Home / Plus

Senin, 30 Mei 2022 - 22:07 WIB

Visiting Profesor Ujud Kerjasama UNY dengan Universitas Munster Jerman

Tiga mahasiswi UNY yang transfer kredit ke Jerman. Foto: Ist/Dok.UNY

Tiga mahasiswi UNY yang transfer kredit ke Jerman. Foto: Ist/Dok.UNY

NYATANYA.COM, Sleman – Sebagai salah satu komitmen UNY dalam sustainable development goals dan mendukung program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi tentang kegiatan World Class Professor (WCP), diselenggarakan program visiting professor.

Salah satu program studi yang mengundang guru besar dari luar negeri untuk memberikan kuliah adalah Pendidikan Bahasa Jerman Fakultas Bahasa dan Seni yang bermitra dengan Universitas Münster Jerman.

Kordula Schulze dari Jerman berkesempatan mengisi kuliah selama 8 kali di prodi Pendidikan Bahasa Jerman UNY dengan dosen pendamping Prof Dr Sulis Triyono.

Pria kelahiran Trenggalek 6 Mei 1958 ini mengatakan UNY melaksanakan program penugasan Visiting Professor Inbond yang menerima profesor dari luar negeri untuk memberikan perkuliahan.

“Salah satu materi yang disampaikan Kordula Schulze adalah Überregionale Reiseleitung,” kata Sulis Triyono, Senin (30/5/2022) di UNY.

Menurutnya mata kuliah ini merupakan mata kuliah unggulan karena memiliki tujuan untuk memberikan keterampilan dan kompetensi tambahan bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jerman dengan kompetensi utama sebagai guru bahasa Jerman.

Konpetensi tambahannya ahli menjadi pemandu wisata berbahasa Jerman. Mata kuliah tersebut juga sangat favorit dipilih oleh mahasiswa dari Universitas Münster yang mengambil transfer kredit di Prodi Pendidikan Bahasa Jerman.

Baca juga   Adakan Open Recruitment, HIMADKVISKA Kedepankan Aspek Kompetensi dan Integritas

Sekarang kerjasama antara UNY dan Universitas Münster Jerman ini telah memasuki tahun ketiga lewat MoU yang ditandatangani Rektor dan berlangsung hingga tahun 2026.

Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni tersebut mengatakan bahwa penyelenggaraan transfer kredit ini atas beasiswa dari German Academic Exchange Service (DAAD) Bonn melalui program International Study and Training Partnerships (ISAP).

ISAP adalah struktur kerjasama institusional antara Jerman dan universitas internasional, di mana mahasiswa Jerman dan mahasiswa internasional yang berkualifikasi tinggi dapat menyelesaikan bagian yang diakui sepenuhnya dari program gelar mereka di universitas mitra.

Sulis Triyono mengatakan dalam program ISAP yang sangat bergengsi ini hanya UNY yang dipilih DAAD dari beberapa perguruan tinggi se-Indonesia, karena DAAD hanya memilih satu PTN/PTS untuk menjalani program ini.

Demikian pula di Thailand dan Vietnam hanya dipilih 1 perguruan tinggi. Selain mahasiswa Universitas Münster yang transfer kredit di UNY, UNY juga mengirimkan tiga mahasiswanya untuk transfer kredit di Universitas Münster sejak Februari hingga Juli 2022.

Baca juga   Cahyo Sukses Meraup Rupiah dari Kreasi Lampu Neon Elwire

Mereka adalah Saputri Vivit Ariyani, Anydaufha dan Fauza. Mereka berhasil lolos dari 30 orang yang mendaftar melalui 3 kali seleksi. Seleksi terakhir dilakukan oleh tim dari Universitas Münster.

Dalam transfer kredit ini perkuliahan menggunakan 100% Bahasa Jerman. Namun calon peserta pertukaran mahasiswa tidak perlu bingung karena ada Lektor DAAD yang siap membantu mahasiswa untuk belajar bahasa, khususnya yang akan ke Jerman.

Selain itu mahasiswa dari Universitas Münster yang transfer kredit di jurusan Pendidikan Bahasa Jerman UNY selama satu semester bersedia meluangkan waktu untuk berdiskusi atau belajar berbicara bahasa Jerman.

Proses untuk kegiatan visiting profesor yang dilakukan UNY diantaranya adalah memberikan fasilitas serta sarana perkuliahan yang memadai dalam memudahkan mahasiswa mempelajari Bahasa Jerman sebagai salah satu bahasa internasional diantaranya ketersediaan buku-buku terbitan Jerman sumbangan dari DAAD dan Goethe Institut serta DVD pembelajaran Bahasa Jerman yang tidak ada di online.

Dampaknya adalah para mahasiswa dapat saling mempelajari bahasa dan kultur masing-masing serta dapat menjadi guru Bahasa Jerman yang baik di sekolah.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Niko Kurniawan, Direktur Penjualan, Pelayanan & Distribusi Adira Finance, bersama Jin Yoshida, Direktur Strategi Aliansi Bisnis Adira Finance, dan Sylvanus Gani, Deputi Direktur Chief of Financial Officer Adira Finance bersama Kepala Desa Karanganyar, Suyanto saat meresmikan Desa Wisata Ramah Berkendara. Foto: Eko W

Plus

Adira Finance Canangkan Karanganyar Borobudur sebagai Desa Wisata Ramah Berkendara
Maxim meluncurkan layanan Delivery Xpress di Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Padang, Jakarta, Manado, dan beberapa kota lainnya di Indonesia. (Istimewa)

Plus

Maxim Luncurkan Layanan Delivery Xpress, Solusi Baru untuk Pengantaran Barang yang Lebih Cepat
Pemotongan tumpeng menandai digelarnya Pasar Kangen Jogja 2022. Ong Hari Wahyu menyerahkan tumpeng kepada perwakilan peserta. Foto: Agoes Jumianto

Plus

Perkokoh Ketahanan Pangan, Pasar Kangen Hadir Lagi di TBY Lur
Contoh prangko crypto. (Foto: InfoPublik.id)

Plus

Transformasi Prangko Digital dan Prangko Crypto
Pameran dan Kontes Bonsai Nasional, mengusung tema Laras Roso Bumi Syailendra digelar di Lapangan Tuksongo Borobudur pada 4 - 13 Juni 2022. Foto: Ist/beritamagelang

Plus

Pameran dan Kontes Bonsai Nasional ‘Laras Roso Bumi Syailendra’ di Tuksongo Borobudur
Suasana kantin yang berada di komplek PTQY Nurani Insani saat petang hari. (Foto: Istimewa)

Plus

Kantin Pondok Nurani Insani Layani Santri Petang Hingga Malam
Forum dialog bersama anak-anak di RW 24 Mergangsan menjadi salah satu upaya mewujudkan Kampung Semanak. Foto: Humas Pemkot Yogya

Plus

Kampung Semanak Mergangsan Kidul Wujudkan Lingkungan Nyaman Huni dan Pertebal Toleransi
Kupat atau ketupat bagi orang Jawa memiliki makna simbolis. (Foto:MC Kab Blora/Teguh)

Plus

Makna dan Simbol Tradisi Lebaran Ketupat dalam Masyarakat Jawa