Home / News

Jumat, 8 Oktober 2021 - 22:27 WIB

Top Markotop! Akad Nikah di Klaten, Langsung Dapat KK dan KTP Baru

Lewat inovasi layanan administrasi kependudukan Tanduk Katah (penerbitan dokumen kependudukan setelah akad nikah), pasangan pengantin tak perlu mengurus KK dan KTP, karena langsung diproses petugas KUA. (Foto: Diskominfo Klaten)

Lewat inovasi layanan administrasi kependudukan Tanduk Katah (penerbitan dokumen kependudukan setelah akad nikah), pasangan pengantin tak perlu mengurus KK dan KTP, karena langsung diproses petugas KUA. (Foto: Diskominfo Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Klaten semakin mudah dan cepat. Lewat inovasi layanan administrasi kependudukan Tanduk Katah (penerbitan dokumen kependudukan setelah akad nikah), pasangan pengantin tak perlu mengurus KK dan KTP, karena langsung diproses petugas KUA.

“Lewat inovasi ini, layanan administrasi kependudukan menjadi lebih sederhana. Sekaligus memastikan masyarakat tertib administrasi kependudukan, karena saat ini dokumen kependudukan sangat penting,” ungkap Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Klaten Sri Winoto usai peluncuran inovasi Tanduk Katah di Grha Srikandi, Kecamatan Karanganom, Jumat (8/10/2021).

Peluncuran tersebut bersamaan dengan prosesi akad nikah pasangan pengantin asal Gantiwarno. Sebelum akad nikah berlangsung, penghulu dari KUA Karanganom membaca dan memastikan data yang tertera dalam buku nikah telah sesuai dengan kedua mempelai.

Baca juga   Gunung Merapi 4 Kali Luncurkan Awan Panas, Terjauh 3.000 Meter

Usai akad nikah, dokumen kependudukan kemudian diserahkan kepada pasangan pengantin. Selain buku dan kartu nikah elektronik, diserahkan pula dokumen kependudukan perubahan berupa KK baru atas nama kedua mempelai, serta KK perubahan orangtua masing-masing mempelai.

“Layanan ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman antara Pemkab Klaten, dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dengan Kementerian Agama Kabupaten Klaten. Dengan adanya inovasi Tanduk Katah, masyarakat makin dimudahkan dan layanan ini dapat diakses secara gratis,” kata Sri Winoto.

Baca juga   Pacu Penuntasan RTLH, Pemprov Jateng Akan Tingkatkan Dana Bankeupemdes

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Klaten Anif Sholikhin mengatakan inovasi itu untuk menyederhanakan layanan pascanikah. Untuk mendapatkan layanan tersebut, calon pengantin harus mengikuti tahapan dan melengkapi administrasi pranikah.

“Termasuk bimbingan pranikah. Dalam prosesnya, bimbingan pranikah sekaligus untuk verifikasi keabsahan data calon pengantin,” jelasnya.

Anif Solikhin menambahkan, khusus untuk e-KTP perubahan milik pengantin, dapat diambil di kantor kecamatan yang melayani cetak e-KTP, yakni Kecamatan Prambanan, Wedi, Karanganom, Pedan, dan Delanggu atau di kantor pelayanan Disdukcapil Klaten.

“Yang bersangkutan tinggal datang untuk mengambil e-KTP baru dengan perubahan data,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Hari Ini 2.942 Warga DIY Sembuh Covid-19
Barang bukti sabu yang berhasil diamankan petugas Lapas I Surabaya. (Foto:MC Diskominfo Prov Jatim)

News

Petugas Lapas I Surabaya Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas
Presiden Joko Widodo. (Foto: Tangkapan Layar YouTube Setpres)

News

Indonesia akan Memiliki Smelter Tembaga Terbesar di Dunia
Penampakan Gunung Merapi pukul 07.35 WIB dilihat dari pos Panguk. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Tiga Kali Awan Panas Gunung Merapi Meluncur ke Arah Barat Daya dan Tenggara
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Tambah 80 Orang
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Persiapkan PTM, Sri Sultan Targetkan Seluruh Guru dan Murid Divaksinasi
Acara Fasilitasi Implementasi Kebijakan Germas Tingkat Provinsi, di Balairung UPGRIS, Jalan Gajah Raya Semarang. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Hati-hati tapi Jangan Paranoid
Liga Mahasiswa Muslim Yogyakarta (LMMY) Turun ke Jalan Gelar Aksi Kecam Diskriminasi Apartheid Israel dengan menyebarkan infografis mengenai apartheid kepada pengguna jalan, di perempatan Jalan Jenderal Sudirman, Yogyakarta, kemarin (24/5/2021). FOTO : nyata.com/istimewa

News

Liga Mahasiswa Muslim Yogyakarta (LMMY) Turun ke Jalan Gelar Aksi Kecam Diskriminasi Apartheid Israel