Home / Plus

Jumat, 16 September 2022 - 15:25 WIB

Uang Tabungan Haji Penjaga SD yang Dimakan Rayap Akhirnya Ditukar Rp20.220.000

Kepala Bank Indonesia Solo menunjukkan uang dimakan rayap yang telah berhasil disusun sebanyak Rp20.220.000. Foto: Ist

Kepala Bank Indonesia Solo menunjukkan uang dimakan rayap yang telah berhasil disusun sebanyak Rp20.220.000. Foto: Ist

NYATANYA.COM, Surakarta – Penjaga SDN Lojiwetan, Solo bernama Samin (52), yang memiliki tabungan hampir Rp50 juta dimakan rayap, kini bernapas lega. Berkat bantuan Bank Indonesia Solo, potongan uangnya yang hancur dan berhasil disusun kembali berjumlah Rp20.220.000.

Wajah Samin dan istrinya, Sri Kadarwati terlihat semringah. Uang tabungan haji miliknya berhasil diselamatkan meskipun tak utuh seperti semula. Butuh waktu dua hari untuk merangkai sisa-sisa potongan kertas uang dimakan rayap.

Enam pegawai Bank Indonesia Solo ikut membantu merangkai dan merekontruksi serpihan potongan kertas uang yang hancur. Bahkan, pada Rabu kemarin para pegawai yang mendatangi kediaman Samin itu rela menyusun kertas uang hingga pukul 22.30 WIB.

Baca juga   Klomtan Winongo Asri Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Kampung Sayur

Pada malam itu jumlah uang yang bisa diselamatkan sebanyak Rp10.310.000 dan dimasukkan ke dalam kardus dengan segel Bank Indonesia. Sedangkan sehari sebelumnya jumlah uang yang berhasil dirangkai kembali berjumlah Rp 9.910.000.

Setelah itu, Samin ditemani istrinya langsung menuju Kantor Bank Indonesia Solo untuk menukarkan uangnya. Mereka membawa tiga kardus, dua kardus berisi uang dimakan rayap yang telah berhasil disusun, satu kardus lainnya berisi sisa kertas uang yang tidak bisa dirangkai.

“Alhamdulillah akhirnya uangnya bisa diselamatkan dan ditukarkan ke Bank Indonesia,” katanya sumringah.

Baca juga   Memalukan! Munas HIPMI di Solo Diwarnai Adu Jotos, Ini Dugaan Penyebabnya

Kedatangan pasangan suami istri disambut langsung Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Nugroho Joko Prastowo. Bank Indonesia juga sudah menyiapkan uang emisi tahun 2022 untuk penukaran uang yang berhasil direkontruksi.

“Potongan-potongan kertas uang tadi yang memenuhi syarat 2/3 dari luasan lembaran itu sebanyak Rp20.220.000,” sebut Joko di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Kamis (15/9/2022).

Usai penukaran itu, Samin berpesan kepada masyarakat untuk tidak meniru cara menabung yang dilakukannya dengan celengan di rumah. Selain tidak aman, menabung dengan cara itu ternyata rawan dimakan rayap seperti tabungan haji miliknya. (*)

Share :

Baca Juga

Kerajinan bunga dekorasi yang dirintis Aan Supatmo di tengah pandemi kini berkembang pesat. Foto: Diskominfo Jateng

Plus

Kerajinan Bunga Dekorasi Kebumen Kini Mampu Berdayakan Tetangga, Setelah Lakukan Ini
Tanaman zodia mempunyai manfaat kesehatan. (Foto: Istimewa)

Plus

Tanaman Zodia Bantu Cegah Serangan DB
AMD ahdir mendukung kualitas dari lulusan sumber daya manusia untuk mampu bersaing di tengah gempuran persaingan ketat saat ini. (Foto: Widodo)

Plus

Tampilkan Inovasi Prosesor Mobile dan CPU Data Center AMD Kelas Dunia Terdepan, AMD Gelar Teknologi Bareng AMIKOM Jogja
Ukiran kayu suku Kamoro hanya boleh dibuat oleh orang asli suku tersebut. Itulah sebabnya relatif susah menemukannya selain di daerah Papua, terutama Mimika.(Foto: Ryiadhy/InfoPublik)

Plus

Mengenal Seni Pahat Kayu Suku Kamoro yang Tak Sembarang Orang Boleh Membuat
Tanaman sorgum mudah ditanam di mana saja di Wuryantoro, Wonogiri. Foto: Diskominfo Jateng

Plus

Pemprov Jateng Optimalkan Pertanian Sorgum di Wonogiri
Pemkab Jepara, bersama Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Indonesian Chef Association (ICA) Kabupaten Jepara, dalam rangka HUT ke-77 RI. Foto: Diskominfo Jepara

Plus

Kenalkan Potensi Laut Jepara, Sajikan Makanan Latoh Gratis Sepanjang 77 Meter
SD Negeri Kumpul Rejo 02 Kota Salatiga mendeklarasikan menjadi Sekolah Ramah anak. Foto: Diskominfo

Plus

Stop Bullying, SD Negeri Kumpul Rejo 02 Pelopori Sekolah Ramah Anak Salatiga
Demplot budidaya bunga Bougenville di Desa Paten. Foto: beritamagelang

Plus

Di Tangan Petani Milenial Desa Paten, Satu Batang Bunga Bougenville Bisa Lahirkan Puluhan Warna Cantik