Home / News

Rabu, 13 Oktober 2021 - 20:58 WIB

Trans Jateng Semarang-Grobogan Diluncurkan, Pedagang dan Pelajar pun Terbantu

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meluncurkan Trans Jateng Koridor VI dengan rute Semarang-Grobogan, Rabu (13/10/2021). (Foto:Diskominfo Jateng)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meluncurkan Trans Jateng Koridor VI dengan rute Semarang-Grobogan, Rabu (13/10/2021). (Foto:Diskominfo Jateng)

NYATANYA.COM, Grobogan – Trans Jateng Koridor VI dengan rute Semarang-Grobogan resmi diluncurkan, Rabu (13/10/2021). Warga mulai pedagang hingga pelajar, menyambut baik karena terbantu dengan adanya transportasi massal tersebut.

Peluncuran yang dilakukan di Pendapa Pemkab Grobogan ditandai dengan pecah kendi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Acara tersebut juga dihadiri Bupati Grobogan Sri Sumarni, dan Bupati Demak Eisti’anah.

Pedagang Pasar Godong, Rahyono menyampaikan, bus Trans Jateng sangat membantu masyarakat dalam kemudahan transportasi. Selain murah, fasilitas bus sangat nyaman bagi penumpang.

“Ini sangat membantu masyarakat. Biayanya murah dan busnya bagus ada AC-nya,” paparnya.

Dengan kemudahan yang didapat itu, ia berterima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan pemerintah provinsi.

“Saya berterima kasih kepada Gubernur, Pak Ganjar yang membuka Trans Jateng ini karena meringankan masyarakat Godong dan sekitarnya,” lanjutnya.

Siswa SMAN 1 Godong, Pragalia Najla menyampaikan, adanya bus Trans Jateng Semarang-Grobogan mempermudah akses dan fasilitas transportasi bagi masyarakat, terutama pelajar.

Baca juga   Ribuan Anak Jadi Yatim Piatu Akibat Covid, Gus Yasin Ajak Warga Jateng Jadi Orang Tua Asuh

“Ini bagus karena lebih mempermudah akses, kebetulan salah satu halte ada di depan sekolah,” katanya.

Biasanya, dia jika pergi ke sekolah harus antar-jemput menggunakan sepeda motor dengan jarak sekitar tujuh kilometer. Kali ini, bisa dengan mudah menggunakan bus Trans Jateng hanya dengan biaya Rp2.000 untuk pelajar.

“Terima kasih telah memudahkan saya sebagai pelajar, dan semoga program ini bisa memajukan Jateng,” harapnya.

Diketahui, Trans Jateng mempersiapkan 14 unit bus untuk melayani rute Semarang-Gubug (Grobogan). Di dalam bus berukuran medium tersebut terdiri dari 21 kursi duduk yang mampu menampung 40 penumpang. Di mana, dua kursi di antaranya menjadi prioritas untuk difabel, ibu hamil, dan lansia. Selain itu, dalam bus tersebut dilengkapi 20 hand grip untuk penumpang berdiri.

Rute Trans Jateng Semarang-Grobogan akan melalui terminal Penggaron (Kota Semarang) ke halte Pasar Tegowanu, Terminal Gubug, Terminal Mintreng, Terminal Godong, dan SMAN 1 Godong. Pada rute tersebut akan disiapkan 63 titik naik turun penumpang, dan ditambah 51 titik bus stop.

Baca juga   Pakai Masker dan Wajib Vaksin, Jadi Syarat Kalau Dolan ke Malioboro

Sementara, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menuturkan, program Trans Jateng untuk mendorong sistem transportasi berjalan.

“Ini sejak saya menjabat di periode pertama ingin transportasi itu baik dan murah. Pertama prioritas untuk buruh, kedua pelajar dan ketiga veteran. Nanti yang lain bisa meneruskan dengan tarif umum ini lebih murah, agar kita bisa menghormati mereka,” ujarnya.

Menurutnya, program Trans Jateng akan terus berkembang. Pemprov menfasilitasi kemudian nanti ke depan pemda meneruskan angkutan ke desa-desa.

“Koridor ini bisa berkembang tergantung kondisi di lapangan. Tadi saya sudah bicara dengan Bupati Grobogan dan Bupati Demak jika nanti diteruskan ke ujung-ujung desa, saya kira masyarakat dapat menggunakan sistem transportasi dengan baik,” tandasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Menkes Budi Gunadi Sadikin, mengatakan setiap orang berhak mendapatkan vaksin Covid-19 termasuk masyarakat yang tinggal di daerah dengan distribusi serta akses vaksinasi yang sulit. (Foto: Kemenkes)

News

Pemerintah Upayakan Vaksinasi bagi Masyarakat Adat dan Pedalaman
Bupati Bantul saat hadiri acara wiwitan. Foto: nyatanya.com/Humas Bantul

News

Ungkap Rasa Bersyukur, Warga Srandakan Adakan Wiwitan
Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto menunjukan aplikasi MySAPK. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Woro-woro! ASN Magelang Wajib Update Data Melalui Aplikasi MySAPK
Salah satu kebijakan selama PPKM adalah pembatasan akses jalan di wilayah Kota Yogya. Pembatasan ini dinilai efektif mengurangi mobilitas masyarakat. (Foto: Agoes Jumianto)

News

Jangan Terlena! Meski Kasus Harian Covid-19 di Yogya Turun
Mendagri M. Tito Karnavian mengatakan negara telah menjamin perlakuan dan hak yang sama terhadap penyandang disabilitas. (Foto: kemendagri.go.id)

News

Mendagri: Negara Menjamin Hak Penyandang Disabilitas
Bupati Klaten dalam sebuah kesempatan meninjau pelaksanaan vaksinasi. Dalam waktu dekat pihaknya akan menyasar anak usia 12 - 18 tahun untuk divaksin. (Foto: Humas Klaten)

News

Jaga Imunitas, Klaten Targetkan 20.000 Vaksinasi Tiap Hari
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono saat meninjau gerai vaksinasi keliling dan penyekatan PPKM Darurat di Kecamatan Salam Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Polres Magelang Gelar Vaksinasi Covid-19 Warga Perbatasan
Revitalisasi Pasar Gede Klaten akan kembali dimulai November 2021 mendatang dan ditargetkan rampung akhir 2022. (Foto: Diskominfo Klaten)

News

Telan Anggaran Rp102 miliar, Revitalisasi Pasar Gede Klaten Rampung Akhir 2022