat Eropa
Buku Kisah Lima Sahabat karangan Ratri Gunariyanti yang diterbitkan Pustaka Anak. (Foto:dokumentasi pustaka anak)

Buku

Bening, Gadis Rimba yang Luar Biasa