Home / News

Jumat, 16 Juli 2021 - 10:21 WIB

Varian Delta Ditemukan di Magelang, Satgas Covid-19 Siap Tambah RS Darurat

Nanda Cahyadi Pribadi. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Nanda Cahyadi Pribadi. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Magelang siap membuat RS Darurat apabila situasi memaksa. Saat ini pihaknya masih mengoptimalkan rumah sakit yang ada untuk menangani pasien Covid-19.

“Bila situasi memang memaksa maka kita siap membuat RS Darurat,” kata juru bicara Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, menanggapi imbauan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, agar Satgas atau Pemkab Magelang membuat skenario adanya kemungkinan lonjakan pasien Covid-19.

Imbauan itu disampaikan Ganjar saat meninjau penanganan pasien Covid-19 di RSUD Muntilan, Kamis (15/7/2021).

Nanda mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk menambah kapasitas tempat tidur (TT) RS. Yang sedang diupayakan adalah penambahan TT pada RS Merah Putih sebanyak 27 TT, serta menyiapkan ruang isolasi terpusat di RS Candi Umbul, RS Bukit Menoreh dan Bapelkes Salaman.

Juga terhadap peringatan Gubernur yang menyatakan, di Kabupaten Magelang sudah ada Covid-19 varian Delta, Nanda menegaskan hal itu menjadikan pihaknya harus semakin waspada.

Baca juga   Jokowi Resmi Tetapkan PPKM Darurat Jawa-Bali Mulai 3 Sampai 20 Juli 2021

“Pelaksanaan prokes harus sangat ketat dan masyarakat harus mengurangi mobilitasnya,” ujar Nanda.

Namun demikian, ia tetap berharap masyarakat untuk tetap tenang dan tidak resah. Tracing dan testing akan terus dilakukan untuk menemukan kasus positif guna pengendalian dan penanganan kasus dengan baik.

“Yang pasti, warga harus saling mengingatkan bahaya Covid-19. Jangan sampai lengah dan tetap harus prokes,” ujarnya.

Sementara itu, di sela meninjau RSUD Muntilan, Gubernur Ganjar meminta Pemkab Magelang untuk siaga. Pasalnya, Kabupaten Magelang merupakan salah satu daerah yang ditemukan kasus Covid-19 baru varian Delta di Jawa Tengah.

Pihaknya menekankan agar daerah menyiapkan skenario terburuk jika ada peningkatan.

“Varian Delta hampir ditemukan di beberapa daerah. Di Magelang ini saya titip pada kawan-kawan untuk siaga. Kondisi kedaruratan harus disiapkan, apakah menambah tempat tidur, antisipasi kelangkaan oksigen dengan membentuk satgas oksigen di rumah sakit, nakes dan lainnya,” katanya.

Meski begitu, tindakan edukasi dan sosialisasi pada masyarakat juga tak boleh dilupakan. Sebab ternyata, masih ada warga yang tidak percaya Covid-19.

Baca juga   Penuhi Permintaan, PMI Yogya Tambah 5 Mesin Plasma Konvalesen

“Tadi ada cerita dari dokter di ICU. Beberapa pasien yang masuk hari ini, tidak percaya Covid. Tapi buktinya mereka kena dan harus dirawat di ICU. Ditanya sekarang percaya tidak, mereka baru percaya dan ditanya rasanya bagaimana, mereka kompak jawab tidak enak,” jelasnya.

Hal itulah yang menurut Ganjar harus jadi perhatian. Sosialisasi dan edukasi harus terus dilakukan agar penanganan pandemi bisa optimal.

Ia juga meminta agar dokter-dokter di RSUD Muntilan meminta pasien yang awalnya tidak percaya Covid-19 kemudian sadar, untuk memberikan edukasi. Mereka bisa membuat video testimoni untuk menceritakan kondisinya, kemudian disebarkan pesan itu pada masyarakat.

“Karena seberapapun kita menambah bed, menambah oksigen, nakes dan lainnya, itu tidak akan menyelesaikan pandemi. Yang harus dilakukan adalah penanganan di sektor hulu, yakni edukasi pada masyarakat. Kalau semua taat protokol kesehatan, 5 M dijalankan, maka itu bisa mengatasi,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Sri Sultan HB X saat 'Sapa Aruh' Rabu (21/7/2021) sore tadi. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

‘Yogya Satu Bangkit Bersama’, Pandangan dan Harapan Sri Sultan Tentang PPKM Level 4
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat menyambangi warga yang menjadi korban bencana angin ribut di Kecamatan Bancak. (Foto: Diskominfo Kabupaten Semarang)

News

Angin Ribut Memporak-porandakan 70 Rumah di Semarang
Salah satu kebijakan selama PPKM adalah pembatasan akses jalan di wilayah Kota Yogya. Pembatasan ini dinilai efektif mengurangi mobilitas masyarakat. (Foto: Agoes Jumianto)

News

Jangan Terlena! Meski Kasus Harian Covid-19 di Yogya Turun
Menteri Luhut Binsar Pandjaitan kunjungi Malioboro dan bertemu sejumlah PKL. (Foto: dokumentasi Kodim Yogya)

News

Luhut Binsar Pandjaitan Sambangi Malioboro
Pemkot Yogyakarta telah mempersiapkan beberapa aturan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Malioboro. (Foto: Agoes Jumianto)

News

Jika PPKM Tak Diperpanjang, Ini Aturan Wisatawan Berkunjung ke Malioboro
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Kota Semarang Turun Level, Hendi Longgarkan Aktivitas
Ilustrasi:nyatanya.com

News

Hari Ini 902 Kasus Positif Covid-19 Sembuh di DIY
Hj Etik Suryani SE MM. (Foto:nyatanya.com/Humas Sukoharjo)

News

Etik Suryani Ajak Warga Sukoharjo di Rumah Saja