Home / News

Selasa, 7 Juni 2022 - 22:13 WIB

Usai Ditangkap di Lampung, Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja Diperiksa Polda Metro Jaya

Abdul Qadir Baraja saat ditangkap di Lampung untuk kemudian dibawa ke Jakarta. Foto: Istimewa

Abdul Qadir Baraja saat ditangkap di Lampung untuk kemudian dibawa ke Jakarta. Foto: Istimewa

NYATANYA.COM, Jakarta – Polisi menangkap Pimpinan tertinggi Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja di Lampung. Dia kemudian dibawa ke Jakarta untuk diperiksa.

Polisi menyebut penangkapan petinggi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Baraja terkait dengan konvoi khilafah yang terjadi di Cawang, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Diketahui, konvoi pemotor dengan poster bertuliskan kebangkitan khilafah dan bendera dengan aksara Arab itu terjadi pada Minggu (29/5/2022). Khilafatul Muslimin juga telah mengakui bahwa konvoi itu dilakukan oleh anggotanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan penangkapan Abdul ini merupakan hasil penyelidikan oleh tim khusus yang dibentuk atas perintah Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Baca juga   Presiden: Ada 29 Provinsi Capai 70 Persen Vaksinasi Covid-19

Kendati demikian, Zulpan belum mau membeberkan soal status hukum Abdul dalam kasus ini. “Nanti kita jelaskan,” ujarnya.

Sebelumnya, Zulpan membenarkan ihwal kabar penangkapan Abdul Qadir Baraja selaku petinggi Khilafatul Muslimin di wilayah Lampung.

Zulpan menyebut Baraja merupakan pemimpin tertinggi Khilafatul Muslimin. Dia menyebut Baraja akan dibawa ke Jakarta untuk diperiksa.

Abdul Qadir tiba di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pada Selasa (7/6/2022) sekitar pukul 16.15 WIB.

Baca juga   Polda Metro Jaya Berhasil Amankan 16 Tersangka Pengoplos Tabung Gas Melon

Dia dibawa ke Polda Metro Jaya dengan pengawalan ketat dari personel Kepolisian. Abdul Qadir mengenakan pakaian gamis berwarna biru dengan peci putih.

Saat turun dari mobil yang membawanya, Abdul Qadir sempat memberikan salam kepada awak media yang telah menunggu.

Tak banyak kalimat yang diucapkan oleh pimpinan Khilafatul Muslimin tersebut saat digiring ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

(ilustrasi:nyatanya.com)

News

Hari Ini DIY Mencatat 1.094 Orang Sembuh, Positif Covid-19 Tambah 1.628 Kasus
Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit memberikan penghargaan kepada M. Luthfi Farchan di SMP 30 Semarang. Foto: Tribratanews/Polda Jateng

News

Polda Jateng Apresiasi Aksi Spontanitas Pelajar SMP Lancarkan Arus Lalin Saat Bus Terbakar
Presiden Joko Widodo (kanan) berjalan di dekat peti berisi jenazah Almarhum Buya Syafii Maarif saat melayat di Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta, Jumat (27/5/2022). Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tahun 1998-2005, Buya Syafii Maarif wafat pada Jumat (27/5/2022) pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) karena sakit. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/tom.

News

Buya Syafii Maarif Wafat, Presiden Takziah ke Rumah Duka
Desain Istana Negara di ibu kota negara yang baru: Nusantara. (Instagram/Nyoman_Nuarta)

News

Segera Terbit, Payung Hukum untuk Otorita IKN Bekerja
Foto: ANTARA

News

Dirut Pertamina: Penurunan Penjualan Solar Perlu Diantisipasi dengan Regulasi
Digitalisasi UMKM jadi fokus Ganjar-Yasin genjot perekonomian rakyat. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Tiga Tahun Ganjar-Yasin Mengabdi, Digitalisasi UMKM Jadi Fokus Genjot Perekonomian Rakyat
Mendagri M Tito Karnavian dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI. Foto: kemendagri.go.id

News

Kemendagri Dukung Tiga Provinsi Hasil Pemekaran di Papua Ikut Pemilu

News

18 Anggota Ormas Khilafatul Muslimin Surabaya Diperiksa Polda Jatim