Home / Wisata

Minggu, 4 Juli 2021 - 10:28 WIB

Tunda Piknik Dulu Lur, Tempat Wisata di Yogya Tutup

Sejumlah wisatawan masih terlihat di Nol Kilometer kota Yogyakarta, Sabtu (3/7/2021) sore. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

Sejumlah wisatawan masih terlihat di Nol Kilometer kota Yogyakarta, Sabtu (3/7/2021) sore. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 3-20 Juli 2021, semua tempat wisata di Yogyakarta juga ditutup. Hal ini sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 15 Tahun 2021, Instruksi Gubernur DIY, nomor 17/INSTR/2021 dan Instruksi Walikota Yogyakarta nomor 14 tahun 2021 tentang PPKM darurat untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Dalam pantauan nyatanya.com, tempat wisata di Yogyakarta yang ditutup selama PPKM Darurat diantaranya Museum Beteng Vredeburg, Taman Pintar, Keraton Yogyakarta, Kampung Wisata Tamansari, dan sejumlah tempat wisata yang selama ini ramai dikunjungi pelancong.

Ibnu Titiyanto, Ketua Kampung Wisata Tamansari mengatakan di masa PPKM Darurat ini Tamansari tertutup untuk kegiatan pariwisata dan kegiatan umum lainnya. Penutupan Tamansari untuk kegiatan wisata juga untuk merespon surat yang dikeluarkan Pengelola Heritage (Cagar budaya) dan Keraton Yogyakarta. Termasuk hasil koordinasi dari semua stakeholder dan pelaku wisata di Kampung Wisata Tamansari Yogyakarta.

Baca juga   Membandel, Pengelola Objek Wisata Akan Disanksi Tegas

“Kegiatan pariwisata di Tamansari diberhentikan secara total. Untuk kampung wisata kami juga mengkondisikan semua pelaku wisata agar menutup semua akses kegiatan di Tamansari,” kata Ibnu, Sabtu (3/7/2021).

Dijelaskan penutupan Tamansari untuk kegiatan wisata akan disesuaikan dengan ketentuan PPKM Darurat yakni dimulai tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Namun apabila ada aturan lain yang menyusul setelah PPKM Darurat ini, Ibnu dan semua stakeholder yang ada di Kampung Tamansari akan mengikuti sepenuhnya.

Meskipun PPKM Darurat telah diberlakukan masih ada beberapa wisatawan yang nekat datang ke Tamansari. Dari pengamatan Ibnu, ada beberapa wisatawan dari luar Kota Yogyakarta yang menggunakan kendaraan pribadi berupa mobil dan sepeda masih nekat datang ke Tamansari. Untuk mengantisipasi hal itu, Pengurus Kampung Wisata Tamansari menempuh cara dengan menutup akses jalan masuk ke lokasi wisata Tamansari.

Baca juga   Makam Para Wali Gunungpring Masih Ditutup untuk Peziarah

“Pengamatan kami di lapangan ternyata masih banyak warga di luar kota Yogyakarta. Entah mungkin sengaja atau ketidaktahuan tentang PPKM Darurat, tetap nekat untuk berkunjung ke Tamansari. Kami sepakat untuk melaksanakan ( PPKM Darurat) dengan sukses yakni dengan menutup akses beberapa jalan menuju kampung Tamansari,” jelas Ibnu yang juga Ketua Rukun Warga 08, Kelurahan Patehan itu.

Sementara itu Joko dan Wawan selaku Satgas Covid di RW 08 Kelurahan Patehan mengatakan di masa PPKM Darurat ini akan melakukan penyemprotan disinfektan di area Kampung Wisata Tamansari. Hal itu untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi warga dan pengunjung apabila Tamansari sudah kembali dibuka untuk umum.

Jadi ada baiknya Anda menunda dulu keinginan piknik atau melancong ke Yogyakarta. Sesuai arahan pemerintah, di rumah saja dan batasi mobilitas agar Covid-19 bisa diatasi. (*)

Share :

Baca Juga

Minuman alami berbahan serai digemari berbagai kalangan. (Foto: nyatanya.com/Sulis)

Wisata

Pilih Minuman Alami, Bagian dari Back to Nature
Selain untuk suplai oksigen dan kebutuhan dekorasi, tanaman hias tersebut juga dijual untuk menambah inkam masyarakat. (Foto: dokumentasi pribadi)

Wisata

Sejuta Bunga Kali Code, Upaya Alternatif saat Pandemi
Foto:nyatanya.com/Twitter DAMRI Indonesia

Wisata

Ini Update Terbaru Layanan DAMRI Tujuan YIA
Poster sinetron Badai Pasti Berlalu. (Foto: nyatanya.com/instagram badaipastiberlalu_sinemart)

Wisata

Labuhan Bajo Viral Usai Jadi Lokasi Syuting Sinetron ‘Badai Pasti Berlalu’
(nyatanya.com/Media Center Keraton Yogyakarta)

Wisata

Penutupan Wisata Keraton Yogyakarta Diperpanjang
Kerajinan wayang kayu yang diproduksi Pipit Dwi Ernawati bersama suaminya. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Wisata

Wayang Kayu Asal Madiun Makin Moncer di #LapakGanjar
'Fahrudin Sapu' kini tak melulu membuat sapu lantai. Produk hiasan pun menjadi andalan. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Magelang)

Wisata

Turun Temurun Bikin Sapu Lantai, Fahrudin Sukses Kembangkan Produk Kerajinan Seni
Jip Off Road, salah satu daya tarik wisata di kawasan Borobudur Highland. Foto: nyatanya.com/Instagram

Wisata

Borobudur Highland Siap Menjadi Kawasan Wisata Terpadu