Home / Peristiwa

Selasa, 8 Februari 2022 - 12:09 WIB

Vihara Budha Prabha Gondomanan Akan Dijadikan Percontohan Rumah Ibadah Ramah Anak

Vihara Buddha Prabha di Jalan Brigjen Katamso, Gondomanan, Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Vihara Buddha Prabha di Jalan Brigjen Katamso, Gondomanan, Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Upaya pemerintah dalam pemenuhan hak anak terus dilakukan. Salah satunya dengan meningkatkan fasilitas layanan terutama untuk Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA) di Kota Yogyakarta.

Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta membangun komitmen kesepahaman bersama RIRA Vihara Buddha Prabha yang berada di Jalan Brigjen Katamso, Gondomanan, Kota Yogyakarta.

“Kemajemukan agama yang ada di Kota Yogyakarta membuat vihara sebagai salah satu fasilitas public yang merupakan tempat bagi anak belajar melakukan ibadah namun tetap sebagai tempat yang nyaman bagi mereka untuk melakukan kegiatan dengan konsep ramah anak diharapkan dapat meningkatkan ibadah mereka,” Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak, DP3AP2KB Kota Yogya, Sri Isnayanti Sudiasih, Senin (7/2/2022).

Menurutnya konsep vihara yang ramah anak (children friendly) merupakan suatu konsep solusi dimana anak belajar menjalankan ibadah namun sekaligus menjadikan lingkungan yang baik, tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk melakukan aktivitas lainnya.

“Vihara dapat menjadi pusat pengembangan budi pekerti anak agar mandiri, inovatif dan memupuk rasa solidaritas positif. Dengan menjadikan Vihara sebagai tempat ibadah ramah anak diharapkan munculnya generasi muda yang cerdas dan berakhlak mulia. Sebelumnya di tahun 2021 sudah diinisiasi untuk Masjid Ramah anak dan Gereja Ramah Anak,” ujarnya.

Baca juga   Di Event Pasar Kangen, Pemuda Pancasila Ambil Bagian Amankan Pengunjung Soal Ini

Hingga saat ini kegiatan yang sudah dilaksanakan meliputi koordinasi dan sosialisasi RIRA yang akan dilaksanakan Konvensi Hak Anak, di mana Indonesia sebagai salah satu negara yg sudah meratifikasi tentang konvensi hak anak dengan berpedoman pada prinsip Non Diskriminasi, Kepentingan Terbaik untuk Anak, Keberlangsungan Hidup, Tumbuh dan Berkembang serta mendengar pandangan anak. Setelah dilaksanakan Konvensi Hak Anak barulah akan dilaksanakan Deklarasi RIRA.

Ia berharap RIRA menjadi salah satu alternatif untuk dikembangkan sebagai tempat anak-anak berkumpul, melakukan kegiatan positif, inovatif, dan kreatif yang aman dan nyaman dengan dukungan orang tua dan lingkungan sehingga bisa menumbuhkan generasi penerus yang handal, cerdas , berwawasan dan berbudi pekerti yang baik.

Sementara itu, Praktisi Anak dan Keluarga, Indriasari Oktaviani mengatakan, pentingnya pemenuhan hak anak dalam fasilitas keagamaan yang ramah anak sangat dibutuhkan. Terutama dalam pembentukan karakter anak untuk pendekatan spiritual agar anak mendapatkan fasilitas yang layak serta nyaman dan aman.

Baca juga   Awal Tahun Harga Sejumlah Bahan Pokok di Yogyakarta Mulai Turun

“Alhamdulillah sambutannya sangat luar biasa antusias untuk pembentukan RIRA di Vihara Buddha Prabha Gondomanan. Vihara nantinya akan dijadikan point center RIRA khususnya bagi agama buddha,” jelasnya.

Ketua Pengurus Cabang Majelis Buddhayana Indonesia (PCMBI) Kota Yogyakarta, William Hardicar mengungkapkan, sangat antusias adanya RIRA di Vihara Buddha Prabha Gondomanan.

Ia beserta pengurus tak sabar menunggu deklarasi yang akan segera dilakukan sekaligus memberikan pelatihan agar Vihara Buddha Prabha menjadi RIRA yang diinginkan.

“Kami sedang menunggu kapan akan dilakukan deklarasi RIRA Vihara Buddha Prabha. Semoga kegiatan ini nantinya akan membuat anak-anak berkembang dan lebih semangat dalam beribadat,” jelasnya.

Ia berharap, ke depannya kegiatan sekolah minggu akan dilaksanakan kembali, namun melihat kondisi dan situasi pandemi Covid-19.

“Semoga sekolah minggu yang sudah dilakukan sejak lama akan aktif kembali. Jika aktif kembali maka kami akan melakukan pendataan dalam waktu dekat untuk mendata anak-anak di bawah 18 tahun untuk mengikuti sekolah minggu ini,” katanya.

(N1)

Share :

Baca Juga

Bengkel las di Jalan Kalianak Barat No 66, Asemrowo, Surabaya, yang terbakar Jumat (6/1/2023) dini hari. Foto: selalu.id

Peristiwa

Bengkel Las di Surabaya Ludes Terbakar, Hanguskan 1 Truk dan 2 Unit Sepeda Motor
Sejumlah jemaat Gereja Katolik Santo Yusup memarkirkan kendaraannya di halaman masjid sebelum mengikuti Misa Malam Natal, menjadi pemandangan menarik. (Foto: MC Batang)

Peristiwa

Jemaat Gereja Parkir di Masjid, Bentuk Toleransi Warga Batang
Hening Cipta Indonesia untuk mendoakan para korban Covid-19. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Petugas Penyekatan PPKM Darurat Hening Cipta Sejenak

Peristiwa

Bocah 6 Tahun di Surabaya Tewas Dianiaya Ibu Kandungnya
Foto: Humas Polri/Tribratanews

Peristiwa

Polisi Sita Uang, Rumah hingga Mobil Mewah Tersangka Korupsi Gerobak Kemendag
Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan pendampingan kepada empat perempuan asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Papua. (Foto: Kemensos)

Peristiwa

Kemensos Dampingi Empat Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin, Kamis (2/12/2021). (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Kunjungi Yogyakarta, Dubes Ukraina Ajak Kerjasama di Bidang Pendidikan
Para tersangka pengoplos tabung gas melon dihadirkan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya. Foto: Humas Polda Metro Jaya/Tribratanews

Peristiwa

Polda Metro Jaya Berhasil Amankan 16 Tersangka Pengoplos Tabung Gas Melon