Home / News

Rabu, 4 Agustus 2021 - 18:24 WIB

Vaksinasi Booster untuk Nakes di Jateng Sudah Dimulai

Ganjar Pranowo, saat memantau vaksinasi pelajar di SMAN3 Surakarta. (Foto: Humas Jateng)

Ganjar Pranowo, saat memantau vaksinasi pelajar di SMAN3 Surakarta. (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Surakarta – Program vaksinasi booster untuk tenaga kesehatan di Jateng sudah dimulai. Hari ini, sejumlah nakes di RSUP dr Kariadi Semarang sudah mulai mendapat suntikan vaksin dosis ketiga itu.

“Sudah, vaksinasi booster yang Moderna untuk tenaga kesehatan sudah dimulai. Tadi (RSUP) Kariadi sudah mulai, mudah-mudahan daerah lain segera menyusul,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat memantau vaksinasi pelajar di SMAN3 Surakarta, Rabu (4/8/2021).

Vaksin moderna, lanjut Ganjar, juga siap dikirimkan ke seluruh kabupaten/ kota di Jateng. Beberapa daerah juga sudah mengambil.

Meski begitu, Ganjar mewanti-wanti daerah untuk menyiapkan rantai dingin. Sebab, perlakuan vaksin Moderna sangat berbeda dengan vaksin yang sudah ada, seperti Sinovac atau Astrazeneca. Vaksin Moderna harus disimpan di suhu minus 15-20 derajat celcius.

Baca juga   Tayang di Bioskop 18 November 2021, Sri Sultan Apresiasi Film Losmen Bu Broto

“Solo tinggal ambil, tapi saya ingatkan, karena ini perlu rantai dingin khusus, maka saya minta daerah menyiapkan rantai dinginnya. Jangan sampai kualitasnya menurun sehingga saya minta disiapkan betul. Yang sudah siap dan punya fasilitas rantai dingin, saya minta segera diambil dan disuntikkan,” tegasnya.

Selain vaksinasi booster, kiriman vaksin untuk Jateng juga mulai banyak. Beberapa hari lalu, pihaknya mendapat kiriman vaksin sebanyak 600 ribu dosis vaksin.

“Kiriman vaksin sudah mulai banyak ke Jateng. Jadi sekarang kita lakukan percepatan. Prioritas utama tetap lansia, nanti setelahnya baru komunitas lain, termasuk para pelajar ini,” jelasnya.

Baca juga   Indonesia - Malaysia Tandatangani Kerja Sama Perlindungan Pekerja Migran

Ditambahkan, pihaknya juga sudah mendapat vaksin kerja sama dengan Sinopharm. Vaksin itu nantinya akan disuntikkan pada sejumlah penyandang disabilitas di Jawa Tengah.

“Itu yang coba kita gerakkan. Belum lagi bantuan vaksinasi dari TNI/Polri yang juga cukup banyak,” katanya.

Selain soal vaksinasi nakes, dalam kesempatan itu Ganjar juga mengatakan, rumah sakit darurat Donohudan sudah mulai dioperasikan. Dengan begitu, maka ia berharap penanganan akan semakin maksimal.

“Sudah siap. Sebenarnya target operasi kan tanggal 1 Agustus, tapi karena ada beberapa yang perlu diperbaiki. Tapi hari ini sudah bisa dipakai,” pungkas Ganjar Pranowo. (*)

Share :

Baca Juga

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto:MC.TMG)

News

Kementan Dorong Temanggung Jadi Kawasan Super Prioritas Pertanian
Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian. (Foto: kemendagri.go.id)

News

Mendagri Ingatkan APDESI Tidak Terlibat Politik Praktis
Untuk tahap awal KA Bandara siap melayani 26 perjalanan setiap hari, dan gratis bagi pemegang tiket pesawat. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Gratis Bagi Pemegang Tiket Pesawat, KA Bandara YIA Beroperasi 26 Kali per Hari
Menkominfo usai menerima kunjungan Dubes Spanyol Francisco De Asis Aguilera Aranda di kantornya, Jumat (8/4/2022). Foto: Wahyu Sudoyo/InfoPublik

News

Menkominfo: Spanyol akan Ikut Biayai Proyek Infrastruktur TIK di Indonesia
Barang bukti ganja yang disita dari tersangka JJR. Foto: @polresjogja

News

Edarkan 1 Kg Ganja, Oknum Mahasiswa Diancam 12 Tahun Penjara dan Denda Rp8 Miliar
Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K. Foto: Humas Polda Jateng/Tribratanews

News

Polda Jateng Tangkap 66 Tersangka Penimbun BBM Subsidi yang Bikin Negara Rugi Rp11 Miliar, Salah Satunya Oknum ASN
Komisi X DPR RI melakukan kunjungan ke Kabupaten Sragen guna memastikan kelancaran kesiapan sekolah penggerak di Kabupaten Sragen. (Foto: Diskominfo Sragen)

News

11 Sekolah di Sragen Ditunjuk Sebagai Sekolah Penggerak
Mendagri M Tito Karnavian dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI. Foto: kemendagri.go.id

News

Kemendagri Dukung Tiga Provinsi Hasil Pemekaran di Papua Ikut Pemilu