Home / Peristiwa

Rabu, 7 Juli 2021 - 10:20 WIB

UIN Walisongo Hibahkan Gedungnya untuk Isolasi Terpusat

Ganjar Pranowo mengapresiasi keterlibatan perguruan tinggi dalam penanganan Covid-19 di Jateng. (Foto:nyatanya.com/HUmas Jateng)

Ganjar Pranowo mengapresiasi keterlibatan perguruan tinggi dalam penanganan Covid-19 di Jateng. (Foto:nyatanya.com/HUmas Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo menghibahkan asrama mahasiswanya sebagai tempat isolasi terpusat pasien Covid-19. Gedung yang memiliki kapasitas 124 tempat tidur itu kini sudah digunakan oleh 53 orang pasien.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi keterlibatan perguruan tinggi dalam penanganan Covid-19 di Jateng. Menurutnya, partisipasi semacam itu sangat membantu dalam mempercepat penanganan pasien, khususnya mereka yang bergejala ringan.

“Ini bagus, saya ucapkan terimakasih dan apresiasi atas partisipasi UIN Walisongo. Tidak hanya ikut dalam program vaksinasi, tapi gedung-gedung kosong dimanfaatkan untuk isolasi terpusat,” kata Ganjar, saat mengecek isolasi terpusat di UIN Walisongo Semarang, Selasa (6/7/2021).

Baca juga   Rak Sedekah, Semangat Berbagi di Tengah Pandemi

Ganjar pun meminta seluruh bupati/ wali kota se-Jateng dapat berkoordinasi dengan perguruan tinggi di daerahnya masing-masing. Gedung-gedung kampus yang kosong, bisa dimanfaatkan untuk isolasi terpusat.

“Nggak usah sungkan, buktinya Rektor UIN Walisongo oke dan mendukung. Jadi ada banyak perguruan tinggi, sekolah, gedung diklat yang bisa digunakan,” ucapnya.

Dengan optimalisasi isolasi terpusat, lanjut gubernur, penanganan Covid-19 di Jateng akan bisa lebih cepat. Pasalnya, klaster tertinggi di Jateng adalah klaster keluarga.

“Kalau mereka yang positif diambil dan diisolasi terpusat, maka tidak akan jadi klaster keluarga. Maka saya minta optimalisasi isolasi terpusat ini dilakukan serentak di Jateng, apalagi sedang PPKM Mikro Darurat ini,” jelasnya.

Baca juga   Serahkan BST, Ganjar: Gunakan Model Gotong Royong Insyaallah Semua Dapat

Selain itu, UIN Walisongo juga membantu pemerintah untuk menyukseskan program vaksinasi. Setiap hari, kampus itu melaksanakan vaksinasi dengan target 1.200 orang per hari.

Sementara itu, Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof Dr Imam Taufiq mengatakan, sudah saatnya semua elemen terlibat dalam penanganan dan penyelesaian kasus Covid-19. Tidak lagi tugas ini hanya dibebankan pada pemerintah.

“Jadi semua harus terlibat, bukan hanya Dinkes atau Pak Gubernur, tapi perguruan tinggi bisa terlibat. Apalagi, kami punya potensi untuk membantu,” katanya.(*)

Share :

Baca Juga

Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih menggunting pita, menandai peresmian Jembatan Hijau dan Jalan Gus Dur di Pajangan. (Foto: Humas Bantul)

Peristiwa

Bupati Bantul Resmikan Jembatan Hijau dan Jalan Gus Dur di Pajangan
Heroe Poerwadi sosialisasi PPKM Mikro di Kelurahan Terban. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

PPKM Mikro dan Percepatan Vaksinasi Kendalikan Penyebaran Covid-19
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto memberikan penghargaan secara simbolis kepada relawan dedikasinya dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19. (Foto: Kominfo Kebumen)

Peristiwa

200 Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19 dapat Penghargaan dari Bupati Kebumen
Penyaluran BST di Kota Yogyakarta terus dikebut. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Penyaluran BST di Yogya Terus Dikebut, Realisasi 94 Persen
Bakti sosial mewarnai peringatan HUT ke-52 Bank Bapas 69. (Foto:Humas/beritamagelang)

Peristiwa

HUT ke-52, Bank Bapas 69 Gelar Bakti Sosial
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menyaksikan pelaksanaan vaksinasi 'Drive Thru' yang digelar di UGM. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Vaksinasi ‘Drive Thru’ Sasar 3.000 Orang
Empat pemuda ini dihukum push up setelah kedapatan mancing tengah malam di saat PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Mancing Tengah Malam Kena Operasi PPKM Darurat, Push Up Dehh…
Sego Tiwul, Selangkah Go Online Teknologi Informasi Wonogiri Unggul, aplikasi baru yang diluncurkan BPN Wonogiri. (Foto: Diskominfo Wonogiri)

Peristiwa

“Sego Tiwul”, Aplikasi Layanan Pertanahan di Wonogiri