Home / Wisata

Selasa, 10 Mei 2022 - 11:23 WIB

Tradisi Larungan Kepala Kerbau di Jepara Berlangsung Meriah, Disambut Antusias Ribuan Warga

Prosesi pelarungan kepala kerbau pada Pesta Lomban Tahun 2022. (Foto Dok. DiskominfoJepara)

Prosesi pelarungan kepala kerbau pada Pesta Lomban Tahun 2022. (Foto Dok. DiskominfoJepara)

NYATANYA.COM, Jepara – Pelaksanaan larungan kepala kerbau sebagai rangkaian pesta lomban digelar berbeda dari dua tahun sebelumnya. Kali ini pesta lomban dilaksanakan secara terbuka dan diikuti ratusan perahu nelayan dan warga masyarakat.

Bupati Jepara Dian Kristiandi, memimpin pelaksanaan larungan kepala kerbau dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu menuju lokasi pelarungan yaitu sebelah timur Pulau Panjang atau sekitar 20 mil laut.

Ikut dalam rombongan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kepala Daerah (Forkopinda) Jepara dan para pejabat terkait.

Tradisi lomban atau larung kepala kerbau digelar Senin (9/5/2022) pagi. Ratusan perahu nelayan dan ribuan warga masyarakat menyambut antusias prosesi ini.

Wajar saja setelah dua tahun mereka tidak bisa menyaksikan secara langsung,kali ini diperbolehkan digelar secara terbuka.

Rombongan perahu mengikuti prosesi pelarungan kepala kerbau pada Pesta Lomban Tahun 2022. (Foto: Dok.DiskominfoJepara)

Pelarungan dilakukan setelah kapal pengangkut sesaji berhasil menjauh dari perahu dan kapal yang ingin memperebutkan sesaji yang berisi kepala kerbau, ingkung, jajanan pasar, serta kupat dan lepet.

Baca juga   Geliatkan Investasi Pariwisata, Pemkab Temanggung Gelar Forum Investasi

Usai diceburkan sejumlah nelayan nekat menceburkan diri ke laut untuk memperebutkan sesaji.

“Kami bersyukur hingga acara tradisi larung kepala kerbau selesai dan kami kembali ke daratan, berlangsung lancar dan tidak ada permasalahan di lapangan,” kata Bupati Jepara Dian Kristiandi.

Menurut bupati, tradisi lomban tahun ini memang berbeda dengan dua tahun sebelumnya, karena masyarakat luas bisa mengikutinya dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Ada lebih dari 109 perahu sesuai laporan, namun jumlahnya lebih dari itu. Karena banyak nelayan dari daerah lain yang mengikuti prosesi ini.

“Kita semua patut berbangga karena perayaan kembali digelar secara meriah seperti sebelumnya. Kegiatan ini juga bertujuan untuk melestarikan tradisi peninggalan leluhur nenek sebagai ungkapan syukur atas hasil tangkapan nelayan selama setahun,” kata Dian Kristiandi.

Baca juga   Pembangunan Jembatan Jalur Aksis Budaya Mendut Sudah Selesai

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Jepara Sudiyatno mengatakan, selama dua tahun tangkapan ikan menurun hingga 30 persen.

Dengan dilaksanakan larungan tahun ini, berharap hasil tangkapan melimpah. Juga diberikan keselamatan untuk para nelayan yang mencari ikan di laut.

“Semoga Allah Swt mengabulkan permohonan para nelayan Jepara agar tahun ini hasil tangkapan di laut lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata dia.

Bagi masyarakat Jepara yang tidak bisa menyaksikan secara langsung, juga disediakan tayangan live streaming di Channel Youtube Pemerintah Kabupaten Jepara.

Usai prosesi pelarungan, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Pantai Kartini Jepara, untuk melaksanakan prosesi festival kupat lepet.

(Dian/N1)

Share :

Baca Juga

Destinasi wisata baru bernama Talang Londo mengusung tema air dengan wahana perahu dan kano yang melintas memanfaatkan aliran Sungai Manggis tersebut semakin diminati pengunjung. (Foto: humas/beritamagelang)

Wisata

Talang Londo, Destinasi Wisata Air Baru di Kabupaten Magelang
Sebagian panitia event di Sleman City Hall pada Juni 2023 foto bersama usai menggelar jumpa pers. (Foto: istimewa)

Wisata

Pameran dan Kontes Satwa Semarakkan Liburan
Taman Pintar akan menambah dua alat peraga baru yang siap dinikmati pengunjung pada libur lebaran 2024. (Dok.Taman Pintar)

Wisata

Taman Pintar Tambah Wahana Baru, Diantaranya Videobooth 360 Derajat
Vaksin Wisata kali ini bukan saja ditujukan untuk pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) tetapi juga keluarga dan lingkungannya. (Foto: Humas Pemda DIY)

Wisata

93% Pelaku Parekraf DIY Telah Divaksin, 3 Obwis Ini Sudah Dibuka
Presiden RI Joko Widodo mengapresiasi penataan kawasan Huta Siallagan, Kabupaten Samosir dengan biaya Rp30 miliar sehingga menjadi lebih menarik, tertata rapi, dan berkelas. Presiden optimis kunjungan wisatawan akan meningkat. (Foto: BPMI SETPRES)

Wisata

Habiskan Rp30 Miliar, Huta Siallagan Kini Makin Berkelas
Puluhan mahasiswa ISI Surakarta lakukan kunjungan kuliah di Museum Diorama Jogja. (Foto: Ist/Dok.ISI Surakarta)

Wisata

Puluhan Mahasiswa Fotografi ISI Surakarta Kunjungi Museum Diorama Jogja
Sosialisasi bentuk arsitektur bangunan di kawasan cagar budaya. Foto: Humas Pemkot Yogya

Wisata

Ini Upaya Pemkot Yogya Membangun Kepedulian Masyarakat Terhadap Benda Cagar Budaya
Kerajinan miniatur patung bregodo berbahan fiber ini merupakan cinderamata khas Kampung Sosromenduran. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Wisata

Melihat dari Dekat Kerajinan Miniatur Bregodo Khas Sosronenduran