Home / Peristiwa

Minggu, 1 Agustus 2021 - 21:40 WIB

UIN Walisongo Hibur Warga Isolasi dengan Musik dan Badut

Musik dan Badut persembahan mahasiswa UIN Walisongo jadi hiburan pasien Covid-19 yang jalani isolasi. (Foto: Humas Jateng)

Musik dan Badut persembahan mahasiswa UIN Walisongo jadi hiburan pasien Covid-19 yang jalani isolasi. (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Seruan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tentang Mahasiswa Jateng Bersatu Perangi Covid-19, benar-benar menggugah mahasiswa di sejumlah kampus.

Kali ini mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang turun memberikan semangat moral bagi pasien yang sedang menjalani isolasi di Rumah Dinas Walikota Semarang, Minggu (1/8/2021).

Puluhan pasien yang sedang berjemur di bawah matahari pagi, langsung mengangkat tangan saat musik akustik mengalun. Sebagian mereka ikut menyanyikan lagu. Situasi saat itu terlihat gayeng, meski tetap menerapkan protokol kesehatan terutama menjaga jarak dan memakai masker.

Bukan hanya musik akustik, mahasiswa jurusan Pemberdayaan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah UIN Walisongo semarang tersebut juga menyuguhkan badut dengan polah lucu, saat Gubernur Ganjar Pranowo tiba-tiba hadir bergabung

Baca juga   Bupati Kulon Progo Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi dan UKM Tahun 2021

Koordinator Mahasiswa, Rina Purwaningsih mengatakan, kegiatan kali ini karena pihaknya tergugah atas seruan gubernur untuk ikut melawan Covid-19.

“Iya, ini karena ada anjuran (seruan) Pak Gubernur agar mahasiswa turun, ikut serta dalam penanganan Covid-19. Nah, kali ini kami mencoba menghibur pasien yang sedang isolasi,” ujarnya.

Rina menambahkan, memang tidak membutuhkan waktu lama untuk persiapannya. Musik akustik dan badut dihadirkan untuk menghibur pasien.

“Semua dari mahasiswa. Ya, biar pasien bisa tersenyum, karena mereka bosan sehingga bisa dihibur dengan badut,” tuturnya.

Pihaknya tidak hanya akan berhenti sampai di sini. Rencananya, akan melakukan pendataan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sekitar kampus Kecamatan Ngaliyan yang terdampak pandemi.

Baca juga   Ribuan Pegawai Jasa Sektor Keuangan Antusias Divaksin

“Rencana ke depan kita akan mendata PKL yang terdampak. Nanti kita bantu carikan solusi,” imbuhnya.

Sementara, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah tergugah untuk ikut berperan dalam penanganan Covid-19.

“Kali ini UIN mmeberikan hiburan badut dan musisinya, bisa bareng dengan mereka yang sedang isolasi,” paparnya.

Menurut Ganjar, hal itu adalah langkah kreatif dan konkret bagi mahasiswa untuk berperan ikut serta dalam penanganan Covid-19.

“Saya mengajak mahasiswa di Jateng terlibat dalam penanganan Covid-19. Silakan mau ambil bagian yang mana. Menghibur, membantu mereka yang kesulitan ekonomi. Ini top, semoga di Jateng ini bisa ikut semua,” tandasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Sasaran vaksinasi ibu hamil di Klaten sebanyak 4.200-an orang yang usia kandungannya diatas 12 minggu sampai sekitar 33 minggu. (Foto:Humas Klaten)

Peristiwa

Ibu Hamil di Klaten Mulai Divaksin Covid-19
Ilustrasi apotek di Pekalongan. (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

Peristiwa

Timbun Tabung Oksigen dan Obat, Terancam Pidana
Gerakan” Kebut Vaksinasi, Kebut Pemulihan Ekonomi” di Surakarta. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Surakarta “Kebut Vaksinasi, Kebut Pemulihan Ekonomi”
Ganjar Pranowo hadiri penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara daring. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Dicurhati Pelajar SD, Ganjar Langsung Kirim Bantuan
Bupati Batang Wihaji melakukan sidak di PT Cheiljedang. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Pabrik Pakan Ternak Diminta Utamakan Bahan Lokal
Bank Klaten menyalurkan 247 paket sembako bagi para pedagang kaki lima. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Bank Klaten Salurkan 247 Paket Sembako Bagi PKL Terdampak PPKM
Bank Bapas 69 dukung pertumbuhan sektor usaha kecil di Magelang, dengan cara membeli hasil produk UMKM. (Foto:Humas Kab.Magelang)

Peristiwa

Produk UMKM Magelang Dipasarkan di Galery Display Bank Bapas 69
Ganjar Pranowo meninjau call center Covid-19 bentukannya. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Ini Nomer Call Center Covid-19 Jawa Tengah, 024 76442888 dan 08112622000