Home / News

Selasa, 24 Agustus 2021 - 06:53 WIB

Vaksinasi Booster untuk Nakes Jateng Capai 31,36 Persen

Vaksinasi dosis ketiga untuk nakes di Jawa Tengah sudah mencapai 31,36 persen. (Foto: Humas Jateng)

Vaksinasi dosis ketiga untuk nakes di Jawa Tengah sudah mencapai 31,36 persen. (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengebut vaksinasi booster untuk tenaga kesehatan. Sampai saat ini, vaksinasi dosis ketiga untuk nakes sudah mencapai 31,36 persen.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo, saat rapat evaluasi penanganan Covid-19, Senin (23/8/2021). Menurut Prasetyo, dari 164.917 nakes di Jateng, sudah ada 51.715 nakes yang divaksin dosis ketiga.

“Vaksinasi nakes dosis ketiga di Jateng sudah mencapai 31,36 persen. Percepatan terus dilakukan agar nakes semakin terlindungi,” katanya.

Baca juga   Blusukan ke Solo, Menteri Luhut Cek Vaksinasi di Lapangan

Sementara untuk vaksinasi di Jateng, Prasetyo mengatakan sampai saat ini 6,4 juta orang sudah divaksin dosis pertama. Sementara 3,1 juta orang sudah divaksin dosis kedua.

“Secara persentase, vaksinasi di Jateng sudah mencapai 22,33 persen dosis pertama, dan 13,28 persen dosis kedua,” jelasnya.

Untuk vaksinasi dosis pertama, daerah dengan capaian tertinggi adalah Kota Salatiga dengan 90,12 persen, disusul Kota Magelang 84,42 persen, dan Kota Surakarta 78,98 persen.

“Sementara daerah yang masih rendah capaian vaksinasinya adalah Brebes 12,58 persen, (Kabupaten) Magelang 12,89 persen, dan Tegal 13,45 persen,” terangnya.

Baca juga   Luncurkan Bus Vaksin, Ini Upaya Jateng Jangkau “Remote Area”

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta semua daerah melakukan percepatan vaksinasi. Sebab, stok vaksin untuk Jateng sudah ada penambahan.

“Selain itu, kerja sama juga dengan TNI/ Polri agar vaksinasi bisa lebih cepat. Saya ingatkan untuk vaksinasi diprioritaskan pada lansia, kelompok rentan dan mereka yang memiliki komorbid,” ujar Ganjar.

Selain itu, Ganjar juga meminta vaksinasi bisa menyasar pada daerah-daerah terpencil. Sehingga, mereka yang ada di remote area tidak kesulitan mengakses vaksin. (*)

Share :

Baca Juga

Dengan menerapkan sistem digitalisasi pasar, para pedagang justru akan semakin dipermudah dalam melayani pembeli. (Foto: Diskominfo Batang)

News

Sudah Saatnya Pedagang Tradisional Masuki Digitalisasi Pasar
RS PKU Muhammadiyah Prambanan siap dioperasikan menjadi RS Darurat Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

News

RS Darurat Covid-19 Klaten Resmi Beroperasi
Ganjar Pranowo menjadi gubernur pertama yang berkunjung ke Pulau Parang. (Foto: Humas Jateng)

News

Senangnya Warga Parang Sambut Ganjar, Gubernur Pertama yang Berkunjung
Menyambut HUT RI ke-76 Karangtaruna Dukuh Beji Desa Sidomulyo melakukan tradisi cuci bendera di jalan. (Foto: Diskominfo Boyolali)

News

Ritual Cuci Bendera Merah Putih, Tradisi Warga Sidomulyo Sambut HUT Kemerdekaan RI
Bupati Klaten dalam sebuah kesempatan meninjau pelaksanaan vaksinasi. Dalam waktu dekat pihaknya akan menyasar anak usia 12 - 18 tahun untuk divaksin. (Foto: Humas Klaten)

News

Jaga Imunitas, Klaten Targetkan 20.000 Vaksinasi Tiap Hari
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

60 Warga Mertoyudan Sembuh dari Covid-19
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Positif Covid-19 di DIY Hari Ini Tambah 688 Kasus, Meninggal 21 Orang
Jalan Kusumanegara ditutup mulai perempatan SGM. (Foto:nyatanya.com/Humas Kota Yogya)

News

Mobilitas Masyarakat Terus Diperketat, Akses Jalan Kampung pun Dibatasi