Home / Peristiwa

Selasa, 24 Mei 2022 - 22:50 WIB

Viral Arisan Bodong di Surabaya, Pelaku Bawa Kabur Uang Rp7 Miliar

Ilustrasi: nyatanya.com

Ilustrasi: nyatanya.com

NYATANYA.COM, Surabaya – Arisan bodong di Surabaya viral di medsos, ratusan korban tertipu. Disebutkan pelaku yang berinisial APK bawa kabur uang anggota senilai Rp7 Miliar.

Viralnya arisan bodong tersebut diungkap oleh salah akun TikTok @korbananggritaapk. Postingan tersebut kemudian diposting ulang oleh akun Twitter @sbyfess dan menjadi perbincangan warganet.

Salah satu korban arisan bodong itu, Florentina, mengaku telah kehilangan uang Rp550 juta karena arisan tersebut.

“Saya awalnya Rp5 juta nah dalam satu bulan itu bisa dapat Rp6,5 juta. Saya ikut mulai bulan Maret sampai Oktober 2021,” ujarnya.

Florentina mengatakan, awalnya arisan berjalan dengan lancar. Namun, di bulan Agustus, pengembalian uang arisan mulai tersendat-sendat, tetapi masih dalam batas wajar. Pengembalian uang arisan telat masih 1-2 hari.

“Bulan Agustus dia mengadakan give away Iphone, saya dapat, tapi disitu mulai ada kejanggalan, cuma saya gak ngeh, karena investasi Rp10 juta jadi 14 juta itu dalam waktu 2 minggu,” kata Florentina, Selasa (24/5/2022).

Baca juga   Bermalam di Rumah Warga, Ganjar: Dua Tahun Saya Tak Bisa Begini Karena Pandemi

Kemudian, Oktober 2021, pelaku APK, mengaku kepada para membernya bahwa dia sedang bangkrut. Ia menyatakan, uang pribadinya terkuras habis untuk membiayai arisan.

Ia pun telah menginvestasikan uang sejumlah Rp750 juta dalam arisan tersebut. Namun, Pelaku hanya membayar Rp200 juta, sehingga sisanya masih Rp550 juta belum dibayar kepada Florentina.

Belum juga uang Rp550 juta Florentina dikembalikan, pelaku justru membuka arisan kembali. Pelaku mulai membuka arisan di bulan Januari dengan sistem ada jaminan.

“Jaminannya ada emas, ada motor dan mobil, dia tunjukkan mobil jaminan itu, eh gak taunya itu mobil rental,” sebut Florentina.

Untungnya, pada arisan kedua tersebut, Florentina tak ikut kembali. Ia mendapat kabar, arisan kedua juga mengalami kebangkrutan cukup besar.

Baca juga   Kemenkumham Deportasi Warga Negara Nigeria, Ini Masalahnya

Kemudian pada bulan Maret, Pelaku menghilang dan tak dapat dihubungi. Bahkan ketika dihubungi oleh para member, pelaku tak memberi respon apapun.

“Dia pernah mengancam, adpa yang viralkan akan diancam tidak bayar,” jelasnya.

Hal yang senada juga dialami, Ratih Fandira Nada, salah satu korban investasi Bodong itu, mengatakan, sebanyak 250 korban diantaranya 20 korban telah melapor ke Polda Jatim.

“Saya lapornya sudah lama, tapi baru-baru ini ada yang lapor banyak,” ujarnya, Selasa (24/5/2022).

Ratih pun mengaku, telah kehilangan uang Rp72 juta. Sementara dari 250 korban tersebut total uang yang telah dibawa kabur adalah Rp7 miliar.

Diketahui, sejumlah korban pun melaporkan arisan investasi bodong ini ke Polda Jatim. Namun, Florentina sendiri memilih jalur kekeluargaan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

(Ade/SL1/N1)

Share :

Baca Juga

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta melakukan monitoring dalam memilah limbah medis. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Limbah Medis Covid-19 Jadi Perhatian Khusus DLH Kota Yogya
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo tengah mematangkan rencana pembentukan hoax Crisis Center (HCC), demi menguatkan kewaspadaan terhadap munculnya kabar-kabar bohong yang berpotensi mengganggu harmonisasi masyarakat. (Foto:Danang/Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo)

Peristiwa

Gandeng Mafindo, Diskominfo Wonosobo Bangun Hoax Crisis Center
Direktur PT Ndayu Alam Asri Sragen, Untung Wibowo Sukowati menyerahkan unit mobil bantuan operasional Satgas Covid-19 kepada Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sragen)

Peristiwa

Pemkab Sragen Terima Bantuan Mobil Operasional Satgas Covid-19
Ilustrasi pencegahan Demam Berdarah Dengue. (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

Peristiwa

Walikota Pekalongan: Musim Hujan Tiba, Waspadai Potensi DBD
Empat pemuda ini dihukum push up setelah kedapatan mancing tengah malam di saat PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Mancing Tengah Malam Kena Operasi PPKM Darurat, Push Up Dehh…
Identifikasi varietas padi Sri Mulyo oleh Distan Pangan Kabupaten Magelang. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Setelah Punya Varitas Padi Mentik Wangi Susu, Kini Magelang Siapkan Varitas Unggulan Kedua
Penanaman bibit kopi jenis arabika oleh Kelompok Tani Tumpangsari dan Komunitas Pelaku Kopi Magelang Yogyakarta di lereng Merapi. (Foto: humas/beritamagelang)

Peristiwa

8.000 Bibit Kopi Arabika Ditanam di Lereng Merapi
Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih menggunting pita, menandai peresmian Jembatan Hijau dan Jalan Gus Dur di Pajangan. (Foto: Humas Bantul)

Peristiwa

Bupati Bantul Resmikan Jembatan Hijau dan Jalan Gus Dur di Pajangan