Home / Plus

Minggu, 14 November 2021 - 22:37 WIB

Tingkatkan Semangat Entrepreneur, KPK Gelar “Temu Kangen dan Sharing Asik”

Temu kangen KPK di Muntilan Magelang, Sabtu (13/11/2021). (Foto: Humas/beritamagelang)

Temu kangen KPK di Muntilan Magelang, Sabtu (13/11/2021). (Foto: Humas/beritamagelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Komunitas Pengusaha Kreatif (KPK) Kabupaten Magelang menggelar kegiatan untuk meningkatkan semangat entrepreneur. Kegiatan ini sengaja mengundang para praktisi yang sukses di bidangnya.

Pertemuan yang dikemas dalam acara “Temu Kangen dan Sharing Asik” ini berlangsung di Seafood & Grill, Tamanagung Muntilan, Sabtu (13/11/2021). KPK sendiri beranggotakan puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Selain praktisi, kegiatan ini juga menghadirkan beberapa narasumber dari instasi terkait, diantaranya Bappeda, Disdakop UMKM, Disperinnaker serta Disparpora Kabupaten Magelang. Praktisi yang dihadirkan adalah Amron Muhzawawi, seorang pengusaha muda yang sukses.

“Temu kangen ini sengaja kita gelar untuk mempererat tali silaturahmi, sekaligus saling sharing,” kata Agung Pamungkas, Ketua KPK Kabupaten Magelang, sekaligus ketua panitia.

Dengan saling sharing seputar dunia usaha UMKM, maka akan meningkatkan semangat entrepreneur di masa pandemi Covid-19.

Dengan menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai instansi terkait dan praktisi success story, diharapkan mampu memberikan solusi dan menularkan kesuksesannya kepada anggota KPK, yang masih terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Dia menyebutkan pandemi Covid-19 yang melanda di Indonesia selama 2 tahun, telah mengubah tatanan kehidupan manusia termasuk sektor perekonomian yang mengakibatkan merosotnya daya beli masyarakat.

Baca juga   Ikatan Keluarga Alumni UIN Suka Gelar Vaksinasi

Maka selaku pelaku usaha UMKM, mau tidak mau, suka tidak suka, harus menerima dampaknya, seperti merosotnya pemasaran produk, kesulitan bahan baku, serta kesulitan menjalankan keuangan dan lain sebagainya.

“Namun demikian, selaku pengusaha UMKM yang kreatif, harus bisa menyikapi situasi tersebut dengan bijak dan tetap yakin bahwa pandemi akan segera berakhir,” imbuhnya.

Ia juga meminta kepada anggota KPK agar tidak pernah menyerah dan terus berinovasi agar usaha yang dijalankan tetap bertahan dan berkembang pada situasi yang tidak mudah ini.

Salah satu narasumber, Kepala Subbidang Pengembangan Dunia Usaha Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbangda) Kabupaten Magelang, Anni Syarifah mengatakan, sebenarnya sektor ini sudah sangat digagas sejak lama. Bahkan menurut para dewan anggaran dianggap masih kurang.

“Katanya UMKM pariwisata itu sektor unggulan, tapi kok anggaranya cuma sedikit. Sebenarnya bukan masalah sedikit anggaran, tetapi kita terkendala dengan pandemi, sehingga kemampuan keuangan daerah juga menurun yang berimbas pada semua sektor,” ungkapnya.

Namun demikian, pemerintah tetap memperhatikan dengan berkolabosari antar SKPD yang diwujudkan adanya pertemuan pengembangan ekonomi lokal dengan mengundang klaster-klaster, dimana di Kabupaten Magelang sendiri ada 8 klaster, diantaranya klaster batu, batik, perikanan, bambu, holtikultura, dan pariwisata.

Baca juga   Warga Balirejo Sulap Gang Gersang Jadi Kebun Strawberry

Bahkan saat ini pihaknya sedang menginisiasi terbentuknya klaster kopi dan klaster UMKM.

“Karena saat ini pembinaan yang dilakukan oleh Propinsi itu melalui klaster-klaster,” kata Anni Syarifah.

Dia berharap klaster UMKM di Kabupaten Magelang Magelang akan lebih maju dari tahun-tahun sebelumnya dengan adanya ataupn tidak adanya pandemi.

“Terbukti, meskipun sampai saat ini pandemi masih ada, kenyataanya UMKM masih bertahan, ini berarti UMKM di Kabupaten Magelang itu tangguh. Dan saat ini Pemerintah Kabupaten Magelang sedang mengiventarisasi pelaku ekonomi kreatif untuk melaksanakan pembentukan Komite Ekonomi Kreatif, sebagai wadah sektor-sektor ekonomi kreatif yang ada,” ujarnya.

Salah satu peserta, Mansyur Jufri dari Desa Kebonsari, Kecamatan Borobudur, mengaku termotivasi adanya kegiatan temu kangen dan sharing ini.

Perajin bambu yang beralih ke usaha roti akibat pandemi Covid-19 ini, berharap pemerintah segera bisa membuka kembali objek-objek wisata meskipun harus dengan prokes ketat.

“Sebab dengan dibukanya kembali pariwisata, pesanan kerajinan bambu akan ada lagi, sehingga usaha kerajinan bambu yang ada di Kebonsari kembali bangkit,” harapnya.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Perajin di Kecamatan Borobudur mengikuti Workshop Pembuatan Sandal Khusus Upanat Borobudur. (Foto:Humas/beritamagelang)

Plus

Cegah Keausan Batu Candi Borobudur, Perajin Dilatih Produksi Sandal Khusus
Noken buatan mama-mama Kamoro cukup diminati konsumen. Menurut Emeliana hasil rajutanya lumayan laku selama PON Papua, khususnya di Klaster Mimika. (Foto: Ryiadhy InfoPublik).

Plus

Noken Buatan Mama-mama Kamoro Laris Manis di PON XX Papua
Tanaman hias memiliki potensi besar dikembangkan di Indonesia. (Foto: Kemenkop UKM)

Plus

Tak Banyak yang Tau, Potensi Pasar Tanaman Hias Ternyata Lebih Tinggi dari Kopi dan Teh
Anggota kelompok Lilin Kecil Club foto bersama ibu-ibu usai pelatihan. (Foto: Agoes Jumianto)

Plus

Begini Cara ‘Lilin Kecil Club’ Berbagi di Tengah Pandemi
Dengan kain ecoprint produksinya, menjadi salah satu penyemangat Sanggar Pawonjogan untuk terus berbagi kepada banyak orang. (Foto: agoes jumianto)

Plus

Sanggar Pawonjogan, Bangun Semangat Berbagi dan Tak Ingin Menyerah dengan Pandemi
Selain banyak diminati konsumen di Indonesia, batik ciprat ini mulai diminati para konsumen dari Malaysia dan Irlandia. (Foto:Diskominfo Kabupaten Temanggung)

Plus

Batik Ciprat Difabel Diminati Pasar Malaysia dan Irlandia
Sendang Kanjengan, airnya tak pernah kering meski musim kemarau. (Foto: MC Kab Klaten)

Plus

Tak Banyak yang Tau, Ada Sendang Kanjengan di Dalam Gedung Perpustakaan Klaten
Berangkat dari hobi, sejak 2018 lalu Dhading membuka bengkel restorasi yang diberi nama Lare Ageng Classic Car Garage. Orderannya pun laris berkat #lapakganjar. (Foto: Diskominfo Jateng)

Plus

Diunggah Ulang #lapakganjar, Bengkel Restorasi Mobil Klasik Ini Banjir Orderan