Home / News

Minggu, 23 Januari 2022 - 21:06 WIB

Waduh! Pesawat Kargo Asal Tiongkok Mendarat Tanpa Izin di Bandara Soetta

Ilustrasi Bandara Soekarno-Hatta. Pesawat kargo asal Tiongkok mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, tanpa adanya izin Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: AP II)

Ilustrasi Bandara Soekarno-Hatta. Pesawat kargo asal Tiongkok mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, tanpa adanya izin Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: AP II)

NYATANYA.COM, Tangerang – Pesawat kargo asal Tiongkok mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, tanpa adanya izin Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Soekarno-Hatta, Romi Yudianto, mengatakan pesawat kargo itu tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada sekira pukul 15.25 WIB, Kamis, 20 Januari 2022. Pesawat itu diketahui mengangkut pesawat yang dibeli oleh maskapai di Indonesia.

“Penerbangan tersebut merupakan penerbangan non-regular pengangkut barang atau cargo di bawah tanggung jawab sebuah PT berinisial URI. Saat itu telah tiba dua orang warga negara Tiongkok yang merupakan kru alat angkut CP Airlines dengan nomor penerbangan CYZ25,” kata Romi dalam keterangan pers, Minggu (23/1/2022).

Baca juga   DAMRI Beri Promo Valentine Sampai 31 Maret 2022 Lur, Ini Rute dan Tarifnya

Romi menuturkan pihak maskapai atau penanggung jawab sebelum tiba di Indonesia seharusnya wajib memberi tahu otoritas di bandara yang dituju 48 jam sebelum kedatangan.

Selain itu harus juga menyerahkan daftar penumpang dan awak alat angkut untuk diserahkan kepada pejabat imigrasi.

“Yang bersangkutan merupakan subjek penerbangan non-regular, dan harus memberitahukan kedatangannya sebelum tiba di Indonesia, saat ini sedang dalam proses tindak lanjut,” jelasnya.

Jika pelanggaran tersebut terbukti, PT URI selaku penanggung jawab alat angkut dapat dikenai sanksi sesuai peraturan dan perundang-undangan terkait keimigrasian yang berlaku. Pihaknya telah melakukan proses tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 44 Tahun 2015, khususnya pasal 4.

Baca juga   Angkutan Udara Nataru Berjalan Lancar, Lalu Lintas Penerbangan Meningkat Pesat

“Jika memang ditemukan pelanggaran, maka terhadap awak alat angkut tersebut akan dilakukan proses selanjutnya, dan sebagaimana tertera pada Permenkumham No. 44 Tahun 2015, pasal 115, awak alat angkut yang merupakan orang asing tersebut sedang dalam proses tindak lanjut di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Soekarno-Hatta,” jelasnya.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Presiden Jokowi mendapat memotong tumpeng ulang tahun dan menyerahkannya kepada Megawati. Foto: Ist

News

Di Hari Ulang Tahunnya, Jokowi Dapat Kejutan dari Megawati
Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Sambut Libur Imlek, Pelaku Wisata Diminta Taati Aturan
NYATANYA.COM, Semarang - Bajir rob merupakan hal rutin di Kota Semarang bagian utara. Selain banjir, jalan di kawasan tersebut juga selalu macet.

News

Terintegrasi Tanggul Laut, Progres Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 Sudah 64 Persen
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengikuti Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih pada Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia secara daring. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Gubernur DIY Hadiri Upacara Penurunan Bendera Secara Daring
Dindukcapil Kabupaten Temanggung mulai melakukan perekaman data KTP elektronik bagi calon pemilih pemula. Perekaman data perdana dilaksanakan di Ruang Pelayanan Dindukcapil, Senin (21/3/2022). (Foto: MC.TMG)

News

Dindukcapil Mulai Rekam Data Calon Pemilih Pemula
Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo (foto:istimewa)

News

Menuai Kritik, Program Cegah Stunting Dinilai Banyak Sosialisasi Tapi Minim Realisasi
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Kasus Baru Covid-19 di Magelang Tambah 36 Pasien, Meninggal 3 Orang
Pemprov Jawa Tengah membuka Pusat Pelayanan Cegah Terorisme, di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jateng, Senin (31/10/2022). Foto: Humas Jateng

News

Tangkal Paham Radikal dan Teroris, Pemprov Jateng Buka Pusat Layanan Cegah Terorisme