Home / Militer

Rabu, 14 Juli 2021 - 14:20 WIB

Jokowi: TNI-Polri Harus Bersinergi dan Saling Dukung

Sri Sultan mengikuti acara pelantikan Perwira TNI dan Polri ini dari Lapangan Dirgantara AAU Yogyakarta.(Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

Sri Sultan mengikuti acara pelantikan Perwira TNI dan Polri ini dari Lapangan Dirgantara AAU Yogyakarta.(Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2021 secara daring pada Selasa (13/7/2021). Bersama Gubernur AAU, Marsekal Muda TNI Nanang Santoso, Sri Sultan mengikuti acara pelantikan Perwira TNI dan Polri ini dari Lapangan Dirgantara AAU Yogyakarta.

Pelantikan perwira yang digelar di Halaman Istana Merdeka Jakarta ini dipimpin langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo. Acara ini merupakan pelantikan para taruna-taruni di empat lembaga pendidikan tinggi TNI dan Polri yang telah lulus. Pada acara ini dilakukan pula pemberian penghargaan Adhi Makayasa kepada empat perwira.

Adhi Makayasa adalah penghargaan tahunan kepada lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan Polri, yaitu Matra Darat (dari Akademi Militer Magelang), Matra Laut (dari Akademi Angkatan Laut Surabaya), Matra Udara (dari Akademi Angkatan Udara Yogyakarta), dan Matra Kepolisian (dari Akademi Kepolisian Semarang). Penerima penghargaan ini adalah mereka yang secara seimbang mampu menunjukkan prestasi terbaik.

Baca juga   Tingkatkan Layanan Kesehatan, Satgas Yonif 512/QY Lakukan Pengobatan Keliling

Dalam amanatnya, Jokowi mengingatkan, jika perjalanan para perwira baru TNI dan Polri ini baru saja dimulai. Perjalanan menjadi perwira yang mengabdi kepada bangsa, negara dan rakyat Indonesia.

“Saya yakin saudara-saudara telah melewati berbagai ujian dan disiplin ilmu sesuai dengan matra masing-masing. Menguasai teknik, taktik, maupun keterampilan yang dibutuhkan, memiliki karakter tanggap, tangguh, dan kepemimpinan trengginas. Saya bangga bisa melantik saudara-saudara menjadi calon pemimpin Indonesia masa depan,” ungkapnya.

Jokowi menuturkan, dalam persaingan dunia yang semakin ketat, kekuatan bangsa yang sangat sentral ialah kesatuan dan persatuan. Menurutnya, Indonesia tidak mungkin memenangkan kompetisi global jika tidak ada sinergi yang kokoh di dalam negeri.

“Keberagaman sosial dan budaya harus menjadi kekuatan dan sumber inspirasi. Seluruh komponen bangsa harus bersatu untuk menjadi Indonesia incorporated yang kokoh bersaing dalam kompetisi global,” imbuhnya.

Baca juga   Peduli Pendidikan di Papua, Satgas Yonif 512/QY Bagikan Buku Tulis kepada Siswa SD

Jokowi pun berpesan, agar antar organisasi pemerintahan dan kenegaraan harus saling bersinergi dan saling mendukung, untuk kebaikan dan kemajuan bangsa. Gesekan yang terjadi antara prajurit TNI dengan anggota Polri, ke depan tidak boleh terjadi lagi.

“TNI dan Polri merupakan alat negara yang terdepan dalam menjaga pertahanan dan keamanan NKRI. Karena itu, TNI dan Polri harus bersinergi dan bergotong-royong untuk kepentingan bangsa, negara dan rakyat Indonesia,” paparnya.

Dikatakan Jokowi, krisis akibat pandemi CoViD-19 ini bisa memperkokoh kepedulian dan kegotong-royongan kita, memperkokoh persatuan dan kebersamaan kita, mempercepat upaya memperbaiki cara kerja kita, dan juga mempercepat pengembangan teknologi dan industri kita. Karena itu, saya berpesan pada saudara-saudara untuk ikut berpartisipasi menyelesaikan krisis ini dan belajar dari krisis ini untuk ikut serta memperkokoh kebersamaan berlandaskan Pancasila. (*)

Share :

Baca Juga

Serma Acip babinsa Koramil Gamping bantu mengevakuai warganya untuk dibawa ke rumah sakit. (FOTO: nyatanya.com/istimewa)

Militer

Ada Warga Sakit, Babinsa Koramil Gamping Sigap Evakuasi
Serma Mulyono mendampingi petugas kesehatan laksanakan tracing. (Foto: Koramil Tegalrejo)

Militer

Serma Mulyono Dampingi Gugus Covid Lakukan Tracing Warga Terkonfirmasi Corona
Penyuluhan kesehatan tentang bahaya Covid-19 dan pencegahannya kepada siswa siswi SMA Negeri 1 Okbibab, Kampung Abmisibil, Distrik Okbibab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. (Foto: Pen Yonif Mekanis 403/WP)

Militer

Cegah Covid-19, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/WP Berikan Penyuluhan kepada Siswa di Wilayah Perbatasan RI-PNG
Pasiter Yonif 512/QY menyerahkan bantuan buku tulis kepada siswa SD Arso Pir. (Foto: Penerangan Yonmek 512/QY)

Militer

Peduli Pendidikan di Papua, Satgas Yonif 512/QY Bagikan Buku Tulis kepada Siswa SD
Kegiatan chef dan doa bersama, mempererat tali persaudaraan di tapal perbatasan Indonesia-PNG. (Foto: Dokumentasi Pen Satgas Yonif Mekanis 403/WP)

Militer

Satgas Pamtas TNI Yonmek 403/WP Gemakan Merah Putih dan Doa Bersama di Perbatasan RI-PNG
Poskoki Oksibil Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista melatih anak-anak PBB. (Foto: nyatanya.com/istimewa)

Militer

Satgas Pamtas Yonif 403/WP Ajari Baris Berbaris Kepada Anak-Anak di Wilayah Perbatasan RI-PNG
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat mengunjungi Tempat Isolasi Terpusat Asrama Haji Donohudan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Surakarta)

Militer

Panglima TNI Tinjau Tempat Isolasi Terpusat Asrama Haji Donohudan
Dandim Yogya serahkan hasil laporan pelaksanaan TMMD kepada Staf Ahli Bidang Kesra. (Foto: nyata.com/istimewa)

Militer

Selesai 100 Persen, TMMD Kodim Yogya Resmi Ditutup