Home / Buku

Kamis, 14 April 2022 - 01:14 WIB

Training of Trainers, Upaya Bentuk Agen Literasi Digital

ToT Literasi Digital di Grand Artos Hotel Magelang, Selasa (12/4/2022). Foto: humas/beritamagelang

ToT Literasi Digital di Grand Artos Hotel Magelang, Selasa (12/4/2022). Foto: humas/beritamagelang

NYATANYA.COM, Magelang – Gerakan Nasional Literasi Digital yang sudah dijalankan Kementerian Kominfo akan terus berlanjut tahun ini. Namun, target kegiatan ini akan dibuat lebih spesifik agar bisa menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

Salah satu upayanya adalah dengan menggelar training of trainer (ToT) untuk menghasilkan agen-agen literasi digital.

ToT Literasi Digital dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Magelang, Endra E. Wacana di Grand Artos Hotel, Selasa (12/4/2022).

Pada kesempatan tersebut, Endra menyampaikan, Magelang merupakan salah satu fokus wilayah capaian dalam Kegiatan Gerakan Nasional Literasi Digital yang diluncurkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

“Teknologi informasi tidak hanya mengubah perilaku tapi juga bisa mengubah peradaban, ini yang harus kita jaga peradaban luhur sebagai orang Indonesia,” ungkapnya.

Setelah mengikuti kegiatan ini, ia berharap para peserta dapat mengoperasikan dan menerapkan ilmu dan juga skill untuk menerapkan kemampuan literasi digital lebih baik lagi.

Selain webinar Makin Cakap Digital, Kementerian Kominfo juga memiliki program Digital Talent Scholarship yang sekarang juga sedang dibuka.

Baca juga   Peluncuran Buku Langka, Biografi Azamris di Negeri Riau Sahibul Kitab

“Jadi, teman-teman sekarang silakan buka websitenya Digital Talent Scholarship di sana ada banyak sekali pilihan-pilihan (pelatihan), bahkan ada yang untuk mentor UMKM, digital analyst, pemasaran digital jadi nanti teman-teman bisa mendapatkan materi, sertifikat dan nantinya teman-teman juga bisa menjadi trainer untuk yang lainnya,” imbuh Dosen FISIP Universitas Diponegoro, Lintang Ratri Rahmiaji saat menjadi narasumber ToT tersebut.

Lintang yang juga penyusun kurikulum Literasi Digital Kementerian Kominfo mengungkapkan, saat ini pelatihan lebih difokuskan kepada ToT, sehingga bisa menghasilkan agen-agen literasi digital. Hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan angka literasi digital yang sampai saat ini masih di level sedang.

“Kami sekarang sudah mulai segmented, kalau kemarin di webinar Makin Cakap Digital itu kami masih mengarah ke umum sekarang kami lebih segmented sehingga harapannya jauh lebih bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Silakan buka instagramnya Kemenkominfo dan Siber Kreasi di sana banyak sekali jenis pelatihan yang bisa dipilih,” ujarnya.

Perwakilan Tim Literasi Digital Kementerian Kominfo, Febri menjelaskan, peserta ToT diharapkan bisa menyusun konsep pelatihan dengan menyasar target komunitas yang lebih spesifik.

Baca juga   13 Warga Muntilan Sembuh Covid-19

Konsep tersebut diajukan dalam bentuk proposal kegiatan Makin Cakap Digital yang akan diverifikasi oleh Tim Literasi Digital. Jika disetujui, Tim Literasi Digital Kementerian Kominfo akan memfasilitasi dan mendampingi kegiatan tersebut.

“Tidak hanya itu, kami harapkan peserta ToT kali ini juga bisa menjadi narasumber dalam pelatihan Makin Cakap Digital yang dia usulkan,” tandasnya.

Dosen Universitas Islam Bandung, Santi Indra Astuti menambahkan, kompetensi literasi digital meliputi kemampuan mengakses informasi, mengelola informasi, mendesain pesan, memproses informasi, berbagi pesan, membangun ketangguhan diri, perlindungan data, dan kolaborasi.

“Karena media digital dapat digunakan untuk mengakses informasi, edukasi, bersilaturahmi, menjalin hubungan sosial, membangun relasi ekonomi bisnis, juga untuk hiburan dan mencari ide produktif yang bermanfaat,” kata dia.

Kegiatan ToT Literasi Digital ini diikuti berbagai komunitas di Magelang, diantaranya pelajar, akademisi, UMKM, LSM, dan pegiat pariwisata.

(N1)

Share :

Baca Juga

Buku

Aplikasi iSolo, Akses untuk Perpustakaan Digital Gratis
Arsip kartografi berusia 79 tahun yang diserahkan oleh Bappeda DIY, yaitu peta Jawa Madura yang memiliki nilai historis yang tinggi. (Foto: Humas Pemda DIY)

Buku

Bappeda DIY Serahkan Arsip Berusia 79 Tahun Kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah
Gubernur Sulawesi Barat bertemu Menkominfo Johnny G. Plate di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Senin (24/1/2022). Dalam pertemuan ini Menkominfo mendorong pemerintah daerah (Pemda) ambil peran dalam peningkatan literasi digital masyarakat di daerah. (Foto:Biro Humas Kementerian Kominfo)

Buku

Menkominfo Dorong Pemda Dukung Program Literasi Digital
Sekda Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si. Foto: Ist/infopublik belu

Buku

Launching dan Bedah Buku “Aksara di Atas Batas” dan “Pelangi di Pelosok Negeri”, Sekda Belu: Obor Literasi Sudah Menyala
Big Bad Wolf Indonesia digelar di Gedung Sumbing Kompleks PRPP, Semarang Foto: Humas Jateng

Buku

Genjot Literasi Warga, Wagub: Baca Buku Bukan Berarti Ketinggalan Zaman
Desy Nur Aini Fajri dan buku Hubungan Kerjasama Indonesia dan Jepang yang ditulis bersama mahasiswanya. (Foto: dokumentasi graha ilmu)

Buku

RBI Online Tuntun Warga Jepang Mengenal Jakarta
Paguyuban Jala Sottra meluncurkan buku Keris Peninggalan Keraton Sumenep, Senin (31/10/2022). Foto: MC Kab.Sumenep

Buku

Buku “Mengenal Keris Pusaka Peninggalan Keraton Sumenep Abad 18-19 Masehi” Diluncurkan
Pembacaan Deklarasi para Pengurus Satu Pena DIY dipimpin Mustofa W.Hasyim. (Foto: Ist)

Buku

Pengurus Satu Pena DIY Dikukuhkan, Literasi Yogyakarta Berjejak Sejak Abad XII