Home / Peristiwa

Jumat, 23 Juli 2021 - 12:38 WIB

Vaksinasi di Boyolali Mulai Sasar Pedagang Pasar

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac kepada pedagang di Pasar Tradisional Sunggingan, Boyolal, Kamis (22/7/2021). (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Boyolali)

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac kepada pedagang di Pasar Tradisional Sunggingan, Boyolal, Kamis (22/7/2021). (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Boyolali)

NYATANYA.COM, Boyolali – Program vaksinasi yang terus berlangsung digencarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali dalam menekan laju penambahan kasus Covid-19.

Program vaksinasi terus dikebut sesuai dengan ketersediaan vaksin yang diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali. Seperti yang terlihat di Pasar Sunggingan, Kecamatan Boyolali, Kamis (22/7/2021). Sejumlah pedagang pasar divaksinasi dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesahatan Kabupaten Boyolali, Sherly Jeanne Kilapong, menjalaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi dosis pertama di Pasar Sunggingan akan menyasar sekira 500 pedagang.

“Vaksinasi dosis pertama bagi padagang Pasar Sunggingan. Sasarannya kurang lebih 500 pedagang dan dilayani oleh empat tim dari Dinas Kesehatan,” katanya di sela kegiatan vaksinasi.

Sebelumnya, pedagang Pasar Boyolali Kota sebanyak 700 telah menerima vaksin dosis pertama dan kedua beberapa waktu yang lalu. Pelaksanaan vaksin ini dilakukan ke seluruh pasar yang ada di Kabupaten Boyolali secara bertahap. Hal ini dilakukan menyusul jumlah ketersediaan vaksin yang diterima Dinkes Kabupaten Boyolali.

Baca juga   Patut Dicontoh! PKL Tertib Jalankan Aturan PPKM Level 4

“Secara bertahap kami rencanakan untuk pasar-pasar yang lainnya sesuai dengan ketersediaan vaksin. Kemarin kami dapat dropping vaksin sebanyak 600 vial untuk 6.000 sasaran atau 6.000 dosis vaksin SinoVac. Untuk stok minggu ini kami menyesuaikan dengan stok yang ada untuk kegiatan vaksinasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Umum Boyolali, Teguh Siswanto mengatakan, dari 800 pedagang Pasar Sunggingan yang aktif sebagian sudah mendapatkan vaksinasi di lingkungan masing-masing. Sehingga para pedagang yang sudah melakukan vaksinasi diharapkan segera memiliki kartu vaksin untuk pendataan program vaksinasi.

Baca juga   23 Rumah Warga Mamuju Rusak Diterjang Angin Kencang, 4 Kecamatan Terdampak

“Harapannya setelah pedagang kami divaksinasi otomatis pedagang kami lebih nyaman, pengunjung juga lebih nyaman,” katanya.

Dilaporkan, sebanyak 75 persen dari 2.000 pedagang pasar yang dinaungi oleh UPT Pasar Umum Boyolali sudah mendapatkan vaksin. Diantaranya pedagang di Pasar Boyolali Kota, Sunggingan, Ngebong, Sidodadi, Tambak, dan Mojosongo sudah mendapatkan vaksin baik di lingkungan tempat tinggalnya maupun vaksinasi yang dilakukan di pasar.

Salah satu pedagang Pasar Boyolali, Fery Adrianto mengungkapkan bahwa dia dan para pedagang sudah menunggu untuk bisa mendapatkan vaksin. Menurutnya, dengan vaksin mampu memberikan perlindungan kepada pedagang maupun pengunjung pasar.

“Ini (vaksin) sudah dimulai mudah-mudahan vaksin yang kedua segera diturunkan. PPKM segera selesai, masyarakat sudah terlindungi, sehingga ekonomi segera pulih kembali,” pungkas pedagang elektronik ini. (*)

Share :

Baca Juga

Heroe Poerwadi resmi menjabat Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY. (Foto:Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Wawali Yogya Jabat Ketua Umum MES DIY
(Foto: MC Diskominfo Prov Jatim)

Peristiwa

Terkait Dugaan Kecurangan, Bank Jatim Lakukan Investigasi Internal
Jemaah haji kloter 47 SOC berangkat menuju Embarkasi Haji Donohudan Boyolali Jawa Tengah dari Balaikota Yogyakarta, Kamis (23/5/2024). Foto: Humas Pemkot Jogja

Peristiwa

Pj Wali Kota Yogya Sugeng Purwanto Lepas 391 Jemaah Haji Kloter 47 SOC
Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

Peristiwa

Keluarga Garda Terdepan Wujudkan DIY Bebas Stunting
Pelaku penggelapan mobil rental EH Warga Sagan ditangkap polisi di wilayah Bandungan, Semarang. Foto: Ist

Peristiwa

Gadaikan Mobil Rental Sebesar Rp22,5 Juta, Warga Gondokusuman Diringkus Polisi di Bandungan
Penumpang duduk tanpa berjarak di dalam KRL Commuter Line, Jakarta, Rabu (9/3/2022). Pemerintah menerbitkan aturan baru naik KRL yaitu tempat duduk tanpa jarak, peningkatan kapasitas hingga 60 persen, balita dibolehkan naik dengan didampingi orang tua, wajib memakai masker, dilarang berbicara dan sudah divaksin Covid-19. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj)

Peristiwa

Meski Ada Pelonggaran, Penumpang KRL Ini Tetap Memilih Taat Prokes
Ketua TP PKK Kota Magelang Niken Ichtiaty Nur Aziz memberikan langsung tali asih di Pendopo Pengabdian kompleks Rumah Jabatan Wali Kota Magelang, Rabu (22/12/2021). (Foto: MC Kota Magelang)

Peristiwa

Jelang Natal, 105 Jemaat Gereja Lansia di Magelang Terima Tali Asih
Banjir merendam permukiman warga di kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah pada Minggu (4/9/2022). Foto: BPBD Kabupaten Katingan

Peristiwa

Curah Hujan Tinggi, Dua Kabupaten Wilayah Kalimantan Tengah Dilanda Banjir