Home / News

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 12:32 WIB

Vaksinasi Door to Door Sasar Penyandang Disabilitas di Caturtunggal

Vaksinasi dilakukan secara door-to-door atau dengan sistem jemput bola oleh Puskesmas Depok III menyasar warga penyandang disabilitas. (Foto: Humas Sleman)

Vaksinasi dilakukan secara door-to-door atau dengan sistem jemput bola oleh Puskesmas Depok III menyasar warga penyandang disabilitas. (Foto: Humas Sleman)

NYATANYA.COM, Sleman – Vaksinasi untuk penyandang disabilitas di Kalurahan Caturtunggal, pada Jumat (1/10/2021) dilakukan secara door to door atau dengan sistem jemput bola oleh Puskesmas Depok III. Hal ini dilakukan lantaran mereka memiliki keterbatasan dalam mobilitas.

Meski tidak sedikit masyarakat yang takut ketika melihat jarum suntik, hal tersebut berbeda dengan yang dialami oleh Wiji Astuti (39) warga Padukuhan Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman. Ketika disuntik vaksin, Wiji Astuti justru semangat untuk menerima vaksin jenis Sinopharm dosis kedua.

Baca juga   Joko Widodo "Mbrebes Mili" Divaksin di Depan Presiden

Wiji mengaku tidak merasakan sakit ketika disuntik vaksin Covid-19 tahap kedua oleh petugas vaksinator.

Sementara itu, Arditya Sejati, Promkes Puskesmas Depok III mengatakan, untuk penyandang disabilitas yang belum melakukan vaksinasi maka akan dilakukan dengan cara door to door.

“Hari ini terdapat delapan warga penyandang disabilitas di Padukuhan Janti, Santren, Nologaten, Mrican, dan Ngentak yang menjalani proses vaksinasi jemput bola dari Puskesmas Depok III,” jelasnya.

Arditya melanjutkan, apabila ada warga yang memiliki kebutuhan khusus yang akses atau mobilitasnya terbatas, Puskesmas Depok III siap untuk memfasilitasi vaksinasi secara jemput bola.

Baca juga   Balai Kota Yogya Jadi Kawasan Wajib Masker dan Vaksin

Dukuh Janti, Heri Sugiyarto, menyampaikan terimakasih kepada semua pihak terhadap jemput bola vaksinasi dosis kedua Sinopharm bagi penyandang disabilitas di wilayahnya.

“Setiap warga, apalagi yang berkebutuhan khusus, juga wajib mendapatkan haknya untuk divaksinasi Covid-19 dalam rangka untuk menciptakan herd immunity (kekebalan kelompok), sehingga pandemi ini dapat segera berakhir,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto, saat membuka Acara Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemantauan Orang Asing. (Foto: Diskominfo Grobogan)

News

Grobogan Perketat Pengawasan Tenaga Kerja Asing
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Sampai Hari ini Sudah 60.579 Pasien Covid-19 Sembuh di DIY
Ganjar Pranowo saat mengunjungi Desa Kecis, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo yang jadi klaster hajatan. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Klaster Hajatan, Satu Desa di Wonosobo Jalani Isoman

News

Skrining Digital Melalui Aplikasi Peduli Lindungi, Butuh Sosialisasi
Imam Maskur, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Tengah. (Foto: Humas Jateng)

News

Tiga Tahun, Pemprov Jateng Salurkan Insentif Pengajar Agama Lebih dari Rp714 Miliar
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Sragen)

News

Perketat PPKM, Pemkab Sragen Larang Hajatan dan Arisan
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

97 Warga Salaman Sembuh Covid-19
Rekaman awan panas guguran Merapi tanggal 5 Agustus 2021 pukul 08.05 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi 5 Kali Semburkan Awan Panas ke Arah Barat Daya