Home / News

Rabu, 1 September 2021 - 00:14 WIB

Untuk Kedua Kalinya, DIY Terima Penghargaan Tepat Waktu TLHP

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X secara daring menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri RI sebagai provinsi yang Tepat Waktu dalam Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pengawasan. (Foto: Humas Pemda DIY)

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X secara daring menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri RI sebagai provinsi yang Tepat Waktu dalam Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pengawasan. (Foto: Humas Pemda DIY)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah Daerah DIY kembali menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri RI sebagai provinsi yang Tepat Waktu dalam Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pengawasan (TLHP) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah oleh Inspektorat Jenderal Kemendagri RI.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X secara daring menerima penghargaan ini pada Selasa (31/8/2021) dari Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Penghargaan diberikan dalam acara Launcing Sinergitas Pengelolaan Bersama Monitoring Centre for Prevention (MCP) Tahun 2021.

Kesepuluh provinsi penerima penghargaan ini adalah DIY, DKI Jakarta, Riau, Sulawesi Tengah, Bali, Lampung, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Banten.

Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji yang ditemui usai acara mengatakan, penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya diterima DIY. DIY menerima penghargaan ini dua tahun berturut-turut.

“DIY dinilai menjadi salah satu daerah yang bisa menindaklanjuti temuan-temuan Inspektorat Jenderal Kemendagri RI secara tepat waktu dan tepat mutu,” imbuhnya.

Baca juga   Kejar Herd Immunity, Kudus Targetkan Vaksinasi 50 Persen

Terkait launching MCP, Aji mengatakan, acara ini digagas bersama oleh Kemendagri RI, BPKP RI dan KPK RI. MCP merupakan gagasan KPK RI untuk bisa mempermudah dalam melakukan pengawasan dan pencegahan korupsi.

“Saya kira MCP ini makin mempermudah pelaporan kita, sehingga kita tidak perlu lagi sering-sering tatap muka. Kita bisa mengisi format-format yang ada di sistem itu, yang kemudian akan ada analisisnya juga, sehingga kita bisa tahu langsung apa yang harus dilakukan selanjutnya untuk pengambilan keputusan,” papar Aji.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, mengucapkan selamat atas nama pemerintah dalam hal ini Kemendagri RI kepada sepuluh daerah yang telah menyelesaikan tindak lanjut Hasil Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah secara tepat waktu.

“Saya berharap ke depannya sepuluh daerah yang sudah berhasil ini bisa konsisten tepat waktu dalam menindaklanjuti Hasil Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, dan dapat jadi contoh serta motivasi bagi daerah lain. Sekali lagi saya mengapresiasi setinggi-tingginya,” imbuhnya.

Baca juga   BPPTKG Ubah Rekomendasi Daerah Bahaya Erupsi Gunung Merapi

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPK RI, Firli Bahuri mengatakan, KPK diberikan mandat untuk melakukan pemberantasan korupsi dengan segala cara, mulai dari pencegahan, melakukan koordinasi dengan instansi yang juga melakukan pemberantasan korupsi dan instansi yang melakukan pelayanan publik, sekaligus melakukan monitoring penyelenggaraan pemerintahan daerah, hingga penyelidikan, penyidikan serta penuntutan kasus korupsi.

“MCP adalah salah satu aspek dalam rangka pemberantasan korupsi dengan cara pencegahan. Dalam hal ini, KPK melakukan segala upaya pemberantasan korupsi. Ada tiga strategi utama, yakni pendidikan kepada masyarakat, pencegahan dengan perbaikan sistem, dan penindakan dengan proporsional serta akuntabel,” jelasnya. (*)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi: nyatanya.com/Foto: Agoes Jumianto)

News

PPKM Diperpanjang Lagi, DIY Turun ke Level 3
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Cahyono Widodo. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

News

Anak–anak di Klaten Mulai Terpapar Covid-19, Ini Faktanya
(Ilustrasi/nyatanya.com)

News

Meski Kasus Covid-19 Mulai Turun, 3 Daerah di DIY Ini Masih Butuh Perhatian
(Ilustrasi/nyatanya.com)

News

Hari Ini 1.296 Positif Covid-19 di DIY Dilaporkan Sembuh
Ganjar Pranowo minta pembatasan kegiatan di level desa. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Evaluasi PPKM Darurat, Ganjar: Kunci Pergerakan dari Desa
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

BST Segera Turun Lur, Segini Jumlahnya
Penampakan awan panas guguran Merapi tanggal 29 Juni 2021 pukul 11.32 WIB. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

News

Asap Tebal di Puncak Merapi Siang Tadi
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Kasus Covid-19 DIY Hari Ini: Sembuh 1079 Orang, Meninggal 18, Kasus Baru 353