Home / Peristiwa

Senin, 5 Juli 2021 - 15:40 WIB

Vaksinasi Halodoc Targetkan 10.000 Selama 10 Hari

Walikota Surakarta Gibran Rakabuming melihat langsung pelaksanaan vaksinasi yang difasilitasi Halodoc dam Gojek. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Surakarta)

Walikota Surakarta Gibran Rakabuming melihat langsung pelaksanaan vaksinasi yang difasilitasi Halodoc dam Gojek. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Surakarta)

NYATANYA.COM, Surakarta – Hari pertama pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang digagas Pemerintah Kota Surakarta dengan Halodoc dan Gojek di Pendhapi Gede Sala, Senin (5/7/2021) berjalan lancar.

Program vaksinasi dari Halodoc ini menyasar 10.000 masyarakat kota Solo di berbagai wilayah selama 10 hari ke depan hingga 15 Juli 2021 untuk dosis pertama. Sementara dosis kedua akan dilakukan pada 2-12 Agustus 2021 di lokasi yang sama dengan target peserta adalah lansia (minimal 60 tahun), pra-lansia (minimal 50 tahun) serta masyarakat umum (minimal 18 tahun).

Walikota Surakarta Gibran Rakabuming didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta Siti Wahyuningsih, Co-Founder dan CEO Halodoc Jonathan Sudharta, serta CEO Konimex Group Rachmadi Joesoef melihat langsung pelaksanaan vaksinasi pagi tadi.

Baca juga   Tingginya Antusiasme Anak Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Semarang

Walikota Surakarta memberikan apresiasi atas partisipasi Halodoc dan Gojek dalam mendukung percepatan vaksinasi di Kota Solo. Ia pun mengajak masyarakat untuk mau menerima vaksinasi sehingga dapat melindungi sesama ditengah pandemi.

“Apresiasi kepada Halodoc dan Gojek yang berpartisipasi dalam percepatan vaksinasi melalui kegiatan pada hari ini. Partisipasi masyarakat juga cukup baik untuk mengikuti vaksinasi. Kepada teman-teman yang belum vaksin silahkan diajak karna syaratnya sangat mudah. Dengan kapasitas harian mencapai 1.000 vaksinasi sehari dan menyasar sedikitnya 10.000 masyarakat tervaksinasi, Pemerintah Kota Surakarta berupaya untuk terus kebut vaksinasi Covid-19 bahkan di tengah berlakunya PPKM Darurat di Kota Surakarta,” ujar Gibran.

Baca juga   Gencarkan Patroli Malam, Imbau Warga Taat Prokes

Co-Founder dan CEO Halodoc Jonathan Sudharta yang turut hadir dalam kunjungan di hari pertama kegiatan vaksinasi ini mengatakan, “Merupakan sebuah kehormatan bagi Halodoc dapat dipercaya oleh Pemerintah Kota Surakarta dalam membantu percepatan cakupan vaksinasi di Kota Solo. Sejak awal pandemi merebak hingga penerapan PPKM Darurat di Tanah Air, kami senantiasa berada di garda depan dalam percepatan mitigasi penanganan Covid-19 dengan edukasi informasi kesehatan yang valid, telemedisin, pengantaran obat dari apotek terpercaya, penyelenggaraan Tes Covid-19 drive thru, dan yang terbaru turut membantu vaksinasi.” (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada perwakilan warga Desa Polobogo, Getasan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Pemkab Semarang Salurkan 1.347 Ton Bantuan Beras PPKM
Kegiatan vaksinasi di kampung untuk menyisir warga di lingkungan paling bawah yang belum mendapat suntikan vaksin Covid-19. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Vaksinasi Covid-19 Mulai Blusukan Masuk Kampung
Masjid Raya Baiturrahman mulai direnovasi. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Telan Anggaran Rp84 miliar, Masjid Raya Baiturrahman Semarang Direnovasi
Walikota Surakarta meninjau pelaksanaan vaksinasi di Mall Solo Paragon. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Stok Melimpah, Surakarta Ngebut Vaksinasi
Manajemen Indomaret area Purwodadi memberikan bantuan paket sembako kepada PKL terdampak PPKM Level 4. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Grobogan)

Peristiwa

Indomaret Bagikan Paket Sembako bagi PKL di Purwodadi
Logo Kota Magelang. (Ilustrasi: nyatanya.com)

Peristiwa

Kota Magelang Raih WTP untuk Kelima Kalinya
Wakil Walikota Surakarta, Teguh Prakosa meninjau screening donor plasma konvalesen. (Foto:Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Aksi Gotong Royong Skrining Donor Plasma Konvalesen
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac kepada pedagang di Pasar Tradisional Sunggingan, Boyolal, Kamis (22/7/2021). (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Boyolali)

Peristiwa

Vaksinasi di Boyolali Mulai Sasar Pedagang Pasar