Home / Peristiwa

Jumat, 8 Oktober 2021 - 17:51 WIB

TP PKK Kapanewon Depok Rutin Sosialisasi Pencegahan Stunting

Tim Penggerak PKK Kapanewon Depok menggelar sosialisasi pencegahan stunting. (Foto:MC Kab Sleman)

Tim Penggerak PKK Kapanewon Depok menggelar sosialisasi pencegahan stunting. (Foto:MC Kab Sleman)

NYATANYA.COM, Sleman – Guna memberikan pemahaman dan bentuk penyebarluasan informasi terhadap kebijakan pemerintah di bidang penanganan gizi buruk, Tim Penggerak PKK Kapanewon Depok menggelar pertemuan rutin pada Jumat (8/10/2021).

Pertemuan tersebut mengangkat materi sosialisasi pencegahan stunting yang digelar di Gedung Pertemuan PKK Kompleks Kantor Kapanewon Depok, Sleman.

Sosialisasi ini merupakan upaya penyebarluasan informasi dan mendukung program Pencegahan Rawan Stunting Hilangkan Gizi Buruk Tingkatkan Ekonomi Rakyat (Pecah Ranting Hiburane Rakyat).

“Stunting dapat memberikan dampak bagi kesehatan bayi dan anak, baik jangka pendek, menengah, dan panjang. Dampak jangka pendek, apabila tidak dicegah dan ditangani, bisa memberikan dampak bagi perkembangan akal, tumbuh kembang anak, maupun perkembangan motorik pada bayi,” kata Adi Nugrahwati selaku pemateri dari Puskesmas Depok III.

Lebih lanjut, Adi Nugrahwati menjelaskan bahwa dampak jangka panjang stunting adalah tingkat kecerdasan rendah, prestasi belajar buruk, prestasi kerja juga buruk.

Baca juga   Percepat Vaksinasi, Pemda DIY Jalin Kerjasama Banyak Pihak

“Tentunya nanti bisa kalah saing di dalam mencari kerja, malas gerak karena kurang produktif,” terangnya.

Gejala stunting sendiri bisa diketahui dari tanda lingkar lengan kurang dari 25 cm. Sementara beberapa penyebab stunting antara lain karena kurangnya pengetahuan tentang pentingnya ASI, asupan gizi selama kehamilan kurang, kondisi kemiskinan, dan faktor lingkungan.

“Selama masa kehamilan, ibu hamil harus mengonsumsi makanan yang bergizi, beragam, dan seimbang, hindari makanan yang mengganggu penyerapan zat besi, dan periksa secara rutin,” tandas Adi Nugrahwati.

Upaya yang dilakukan bagi remaja perempuan untuk mencegah kemungkinan tersebut bisa dengan mengkonsumsi tablet tambah darah satu minggu sekali.

“Kita punya program pendukung Getar Thala, yaitu Gerakan Tanggulangi Anemia Remaja dan Thalasemia,” imbuhnya.

Baca juga   Dukuh Janti Fasilitasi Pembaharuan KK Ketua RT/RW Baru

Memanfaatkan potensi bahan pangan lokal, menghindari konsumsi teh, kopi, coklat, merupakan upaya untuk mendukung Getar Thala yang muaranya mendukung pencegahan stunting.

Melalui pemanfaatan bahan pangan lokal, tentunya ini berdampak pada peningkatan ekonomi para petani. Sehingga, perekonomian berputar dan meningkatkan pendapatan petani.

Upaya pencegahan dan penanggulangan stunting melalui Program Pecah Ranting Hiburane Rakyat ini harus melibatkan banyak pihak.

Selain dari pemerintah seperti Dinas Kesehatan, Dinas P3AP2KB, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan, dan Dinas Sosial, perlu juga untuk melibatkan elemen kelompok masyarakat seperti petani, pedagang, TP PKK, kader, relawan, dan masyarakat luas.

Kolaborasi yang baik tersebut diharapkan stunting dapat tertanggulangi. Untuk itu dalam acara tersebut, TP PKK Kapanewon Depok menggandeng mitra seperti UPT Pelayanan Pendidikan, KUA, TP PKK Kalurahan, maupun Puskesmas. (*)

Share :

Baca Juga

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun menyerahkan bantuan ponsel tersebut kepada anak-anak di Mako Polres Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Polres Magelang Salurkan Bantuan Ponsel untuk Anak Yatim Piatu Covid-19
Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono. (Foto: Humas Magelang)

Peristiwa

BPBD Kabupaten Magelang Salurkan Paket Sembako Bagi Warga Isoman
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo secara simbolis menyerahkan bantuan kepada penyandang disabilitas berat. (Foto:nyatanya.com/Humas Sleman)

Peristiwa

Pemkab Sleman Serahkan Bantuan Bagi Penyandang Disabilitas Berat
Wali Kota dan Tokoh Lintas Agama di Salatiga menggelar doa bersama. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Salatiga)

Peristiwa

Peringati HUT Salatiga, Wali Kota dan Tokoh Lintas Agama Gelar Doa Bersama
Penyerahan bantuan secara simbolis BAZNAS Kota Yogyakarta. (Foto:Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Baznas Yogya Beri Bantuan Anak Yatim Covid-19
Ganjar Pranowo dan istri saat mengunjungi Parang, pulau terluar di Jawa Tengah. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Dikunjungi Ganjar, Bidan Desa Parang Minta Ambulans Laut
Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani ikut melakukan penyemprotan disinfektan di pasar tradisional. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Sabtu dan Minggu Pasar di Sukoharjo Disemprot Disinfektan
Ganjar Pranowo cek ketersediaan oksigen. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Sidak Depo Oksigen di Demak, Ganjar Pastikan Stok Aman dan Harga Tidak Naik